alexametrics

Inovasi Layanan Bimbingan Konseling Atasi Kesulitan Belajar di Masa Pandemi

Oleh: Qonita Umi Sari, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEJAK terkena wabah Covid-19 Indonesia mengalami perubahan yang sangat luar biasa hampir disegala bidang. Wabah virus Covid-19 ini membawa dampak dan pengaruh yang sangat luar biasa bahkan sampai pada dunia Pendidikan. Bagaimanapun juga pendidikan harus tetap berjalan yang tentunya dengan sistem yang berbeda dengan kondisi normal sebelumnya hal ini tentunya tidak hanya demi masa depan anak bangsa akan tetapi juga keberlangsungan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Sejak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan surat edaran tentang Belajar Dari Rumah atau BDR pada bulan maret tahun lalu hampir satu tahun ini peserta didik keseluruhan belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan baik secara daring maupun luring,hal ini bertujuan untuk memutus tali rantai penyebaran virus Covid-19 di negeri tercinta ini. Perubahan seperti ini bukan suatu hal yang mudah baik bagi peserta didik yang terbiasa belajar secara langsung dengan tatap muka maupun bagi gurunya. Kami para guru dituntut untuk senantiasa kreatif bekerja,mengajar dan memberikan layanan kepada peserta didik Hal inipun tak luput bagi kami guru Bimbingan Konseling untuk senantiasa berinovasi lebih kreatif dalam memberikan layanan kepada peserta didik yang tentunya dilaksanakan secara online sebagaimana yang di lakukan di sekolah kami di SMPN 2 Siwalan Kabupaten Pekalongan memberikan inovasi layanan dalam upaya mengatasi kesulitan belajar peserta didik di masa pandemi karena Covid-19 ini.

Baca juga:  Meningkatkan Aktivitas Belajar Matematika dengan Zoomet Prakas Dimaspande

Inovasi merupakan suatu upaya untuk memunculkan dan mewujudkan ide serta gagasan sebagai suatu proses dari hasil pengembangan maupun mobilisasi pengetahuan,ketrampilan serta pengalaman dalam menciptakan atau memperbaiki suatu proses atau sistem yang dianggap baru. Menurut Susanto (2010;158) inovasi memiliki pengertian tidak hanya sebatas membangun dan memperbarui namun dapat didefinisikan secara luas yaitu memanfaatkan ide-ide baru menciptakan produk,proses dan layanan. Inovasi dilakukan sebagaimupaya untuk peningkatan kinerja. Begutu halnya dalam bidang bimbingan dan konseling yaitu untuk meningkatkan layanan bimbingan konseling peserta didik di masa BDR khususnya dalam layanan mengatasi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar di masa pandemi Covid-19..

Hal ini merupakan tantangan bagi kami para guru BK untuk memberikan layanan dengan suatu inovasi layanan bimbingan konseling. Menurut Abu Ahmadi (1999;74) kesulitan belajar adalah suatu keadaan dimana peserta didik tidak dapat belajar sebagaimana mestinya, hal ini disebabkan karena adanya ancaman,hambatan ataupun gangguan dalam belajar. Sedangkan.

Baca juga:  Think, Pair, dan Share Dongkrak Minat dan Hasil Belajar Matematika

Bimbingan konseling di masa pandemi adalah suatu proses pemberian bantuan pada peserta didik yang sedang melaksanakan pembelajaran dengan tidak bertatap muka secara langsung oleh karen itu layanan bimbingan konseling khususnya dalam upaya mengatasi kesulitan belajar peserta didik dilakukan dengan berbagaimetode layanan seperti halnya memanfaatkan media handphone untuk ajang konsultasi antara BK dan peserta didik ataupun teknologi informasi lainnya yang dimiliki seperti aplikasi whatsapp,google classroom, zoom maupun google form. Untuk konsultasi yang sifatnya privasi Bk di SMPN 2 Siwalan menyediakan memanfaatkan media handphone dengan memberikan nomor layanan yang bisa diakses oleh peserta didik untuk berkonsultasi khususnya tentang permasalahan yang dihadapi selama belajar di masa pandemi. Untuk layanan data peserta didik dapat mengakses data melalui google form yang dapat diakses melalui whatsapp.

Baca juga:  Belajar Agama Saling Tukar Informasi dengan Pembelajaran “Lingkaran”

Dengan inovasi-inovasi yang dilakukan seperti tersebut diatas baik dari pihak sekolah SMPN 2 Siwalan senantiasa dapat memantau peserta didik selama belajar dimasa pandemi dan berupaya senantiasa mengatasi masalah–masalah yang dihadapi peserta didik tanpa ada kendala jarak. (gb1/zal)

Guru SMPN 2 Siwalan Kab.Pekalongan.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya