alexametrics

Menghafal Rumus Volume Bangun Ruang dengan Pesan Berantai

Oleh : Umi Haniah, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran matematika seringkali membuat siswa malas dan memusingkan. Tidak hanya siswa Sekolah Dasar (SD), tetapi hampir semua siswa sekolah menganggap mata pelajaran matematika adalah mata pelajaran tersulit bagi mereka. Hal ini juga terjadi pada siswa kelas VI A SDN Sidoharjo 01 Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Mereka mengalami kesulitan dalam materi menghafal rumus-rumus volume bangun ruang. Sebagai seorang guru saya merasa bertanggungjawab dan berupaya mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya dengan menerapkan metode pesan berantai.

Bermain games seperti pesan berantai sangat mengasyikkan. Cara bermainnya pun juga sederhana. Ada beberapa pendapat tentang cara memainkan pesan berantai atau berbisik.
Makna metode pesan berantai merupakan bentuk strategi pembelajaran pada aspek menyimak. Metode ini masih berkutat pada pola lama, yakni peserta didik mendengarkan dan berupaya menjelaskan atau mengulangi kembali apa yang telah diterima dan didengarkan (Iskandarwassid, 2011 : 229).

Baca juga:  Pembelajaran Sifat Pertukaran pada Penjumlahan melalui Game Petualangan

Unsur yang sangat penting dan fundamental dalam penerapan metode pembelajaran pesan berantai atau bisik berantai adalah adanya interaksi dan keterampilan untuk memahami apa yang dikatakan atau diucapkan orang lain.

Menurut Mujib dan Nailur Rahmawati (2011 : 32) bisik berantai merupakan permainan yang dilakukan dengan membisikkan sebuah kalimat kepada teman kelompoknya secara beruntun. Pemain pertama menerima bisikan dari guru atau bisa juga berupa tulisan dari guru kemudian menyampaikannya apa yang telah didengarnya kepada pemain kedua. Pemain kedua menyampaikannya kepada pemain ketiga, demikian seterusnya. Pemain terakhir menyampaikannya kepada guru kembali untuk mendapatkan nilai. Besarnya nilai dari setiap kelompok didasarkan pada tingkat kesalahan yang dilakukan.

Adapun langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode pesan berantai adalah guru memberikan pengantar singkat tentang pelaksanaan langkah-langkah pesan berantai. Peserta didik dibagi dalam kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 orang. Guru membagikan sobekan kertas yang didalamnya terdapat 2 rumus volume bangun ruang ke anggota no1 di setiap kelompok. Kemudian anggota no1 di setiap kelompok maju beberapa langkah dari anggota lainnya dan membaca serta menghafal rumus volume bangun ruang yang terdapat dalam sobekan tersebut selama 5 menit. Anggota kelompok no 2 maju beberapa langkah mendekati anggota no1 dan anggota no 1 membisikkan isi sobekan kertas tersebut.

Baca juga:  Pembelajaran Daring Dongeng Fabel untuk Siswa Kelas II

Anggota no 2 membisikkan ke anggota no 3 begitu seterusnya sampai anggota terakhir. Anggota terakhir maju ke depan untuk menyampaikan volume bangun ruang yang ia dengar dan menuliskannya di papan tulis. Guru mengoreksi dan membahas tulisan yang terdapat di papan tulis. Guru dapat mengulang beberapa rumus volume bangun ruang yang berbeda. Kelompok yang mendapat nilai terbaik diberi penghargaan oleh guru.

Manfaat dari permainan ini adalah melatih kecepatan dalam berpikir, melatih konsentrasi juga konsistensi dalam pengucapan rumus. Terpenting dari permainan ini adalah cara seseorang memanage memori atau ingatan yang baru saja ia terima lalu memanggilnya kembali dalam waktu yang relatif sebentar.

Metode pesan berantai ternyata memiliki kelebihan. Yaitu meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran, melatih empat keterampilan bahasa, menarik minat peserta didik dalam pembelajaran, menimbulkan rasa bahagia, tanpa beban dalam proses belajar mengajar dan meningkatkan rasa kerja sama antar peserta didik.

Baca juga:  Pengajaran Bahasa Inggris Asyik dengan Sway

Selain itu metode pesan berantai juga memiliki kekurangan yaitu menimbulkan situasi kelas yang ramai dan riuh, memerlukan waktu yang cukup lama. Menimbulkan masalah siswa yang terlalu aktif, menimbulkan interaksi peserta didik dan guru yang kurang kondusif. Setelah metode pesan berantai dipraktikkan di kelas VI A SDN Sidoharjo 01 Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, kemampuan siswa dalam menghafal rumus volume bangun ruang meningkat. (gb2/lis)

Guru Kelas VI A SDN Sidoharjo 01 Kec. Suradadi. Kabupaten Tegal.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya