alexametrics

Asyiknya Ulangan Daring dengan Link Soal

Oleh : Nur Latifa, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Peraturan Pemerintah sejak 16 Maret 2020 tentang belajar di rumah guna mencegah penularan Covid-19 mengharuskan guru melakukan pembelajaran secara daring. Hal itu memberikan hikmah bagi seorang guru untuk terus belajar menggunakan berbagai aplikasi dalam proses pembelajaran dengan tujuan agar siswa dapat tetap semangat belajar.

Pembelajaran siswa kelas VI di SDN 01 Wonogiri, awalnya guru memberikan buku pegangan sebagai referensi siswa dalam mengerjakan tugas dan mempermudah siswa dalam memahami materi.

Guru juga menggunakan aplikasi WhatsApp untuk menyampaikan pembelajaran, presensi siswa, mengirim tugas dan menerima hasil pekerjaan siswa. Namun aplikasi ini membutuhkan space memory yang cukup besar karena siswa mengirim tugasnya berupa gambar, rekaman suara dan video. Seiring berjalannya pembelajaran, siswa merasa bosan karena fitur kurang menarik dan keterbatasan peserta jika pembelajaran menggunakan video call.

Baca juga:  Alat Peraga Manik-Manik Lebih Memotivasi Belajar Pecahan

Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan variasi pembelajaran. Selain menggunakan WhatsApp, guru juga menggunakan aplikasi Zoom meeting untuk penyampaian materi pembelajaran. Aplikasi ini menampung lebih banyak peserta, tersedia berbagai fitur menarik, siswa lebih mudah dalam memahami materi secara mendalam karena guru dapat memberikan penjelasan terhadap siswa melalui presentasi dan tanya jawab.

Namun, tetap terdapat kendala karena Zoom meeting ini memerlukan sinyal yang kuat sehingga boros kuota. Beberapa siswa mengalami kendala sehingga tidak dapat mengikuti. Akhirnya guru menggunakan aplikasi ini hanya dua kali dalam seminggu.

Untuk penilaian, guru menggunakan teknik dan alat penilaian yang mudah digunakan dari rumah oleh peserta didik. Penggunaan teknik dan alat penilaian disesuaikan dengan tujuan, waktu yang tersedia, sifat tugas yang dilakukan pada peserta didik, dan banyaknya/ jumlah materi pembelajaran yang sudah disampaikan (Depdiknas, 2008:3). Untuk itu guru membuat soal menggunakan Google Drive dan Quizizz. Guru cukup mengirimkan link di grup WhatsApp dan siswa dapat mengerjakan soal ulangan. Hasil pekerjaan siswa dapat terekap dengan sendirinya dan siswa merasa senang terbukti semua siswa mengerjakan tugas bahkan ada beberapa siswa yang meminta agar ulangan menggunakan link saja.

Baca juga:  Metode Cooperatif Learning It’s Ok untuk Semua Mata pelajaran

Penggunaan Google Drive cocok digunakan pada soal pilihan ganda. Tetapi memiliki kelemahan pada soal jawaban singkat maupun uraian. Karena jawaban berbeda dengan yang tertera di kunci jawaban diberi nilai nol. Maka, guru perlu mengoreksi secara manual untuk soal jawaban singkat dan uraian.

Penggunaan Quizizz dalam penilaian sangat menarik bagi peserta didik karena berbasis permainan. Peserta didik hanya diberikan link dan game pin untuk dapat mengerjakan. Keunggulan Quizizz adalah di bagian pengerjaannya yang menyesuaikan dengan kecepatan peserta didik. Nilai dapat diunduh dalam bentuk dokumen excel sehingga memudahkan guru dalam melakukan penilaian.

Setelah guru menggunakan link untuk pengerjaan tugas maupun ulangan harian, peserta didik merasa senang dibuktikan dengan partisipasi peserta didik yang meningkat. (ti2/lis)

Baca juga:  Pembelajaran Seimbang Solusi Learning Loss Mapel Matematika

Guru SDN 01 Wonogiri.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya