alexametrics

Dengan Pop Up Book Belajar Greeting Card Lebih Menyenangkan

Oleh : Hasyim As’ari, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Short Functional Text (Teks Fungsional Pendek) adalah teks singkat yang memiliki arti dan tujuan tertentu dan dapat dipakai dalam percakapan sehari-hari. Dalam praktiknya menyampaikan sesuatu yang panjang lebar dalam sebuah media sangatlah tidak efektif. Karena orang hanya akan memperhatikan tulisan singkat saja.

Dan karenanya tulisan singkat ini harus dapat mewakili uraian agar pembaca mengetahui dengan benar apa yang dimaksud dalam tulisan singkat tersebut. Salah satu teks fungsional pendek yang diajarkan pada kurikulum bahasa Inggris kelas 8 adalah greeting card.

Greeting card (kartu ucapan) adalah sebuah teks dalam bahasa Inggris yang berisi tentang ungkapan/harapan/ucapan yang dikirim untuk seseorang dalam peristiwa/momen-momen tertentu. Biasanya greeting card lebih sering dihiasi juga dengan sebuah gambar dan penuh warna (colorful). Adapun contoh greeting card (kartu ucapan) antara lain kartu ucapan selamat hari raya, kartu ucapan hari ulang tahun, bela sungkawa dll.

Baca juga:  Video Pembelajaran Pemantik Speaking Skill Siswa di Masa Pandemi

Kartu ucapan ini dibuat semenarik mungkin dan biasanya dihiasi dengan aksesoris, gambar, simbol terkait momen/peristiwa yang terjadi. Dalam pembelajaran greeting card kelas delapan SMP Negeri 3 Kandangserang perlu disampaikan dalam bentuk atau strategi yang menarik karena jika disampaikan tidak menarik maka pembelajaran ini menjadi membosankan.
Untuk itu perlu media atau alat pembelajaran yang membantu dan memotivasi belajar siswa sehingga diharapkan dapat meminimalkan rasa kejenuhan dalam proses belajar mengajar dan meningkatkan ketertarikan pada materi pembelajaran greeting card.

Untuk mengatasi hal tersebut di atas maka penulis menggunakan media Pop Up Book. Menurut Dzuanda (2011: 1) pop-up book adalah sebuah buku yang memiliki bagian yang dapat bergerak atau memiliki unsur 3 dimensi serta memberikan visualisasi cerita yang menarik, mulai dari tampilan gambar yang dapat bergerak ketika halamannya dibuka.

Baca juga:  Memahami Budaya Asing dalam Belajar Bahasa Inggris

Media pop up merupakan sebuah buku yang memiliki tampilan gambar yang bisa ditegakkan serta membentuk objek-objek yang indah dan dapat bergerak atau memberi efek yang menakjubkan. Pop up dapat juga berupa greeting card, origami dengan teknik melipat kertas. Manfaat alat pembelajaran pop up adalah sebagai alat kelengkapan yang digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah untuk lebih memudahkan penulis menyampaikan materi kepada siswa dengan lebih efektif, mudah, menyenangkan dan tidak membosankan.

Dengan cara siswa diajak untuk membuat pop up yang berisi greeting card. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang untuk praktek membuat greeting card berpop up. Prosedur pembuatan media pembelajaran ini yaitu dengan menyiapkan alat dan bahan seperti kertas buffalo warna warni, asturo, gunting, lem kertas dan alat tulis. Kemudian siswa dibimbing guru untuk membuat pop up sesuai kreasi masing masing kelompok. Dengan catatan isi dari pop up terdiri dari generic structure dari greeting card yang telah dijelaskan sebelumnya. Siswa akan termotivasi untuk menyelesaikan tugas ini. Dengan selesainya tugas tersebut maka siswa diharapkan mengetahui secara detail cara membuat greeting card. Siswa merasa senang setelah hasil karyanya jadi. Kegiatan pembelajaran greeting card dengan pop up ini menjadikan siswa merasa senang, tertantang dan menguasai materi greeting card secara menyeluruh.

Baca juga:  Ciptakan Pembelajaran Interaktif dengan Sapu Tangan Ajaib

Dari penggunaan media pop up book dalam pembelajaran greeting card adalah salah salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan ketertarikan, kreasi serta prestasi siswa khususnya di SMP Negeri 3 Kandangserang. (ti2/lis)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Kandangserang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya