alexametrics

Mengelola Hobi Perikanan untuk Membentuk Wirausahawan

Oleh : Agus Supriyo, S.Pd.Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Tahun ajaran baru sekolah sebentar lagi akan dimulai. Bagi siswa lulusan sekolah menengah pertama disediakan beragam pilihan sekolah. Ada sekolah SMU yang berorientasi untuk mempersiapkan diri melanjutkan memilih jurusan ke jenjang berikutnya di perguruan tinggi.

Sekolah MAN di bawah naungan Departemen Agama yang hampir sama dengan SMU dengan memberi tambahan materi pelajaran keagamaan sebagai bekal pengetahuan agama yang lebih luas. Alternatif lainnya yaitu SMK, sekolah yang mempersiapkan lulusannya bisa siap kerja.

SMK identik dengan sekolah siap kerja. Siswa lulus SMK dianggap cukup memiliki bekal terjun di dunia kerja sesuai jurusan yang dipelajarinya di sekolah. SMK menjadi sekolah yang lebih fleksibel sebagai pilihan lulusan siswa SMP. Bagi siswa yang memiliki keterbatasan biaya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maka selepas lulus dari SMK bisa mendaftar kerja sesuai bidangnya.

Lulusan SMK juga sangat mungkin untuk menciptakan lapangan kerja sendiri menjadi wirausaha. Wirausaha adalah kemampuan seseorang untuk hidup sendiri atau berdikari di dalam menjalankan kegiatan usahanya yang bebas secara lahir dan batin. Kewirausahaan (enterpreneurship) adalah bentuk usaha untuk menciptakan nilai lewat pengakuan terhadap peluang bisnis, manajemen pengambilan risiko yang sesuai dengan peluang yang ada, dan lewat keterampilan komunikasi dan sumber daya yang diperlukan untuk membawa sebuah proyek sampai berhasil (Peter Kilby, 1971).

Baca juga:  Google Classroom Memudahkan PJJ Prakarya

Dalam kondisi negara sedang mengalami pandemi yang berkepanjangan banyak industri yang gulung tikar. Tidak sedikit pekerja dirumahkan, dan lowongan kerja yang semakin terbatas. Peranan wirausaha sangat penting untuk menentukan masa depan bangsa dan negara. Menciptakan karya nyata, menciptakan peluang pasar, dan menciptakan kegiatan bernilai ekonomi dari produk dan pasar tersebut (Khanifiya, 2020).

Inpres No. 4 Tahun 1995 tentang GNMMK (Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan) menyatakan, kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberi pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang besar.

Baca juga:  Efektifitas Pembelajaran IPS melalui Mind Mapping dengan Aplikasi Gitmind

Terdapat begitu banyak alternatif untuk memulai wirausaha. Begitu banyak alternatif bisa menjadi peluang tetapi juga kendala. Menjadi peluang karena bisa memilih sesuai dengan minat dan ketertarikan pemula usaha pada bidang usaha tersebut. Namun juga bisa menjadi kendala bagi pemula usaha untuk mencoba mencari peluang bersaing jika ternyata sudah banyak pelaku usaha dalam bidang yang sama.

Jalan tengahnya adalah memulai usaha dengan menjadikan kesenangan (hobi). Di antara sekian banyak pilihan memulai wirausaha salah satunya adalah usaha di bidang perikanan. Terdapat dua jenis, yaitu perikanan tangkap dan budidaya. Perikanan tangkap adalah kegiatan yang mencari hasil dari menangkap ikan di laut/sungai yang merupakan komoditas perikanan terbesar saat ini.

Perikanan budidaya adalah kegiatan budidaya ikan untuk menghasilkan ikan melalui usaha pembenihan dan pembesaran. Dalam perikanan budidaya dapat dikelompokkan lagi menjadi budidaya ikan konsumsi dan ikan hias. Budidaya ikan konsumsi produknya berupa ikan yang biasa untuk memenuhi kebutuhan konsumsi seperti nila, lele, bawal dsb.

Baca juga:  Penggunaan Youtube dalam Pembelajaran Jarak Jauh untuk Menghasilkan Produk Kreatif

Sedangkan budidaya ikan hias produknya sangat beragam dari segi ukuran maupun jenisnya seperti cupang, arwana, koi, dll. Bagi pemula yang mengawali usahanya dari hobi, pembenihan ikan hias bisa menjadi alternatif. Selain tidak membutuhkan lahan dan modal yang besar, usaha pembenihan ikan hias termasuk yang mempunyai risiko kegagalan yang kecil.

Perlu diingat, wirausahawan perikanan harus disiplin agar hasilnya bisa maksimal dan bernilai jual. Kedisiplinan dapat dilakukan dengan membiasakan diri dan bekerja sesuai target yang akan dicapai. Ketekunan dalam menjalankan disiplin yang berorientasi pada hasil akan membentuk seseorang untuk ulet. Tidak mudah menyerah, dan selalu berinovasi sebagai bentuk pengejawantahan jiwa seorang wirausahawan. (pm2/lis)

Guru Agribisnis Perikanan SMKN 1 Salam, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya