alexametrics

Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Oleh : Eka Nurdiyanto,S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PERCAYA diri adalah salah satu kunci kesuksesan hidup seseorang karena dengan rasa percaya diri, seseorang akan sukses dalam melakukan suatu pekerjaan ataupun berinteraksi dengan orang lain. pada dasarnya rasa percaya diri secara alami bisa memberikan individu efektivitas kerja, kesehatan lahir batin, kecerdasan, keberanian, daya kreatifitas, kemampuan mengambil keputusan yang tepat dan kematangan etika.

Kepercayaan diri merupakan sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan atau situasi yang dihadapi. Rasa percaya diri yang tinggi menunjukkan bahwa seseorang mempunyai kompetensi, yakin mampu dan percaya bahwa dia bisa melaksanakan tugas / pekerjaan yang harus dilaksanakan.

Menurut Fatimah Enung (2010:149) Psikologi Perkembangan Peserta Didik. kepercayaan diri adalah sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan atau situasi yang dihadapi. Rasa percaya diri yang tinggi menunjukkan bahwa seseorang mempunyai kompetensi, yakin mampu dan percaya bahwa dia bisa. Orang yang memiliki rasa percaya diri merasa yakin akan kemampuan diri, dengan kelebihan yang dimiliki, dan tidak mempermasalahkan kekurangan yang melekat pada diri sendiri.

Baca juga:  Belajar Matematika Lebih Mudah dengan Alat Peraga Block Dienes

Individu yang percaya diri, mereka memiliki perasaan positif terhadap dirinya, punya keyakinan yang kuat atas dirinya dan punya pengetahuan akurat terhadap kemampuan yang dimiliki. Beberapa ciri atau karakteristik individu yang mempunyai rasa percaya diri yang proporsional, diantaranya adalah Percaya akan kompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan, penerimaan, atau pun rasa hormat orang lain, Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain – berani menjadi diri sendiri, Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil), Memiliki internal locus of control (memandang keberhasilan atau kegagalan, tergantung dari usaha diri sendiri dan tidak mudah menyerah pada nasib atau keadaan serta tidak tergantung/mengharapkan bantuan orang lain), Mempunyai cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, orang lain dan situasi di luar dirinya dan Memiliki harapan yang realistik terhadap diri sendiri, sehingga ketika harapan itu tidak terwujud, ia tetap mampu melihat sisi positif dirinya dan situasi yang terjadi.

Baca juga:  Mengubah Power Point menjadi Video Pembelajaran Yang Menarik

Beberapa ciri atau karakteristik individu yang kurang percaya diri menurut diantaranya adalah sulit menerima realita diri (terlebih menerima kekurangan diri) dan memandang rendah kemampuan diri sendiri, Takut gagal, sehingga menghindari segala resiko dan tidak berani memasang target untuk berhasil,Menempatkan/memposisikan diri sebagai yang terakhir, karena menilai dirinya tidak mampu dan mudah menyerah pada nasib, sangat tergantung pada keadaan dan pengakuan/penerimaan serta bantuan orang lain.

Orang yang punya kepercayaan diri rendah atau kehilangan kepercayaan diri memiliki perasaan negatif terhadap dirinya, memiliki keyakinan lemah terhadap kemampuan dirinya dan punya pengetahuan yang kurang akurat terhadap kapasitas yang dimilikinya. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri yang proporsional maka individu harus memulainya dari dalam diri sendiri. Hal ini sangat penting mengingat bahwa hanya individu yang bersangkutan yang dapat mengatasi rasa kurang percaya diri yang sedang dialaminya. Seperti yang diterapkan di SMPN 1 Salatiga.

Baca juga:  Make A Match Tingkatkan Pemahaman Sistem Pengapian Konvensional

Meningkatkan rasa percaya diri maka individu perlu evaluasi diri secara okbyektif yaitu belajar menilai diri sendiri secara jujur, Beri penghargaan yang jujur terhadap diri. Sadari dan hargai sekecil apapun keberhasilan dan potensi yang dimiliki, Positive thinking. Cobalah memerangi setiap asumsi, prasangka atau persepsi negatif yang muncul dalam benak anda, Gunakan self –affirmation yaitu kata-kata yang membangkitkan rasa percaya diri misalnya: saya mampu, saya yakin bisa, saya akan sukses dls. Berani mengambil risiko. Berdasarkan pemahaman diri yang objektif bisa memprediksi risiko setiap tantangan yang dihadapi. Mempunyai rencana meniti karir dengan mengembangkan segala kecakapan/bakat yang dimiliki serta yakin akan kekuatan doa untuk hidup sukses menuju masa depan yang cerah. (ss2/zal)

Guru Bimbingan Konsling SMPN 1 Salatiga.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya