alexametrics

Mengantisipasi “Speaking Loss” selama PJJ dengan “Habit Formation”

Oleh: Sri Sarjiyati, M.Pd.B.I.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KETERAMPILAN berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting sebagai alat komunikasi di kancah pergaulan dunia (Thornbury, 2005: 1). Penguasaan speaking skill wajib dimiliki para siswa untuk menyiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan global baik di dunia kerja maupun di pergaulan antar bangsa.
Namun keterampilan ini dianggap sulit bagi siswa SMA karena beberapa faktor diantaranya adalah kurang berlatih secara rutin dan berkelanjutan, tidak paham menyusun kalimat dengan benar, kurangnya perbendaharaan kata, banyaknya unsur kaidah kebahasaan yang harus dipenuhi, kurang percaya diri, dan faktor metode pembelajaran yang kurang variatif, menyenangkan, dan berbasis aktivitas yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Terlebih lagi di era pandemi Covid-19 pemerintah menginstruksikan pembelajaran dilakukan secara daring sehingga menyebabkan pembelajaran speaking kurang maksimal bahkan terabaikan. Guru cenderung memfokuskan materi pada pengembangan keterampilan reading dan writing yang dirasa tidak memberatkan siswa. Ini menyebabkan kekhawatiran akan hilangnya keterampilan berbicara (loss speaking skill) selama PJJ.

Baca juga:  Lancar Berbicara Bahasa Inggris dengan Teknik Role Play

Kegundahan akan memudarnya speaking skill ini dapat diminimalisasi dengan metode pembentukan kebiasaan atau habit formation sebagaimana telah dipraktikkan pada siswa-siswi SMA Negeri 1 Jetis Bantul Yogyakarta tempat penulis mengajar. Habit formation adalah metode yang menerapkan kebiasaan-kebiasaan apa yang didengar, dilihat, diindera untuk langsung diucapkan dalam bahasa Inggris secara berulang. Pengulangan teratur dan kontinu yang melibatkan proses interaksi antara stimulus dan respon yang berupa pikiran, perasaan atau gerakan akan membentuk kelancaran dalam pengucapan kalimat serta memperkuat ingatan untuk memproduksi kalimat-kalimat. Torndike dalam Jumanta Hamdayama (2016: 37) mengatakan bahwa respons terhadap stimulus diulang-ulang maka akan memperkuat hubungan antara respons dan stimulus dan sebaliknya.

Baca juga:  Membangkitkan Minat Menulis dalam Bahasa Inggris

Cara kerja metode ini yang pertama adalah guru memberikan stimulus contoh cara self introduction melalui video dan siswa menyimak dengan seksama. Video diulang dua atau tiga kali selanjutnya siswa diminta menirukan dan mengulangi beberapa kali sampai mampu memproduksi kalimat dengan lancar. Kemudian siswa mengembangkan percakapan sendiri dan wajib mengulangnya beberapa kali dengan memperhatikan pengucapan kata, intonasi, penekanan kata, nada, dan gestur tubuh. Setelah itu siswa merespon dengan menjelaskan isi dan maksud percakapan tersebut secara lisan. Percakapan yang dilakukan siswa dan ulasan penjelasannya direkam dalam voice note dan dikirimkan guru melalui Whatapps. Guru memberikan umpan balik terhadap speaking siswa.

Sebagai tugas penguatan, guru meminta siswa menyebutkan benda-benda yang dilihat yang ada di lingkungan rumah dan mengucapkannya berulang kali dalam bahasa Inggris. Setelah itu, siswa merangkai kalimat menggunakan kata-kata tersebut mengombinasikannya dengan kata kerja, benda, keterangan, dan kata depan dalam kalimat yang benar pola dan pilihan katanya. Contoh kata “rice, kitchen, mother, stove”. Kalimat yang dihasilkan “Look, mother is cooking rice in the kitchen“. Kalimat-kalimat sederhana yang dihasilkan wajib diucapkan secara berulang sampai lancar. Adanya metode ini diharapkan siswa mampu menciptakan kalimat-kalimat lain dengan lancar.

Baca juga:  Menggali Informasi Teks Nonfiksi Lebih Mudah melalui Word Square

Metode “Habit Formation” pada prinsipnya melibatkan pikiran, perasaan, dan gerakan yang menjadi salah satu alternatif metode pembelajaran untuk mengantisipasi kekhawatiran hilangnya speaking skill selama PJJ. Alternatif metode ini diharapkan dapat diimplementasikan di kelas-kela sekolah lain. (ag1/zal)

Guru SMAN 1 Jetis, Bantul, Yogyakarta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya