alexametrics

Meningkatkan Minat Belajar Siswa dengan Aplikasi Google Form

Oleh : Sularno S.Ag M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PERUBAHAN pembelajaran tatap muka di depan kelas menjadi pembelajaran daring/jarak jauh itu sangat menyulitkan siswa, guru, dan orang tua siswa. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19 mempengaruhi bidang pendidikan salah satunya jaga jarak. Hal tersebut dilakukan guna memutus rantai penyebaran virus di bidang pendidikan.

Belajar daring adalah bentuk PJJ yang memanfaatkan telekomunikasi dan informasi, seperti internet, CD-ROOM (Molinda, 2005: 53). Dalam suasana pembelajaran daring guru berusaha semaksimal mungkin meningkatkan minat belajar siswa. Minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu (KBBI, 2007). Adapun minat belajar adalah suatu keinginan mendalam yang timbul dari dalam dirinya sendiri untuk mengikuti proses pembelajaran (Fattah, 2013: 67).

Menurut Trianto (2017:338), pembelajaran sebagai produk interaksi berkelanjutan antara pengembangan dan pengalaman hidup. Pembelajaran secara daring/online dilakukan dengan menggunakan handphone/gawai (gadget) ataupun laptop dengan men-download aplikasi pembelajaran daring yang salah satunya adalah aplikasi Google Form. Selain pembelajaran daring, juga ada pembelajaran luring. Pembelajaran luring online dilakukan melalui ruang belajar di televisi, radio, modul belajar mandiri, lembar kerja siswa, dari benda di lingkungan sekitar.

Baca juga:  Terapkan Metode ATM dalam Menulis Puisi

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 109 tahun 2013 ciri-ciri dari pembelajaran daring antara lain proses pembelajaran dilakukan secara elektronik (e-learning) dimana memanfaatkan paket informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran yang dapat diakses. Walau demikian, pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat mengombinasi keduanya sesuai dengan ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana baik siswa maupun guru.

Akibat pandemi Covid–19 memunculkan kreativitas guru dalam meningkatkan minat belajar siswa. Sebagai guru Pendidikan Agama Katolik di SMP Negeri 32 Semarang, penulis berupaya meningkatkan minat belajar siswa secara daring dengan menggunakan Google Form. Ringkasan materi setiap kompetensi dasar ditulis dalam laman kuis, yang selanjutnya siswa diberi link terkait Google Formulir tersebut. Selama waktu yang telah ditentukan (misal 1 minggu), siswa dapat membuka link tersebut yang dikirim oleh guru ke nomor Wathshapp siswa. Selanjutnya siswa mempelajari materi sekaligus mengerjakan latihan tugas. Minat belajar siswa mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan siswa dapat belajar secara fleksible dan dapat mengetahui ketercapaian skor yang mereka peroleh dari setiap materi pelajaran yang telah dikerjakan.

Baca juga:  Belajar Seni Lukis Media Piring

Google Form sebenarnya adalah layanan untuk membuat survei atau kuesioner online yang disediakan oleh Google. Selain berguna untuk membuat survei dan kuesioner. Google Form juga berfungsi untuk membuat kuis, mengumpulkan data siswa, dan lain-lain. Hasil pekerjaan siswa tersimpan secara aman karena setiap form yang dibuat dan setiap jawaban dari responden/siswa akan disimpan di Google Drive milik guru. Google Form juga mampu menghasilkan summary atau ringkasan dari hasil jawaban responden/siswa secara otomatis, yang ditampilkan dalam bentuk grafik atau diagram sesuai dengan jenis pertanyaan sehingga guru dapat melihat jawaban responden/siswa secara umum. Hal ini membantu guru dalam menganalisis data hasil belajar siswa dengan mengekspor hasil Google Form ke Google Sheet atau Exel.

Baca juga:  3M Bagian Cara Hidup Sehat di Masa Pandemi

Mengingat semua siswa Katolik kelas VIII SMP Negeri 32 Semarang memiliki handphone/gadget dengan akses internet, berdampak positif terhadap minat belajar siswa mengalami peningkatan yang sebelumnya hanya 65 persen siswa menjadi 95 persen. Pengelolaan PJJ dengan menggunakan Google Form diminati, karena siswa tidak terpancang waktu mempelajari dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru. Selain itu Google Form mudah digunakan dan 100 persen gratis. (ipa2/ida)

Guru Pendidikan Agama Katolik SMP Negeri 32 Semarang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya