alexametrics

Asyiknya Belajar Teknik Penelusuran Search Engine dengan Metode Take and Give

Oleh : Dwi Maulana Saputra, S.Pd.Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran pada masa pandemi covid 19 menjadi tantangan tersendiri. Pendidik perlu memiliki kecakapan, kreativitas dan kepekaan dalam mengupayakan pembelajaran yang menyenangkan dan mampu memberikan semangat belajar tinggi. Upaya pendidik dalam mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan melibatkan metode dan media –media yang aplikatif dan mudah dipahami dan pasti dapat dijangkau siswa. Meskipun pada penerapannnya ditemukan kendala sebagaimana dialami penulis pada kelas VII (tujuh) di MTs Negeri 1 Pemalang. Siswa yang kesulitan dan kebingungan dalam memahami materi yang disampaikan guru melalui kelas virtual dengan aplikasi zoom atau google meet. Kondisi tersebut menjadi bahan kajian penulis untuk menciptakan pembelajaran yang mengasyikan agar materi yang disampaikan mudah diterima dengan mode daring melalui google meet. Penulis pada pembelajaran materi teknik penelusuran search engine menerapkan metode Take and Give.

Kompetensi dasar pada ranah pengetahuan menerapkan teknik penelusuran search engine dan pada ranah ketrampilan melakukan penelusuran informasi. Adapun tujuan pembelajaran nya bahwa siswa dapat dapat menjelaskan pengertian search engine, menyebutkan contoh-contoh aplikasi search engine,menerapkan teknik search engine dan melakukan penelusuran informasi.

Baca juga:  Serunya Belajar Tulang Daun dengan Model Inquiri

Take and give secara bahasa mempunyai arti mengambil dan memberi, maksud take and give dalam model pembelajaran ini adalah dimana siswa mengambil dan memberi pelajaran pada siswa yang lainnya. Model Pembelajaran menerima dan memberi (Take and Give) merupakan model pembelajaran yang memiliki sintaks, menuntut siswa mampu memahami materi pelajaran yang diberikan guru dan teman sebayanya (siswa lain). Menurut (Miftahul Huda 2014: 241), Take and Give merupakan strategi pembelajaran yang didukung oleh penyajian data yang diawali dengan pemberian kartu kepada siswa. Di dalam kartu, ada catatan yang harus dikuasai atau di hafal masing-masing siswa.

Langkah-langkah model pembelajaran Take and Give pada materi Teknik penelusuran search engine di kelas VII (tujuh) pada pembelajaran daring sebagai berikut, pertama, guru menyiapkan kelas sebagaimana mestinya. Guru membagi link google meet dan melakukan apersepsi dan motivasi pembelajaran. Sebelum materi dimulai, guru memastikan kesiapan siswa untuk menyimak dengan jelas materi yang akan disampaikan. Kemudian, guru menjelaskan materi pembelajaran tentang teknik penelusuran search engine. pada pembelajaran ini guru menampilkan slide dalam bentuk power point yang dengan design yang menarik agar siswa lebih perhatian dan senang dalam menyimak. Setelah itu, Untuk memantapkan penguasaan peserta, tiap siswa diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) kurang lebih 5 menit. Kartu yang dibagi ke siswa bisa menggunakan aplikasi yang ada di android, card maker. Selanjutnya, Semua siswa disuruh mencari pasangan untuk saling menginformasikan materi sesuai kartu masing-masing. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu control. Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing. Lalu, Untuk mengevaluasi keberhasilan, berikan siswa pertanyaan yang sesuai dengan kartunya (kartu orang lain). Selanjutnya, guru melakukan evaluasi pembelajaran dengan membagi penugasan melalui google form berkaitan materi yang telah dipelajari dengan metode take and give. Terakhir, guru melakukan kesimpulan.

Baca juga:  Pembelajaran PAI Asyik dengan Metode Smart Game

Penulis mendapatkan manfaat melalui penerapan dari metode pembelajraran take and give ini yaitu siswa akan lebih cepat memahami penguasaan materi dan informasi karena mendapatkan informasi dari guru dan siswa yang lain dan dapat menghemat waktu dalam pemahaman dan penguasaan siswa akan informasi. Namun yang perlu dicatat bahwa bila informasi yang disampaikan siswa kurang tepat (salah) maka informasi yang diterima siswa lain pun akan kurang tepat dan terkadang tidak efektif dan terlalu bertele-tele. (ce4/ton)

Guru TIK MTs Negeri 1 Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya