alexametrics

Dongkrak Semangat Belajar dengan Diktat Digital

Oleh : F. Denie Wahana, S. Kom

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMANGAT belajar peserta didik merupakan hal penting yang terkadang kita abaikan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Sebagai guru hal ini kadang kami alami saat mengajar melalui daring di SMP Negeri 1 Salatiga selama pandemi Covid-19.

Guru memiliki kewajiban dan berperan penting dalam memotivasi peserta didik dalam belajar. Dalam bidang pendidikan motivasi tentunya berorientasi pada pencapaian kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk semangat dalam dalam belajarnya (Thoifuri, 2013:96).

Guru membuat bahan ajar menggunakan beragam media supaya peserta didik dapat lebih mudah dan semangat dalam menerima materi saat pembelajaran serta untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Berbentuk cetak (buku paket), soft file rangkuman materi maupun multimedia (audio dan video).

Selama lebih dari satu tahun belajar dari rumah, yang diandalkan peserta didik salah satunya berupa buku paket mata pelajaran pinjaman dari sekolah sebagai bentuk bahan untuk belajar. Dengan berjalannya waktu bahan belajar tersebut kurang diminati peserta didik. Belajar dengan membaca buku paket dirasa monoton, apalagi bagi yang tidak hobi membaca. Bahan ajar dalam bentuk video dan audio juga dirasa membebani peserta didik yang harus menyediakan ekstra kuota data dalam belajar menggunakan sistem daring.

Baca juga:  Mobile Spreadsheet Tingkatkan Keaktifan Siswa Belajar Aplikasi Pengolah Angka

Untuk meningkatkan semangat belajar peserta didik, bahan ajar dapat guru buat dalam bentuk diktat digital. Merupakan bahan ajar buatan guru sendiri menggunakan aplikasi Flip Book yang banyak tersedia gratis di internet untuk menghasilkan bahan ajar berbentuk cloud storage untuk dapat dimanfaat kan secara online dan soft file yang dapat dicetak.

Relatif bervariasi tampilan hasilnya, murah dan mudah untuk pembelajaran secara mandiri dan sebagai alat bantu dalam proses evaluasi. Sehingga pembelajaran menjadi lebih terarah dan efektif untuk mencapai tujuannya. Diktat digital berisikan kebutuhan materi esensial yang menyajikan alternatif belajar yang dianggap tidak monoton serta beda dengan buku paket yang terlalu banyak bacaan dan kurang latihan soal dalam pembelajaran dengan menampilkan tren gaya belajar saat ini.

Baca juga:  Belajar Aksara Jawa melalui Surat Sahabat

Selain bermanfaat untuk peserta didik, diktat juga untuk guru dalam meningkatakan kompetensi dan merupakan salah satu bentuk publikasi ilmiah yang dapat dilakukan oleh guru yang menjadi salah satu komponen Penilaian Angka Kredit pada unsur Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

Prinsip pembuatan diktat digital tetap harus relevansi, konsistensi dan kecukupan dengan tidak meninggalkan format, persyaratan isi, syarat penyajian, bahasa dan dikembangkan menggunakan ilustrasi dan gambar-gambar digital untuk menarik semangat peserta didik dalam belajar. Disusun, dikonversikan dan dipublikasikan ke dalam bentuk format digital. Serta dapat dibaca atau ditampilkan menggunakan perangkat elektronik. Pastinya diktat digital lebih mudah dan praktis digunakan pada perangkat elektronik yang biasa kita gunakan sehari-hari. Seperti komputer atau laptop, dan juga perangkat mobile. Misalnya smartphone dan tablet sebagai salah satu media alternatif dari pemanfaatan teknologi yang digunakan untuk mempelajari ilmu, materi, pengetahuan, dan wawasan bersumber dari buku. Ini dapat dibagikan guru melalui pesan singkat maupun media berbagi atau kemasan penyajian dalam Learning Management System (LMS) di sekolah.

Baca juga:  Belajar Materi Praaksara dengan Picture and Picture dalam Video

Melalui pembuatan diktat digital oleh guru di SMP Negeri 1 Salatiga sangat membantu peserta didik dalam belajar dan menjadi alternatif yang murah dan mudah serta dapat menyesuaikan keadaan saat ini. Pembelajaran akan tetap berjalan dengan baik dan interaktif dengan sajian sesuai kreatifitas guru pembuat. Peserta didik juga semakin semangat dengan ragam bahan ajar yang disajikan oleh guru dalam pembelajaran daring. (ss1/lis)

Guru Informatika SMP Negeri 1 Salatiga.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya