alexametrics

Dengan POE Belajar Lebih Mengasyikkan

Oleh : Budi Irianto, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran IPA merupakan salah satu mata pelajaran pokok di Sekolah Dasar yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam. Salah satu materi IPA yang di ajarkan dikelas V adalah tentang perubahan wujud benda antara lain mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim dan mengkristal. Dalam mempelajari materi perubahan wujud benda, banyak siswa kelas V di SD Negeri Siberuk Kecamatan Tulis Kabupaten Batang yang kurang paham dalam menguasai materi. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa faktor antara lain guru dalam menyampaikan materi kurang kreatif, masih menggunakan model ceramah saja yaitu siswa hanya duduk manis di kursi sambil mendengarkan gurunya menerangkan materi pelajaran. Hal ini menyebabkan siswa ngantuk, kurang tertarik, bosan dan jenuh terhadap pembelajaran.

Baca juga:  Pembelajaran Jarak Jauh saat WFH, Permasalahan dan Solusi

Untuk mengatasi masalah tersebut, tentunya guru harus melakukan gebrakan revolusi dalam mengajar. Salah satunya dengan menggunakan model POE dalam mengajarkan materi perubahan wujud benda. Apa itu model POE? POE artinya Predict Observe Explain. Predict yaitu membuat dugaan sementara terhadap topik pembelajaran yang sedang dibahas. Observer yaitu melakukan pengamatan melalui percobaan. Explain adalah memberi penjelasan tentang kesesuaian antara dugaan atau prediksi dengan yang sungguh terjadi dalam percobaan, sehingga dapat ditarik kesimpulan jawaban.

Langkah pertama dalam pembelajaran model POE adalah Predict yaitu siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dengan anggota kelompok antara 4-5 anak. Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Siswa (LKS) I. Siswa secara berkelompok menjawab pertanyaan guru untuk memprediksi, kemudian menuliskannya pada LKS I. Siswa mencari informasi berkenaan dengan prediksi berdasarkan pengalaman yang dimiliki siswa maupun dari sumber belajar yang lain.

Baca juga:  Mendalami Peluang Kejadian Majemuk melalui Media Microsoft TEAMS

Langkah kedua adalah melakukan Observer yaitu siswa melakukan percobaan mengenai perubahan wujud benda sesuai dengan petunjuk yang tertulis pada LKS II. Siswa mencatat hal yang terjadi pada percobaan tersebut berdasarkan pengamatan dan mendiskusikannya dalam kelompok.

Langkah ketiga adalah melakukan Explain yaitu siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Siswa saling memberi tanggapan antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya. Guru membimbing siswa menggabungkan antara prediksi dengan hasil presentasi kelompok untuk dijadikan kesimpulan jawaban.

Dengan melakukan terobosan baru dalam pembelajaran IPA materi perubahan wujud benda dengan model POE, tentunya akan membawa manfaat yang lebih baik bagi siswa. Pertama, siswa akan lebih aktif karena terlibat langsung dalam pembelajaran dengan melakukan percobaan-percobaan sesuai materi yang diajarkan. Kedua, melalui diskusi kelompok siswa mampu bekerjasama dengan temannya. Ketiga, melalui presentasi kelompok siswa mampu bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru dan juga mampu membuat kesimpulan jawaban. Perubahan positif yang terjadi pada siswa dalam pembelajaran, tentunya akan diiringi dengan meningkatnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA tentang perubahan wujud benda. (pg1/ton)

Baca juga:  Pembelajaran Zat Adiktif dan Zat Adiktif dengan PBL

Guru SD Negeri Siberuk Kecamatan Tulis Kabupaten Batang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya