alexametrics

Pentingnya Mata Pelajaran Seni Budaya di Tingkat SMA

Oleh: Pudyanto Supadtono, S.Sn

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Manusia sudah akrab dengan seni serta sudah diterapkan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Permulaan seni dari manusia purba sekitar kurang lebih 10.000 sampai 60.000 tahun yang lalu mewariskan barang seni di Perancis Selatan, Spanyol, dan Maroko. Tak lupa di Indonesia terdapat peninggalan artefak seni visual di Sulawesi Selatan berupa lukisan gambar cap tangan, babi, ikan, perahu, dan manusia. Artefak visual pada dinding gua tersebut bukan sekadarnya saja. Tetapi diselimuti fungsi sakral dan religius.

Seni dari sani (Sanskerta) dalam KBBI berarti pemujaan, persembahan, dan pelayanan. Kata tersebut berkaitan erat dengan upacara keagamaan yang disebut kesenian. Menurut Padmapusphita, kata seni berasal dari bahasa Belanda “genie” dalam bahasa Latin disebut “genius”, artinya kemampuan luar biasa yang dibawa sejak lahir. Menurut kajian ilmu di Eropa mengatakan “ART” yang berarti artivisual yaitu adalah suatu media yang melakukan suatu kegiatan tertentu.

Seiring perkembangan waktu, seni secara karakteristik terbagi menjadi dua, yaitu seni murni (pure art), yang diciptakan untuk seni itu sendiri yakni untuk mengejar bentuk keindahan semata. Seni murni itu lebih bersifat ekspresif; seni terap (applied art), diciptakan untuk kegunaan dan kebutuhan hidup. Mengacu terhadap benda yang digunakan manusia sehari-hari.

Baca juga:  Penggunaan Aplikasi Quizizz dalam Pembelajaran

Dalam buku paket seni budaya SMA bahwa seni di bagi menjadi 4 bagian. Yaitu seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Unsur seni rupa antara lain adalah titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. Terdapat prinsip seni rupa, yaitu kesatuan (unity), keselarasan (harmony), penekanan (kontras), irama (rythm), gradasi, proporsi, keserasian, komposisi, keseimbangan, dan aksentuasi.
Seni musik adalah bunyi yang diterima oleh individu. Terdapat dua unsur vokal dan instrumen. Vokal adalah alunan nada-nada yang keluar dari suara manusia. Instrumen adalah nada-nada yang keluar dari alat musik yang digunakan.

Seni tari adalah keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan berbentuk gerak tubuh yang diperhalus melalui estetika. Seni teater adalah seni yang kompleks, artinya dapat bekerja sama dengan cabang seni lainnya. Di Indonesia mempunyai dua teater teater tradisional adalah bentuk pertunjukan yang pesertanya dari daerah setempat karena terkondisi dengan adat istiadat, sosial masyarakat dan struktur geografis masing-masing daerah.

Baca juga:  Belajar Konsep Matematika Tingkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

Contoh ketoprak dari Jogjakarta, ludruk dari Surabaya. Teater modern adalah cerita yang bahannya dari kejadian-kejadian sehari-hari, atau karya sastra. Contoh drama, teater, sinetron, film.

Pakar pendidikan Ki Hajar Dewantara dengan Taman Siswanya mengunakan seni sebagai alat untuk mendidik. Dalam konsepsi pendidikan, secara teoritik gambaran tentang manusia Indonesia telah tertuang secara jelas dalam rumusan tujuan pendidikan nasional Indonesia. Yakni menjadi manusia seutuhnya.
Seni memiliki dua aspek yakni aspek produk dan aspek prosesnya. Pertama produk atau karya seni bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup manusia. Manfaat seni yang kedua, yakni proses berkarya seni yang dapat merangsang potensi pada diri manusia untuk berkembang baik pertumbuhan fisik maupun mentalnya.

Tujuan pendidikan seni di SMA Negeri 1 Bandar untuk mengembangkan kepekaan rasa; kreativitas; cita rasa estetis; etika; kesadaran sosial; kesadaran kultural; rasa cinta terhadap kebudayaan Indonesia. Penyelenggaraan pendidikan seni harus berkualitas. Siswa harus merasa bahwa dari kegiatan-kegiatan seni di sekolah ada hasil nyata yang dia peroleh serta rincian peningkatan atau kemajuan yang siswa capai, dari tidak tahu menjadi tahu.

Baca juga:  SAVI Bikin Menari Lebih Berenergi

Tentunya seni mempunyai peran yang penting; Memberikan fasilitas kepada siswa untuk mengemukakan pendapatnya (ekspresi bebas); Melatih imajinasi para siswa; Memberikan pengalaman estetik; Pembinaan sensitivitas serta rasa; Mampu memberikan pembinaan ketermpilan; Mengembangkan kemampuan intelektual, imajinatif, ekspresi, kepekaan kreatif, keterampilan; Siswa memiliki pengetahuan, pengalaman dan kemauan keras berkarya dan berolah seni, serta kepekaan artistik sebagai dasar berekspresi pada budaya bangsa.

Peran penting seni dalam konteks kurikulum pendidikan; Seni sebagai bahasa visual; Seni membantu pertumbuhan mental; Seni membantu belajar bidang lain. Pendidikan seni meningkatkan kemampuan kreatif siswa SMA Negeri 1 Bandar menghasilkan gagasan, melengkapi dan mengkombinasikan melakukan inovasi dan mengimajinasikan hal unik dan baru. (agu1/lis)

Guru SMA Negeri 1 Bandar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya