alexametrics

Meningkatkan Nilai Karakter melalui Permainan Tradisional Jamuran

Oleh: Sri Mulyani, S.Pd.AUD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Peranan keluarga, sekolah, dan masyarakat tentunya akan mempengaruhi bagaimana terbentuknya karakter seorang anak. Dalam hal ini peran pendidik PAUD memiliki andil dalam mengenalkan, mengarahkan, dan membimbing anak dalam membentuk sikap dan perilaku anak, tentunya sikap dan perilaku ini yang nantinya akan berkorelasi dengan nilai-nilai di masyarakat yang berlaku.

Pendidikan karakter adalah pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, dan pendidikan akhlak yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik-buruk, memelihara yang baik dan mewujudkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai karakter ini selalu ditanamkan sejak dini di TK Negeri Pembina Semarang, Jalan Kelud Raya no. 07 melalui permainan tradisional Jamuran. Bermain Jamuran akan menanamkan kepada anak untuk saling kerja sama, menyayangi, sabar, toleransi, sportif. Karena dengan bermain anak- anak akan menjadi senang dan nilai karakter itu dengan sendirinya akan tertanam pada diri anak.

Baca juga:  Storytelling dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini

Permainan tradisional dapat menanamkan pendidikan karakter bagi anak taman kanak-kanak, sehingga guru harus mengeksplor kegiatan bermain yang lebih menyenangkan bagi anak. Selain itu bermain membantu anak mengendalikan dirinya sendiri, orang lain dan lingkungan.

Di TK Negeri Pembina Semarang, setiap hari Sabtu diadakan kegiatan Seni Budaya untuk mengenal permainan tradisional. Salah satunya yaitu permainan Jamuran. Tujuan menulis artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana anak TK Negeri Pembina Semarang lebih mencintai permainan tradisional, mengembangkan minat anak melalui permainan tradisional, anak dapat bersosialisasi dan komunikasi kepada teman. Anak dapat melaksanakan kegiatan sesuai keinginanya.

Untuk menumbuhkan nilai karakter pada anak TK Negeri Pembina Semarang dapat menggunakan berbagai media pembelajaran di antaranya dengan menggunakan media permainan tradisional. Permainan tradisional seperti: permainan Jamuran yang sering dilakukan di TK Negeri Pembina Semarang.

Baca juga:  Kendala Pembelajaran Daring di Tengah Pandemi Covid 19

Permainan tradisional memiliki arti tersendiri dalam menanamkan sikap, perilaku, dan keterampilan pada anak. Ada makna yang luhur yang terkandung didalamnya, seperti nilai agama, nilai edukatif, norma, dan etika yang kesemuanya itu akan bermanfaat dalam kehidupan masyarakat kelak. Beragam permainan tradisional mengarahkan anak menjadi kuat secara fisik maupun mental, sosial dan emosional, tak mudah menyerah, bereksplorasi, bereksperimen dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan.

Permainan Jamuran adalah permainan yang berasal dari Pulau Jawa. Jamuran bisa dimainkan anak-anak yang berjumlah 4-12 orang. Jamuran biasanya diadakan di waktu sore dan malam saat bulan purnama. Bermain jamuran bisa dimainkan oleh anak lelaki, anak perempuan atau campuran. Bermain Jamuran tidak membutuhkan perkakas warna-warni, hanya membutuhkan tanah/ruang lapang yang luas. Faktor pendukung untuk dilakukannya permainan tradisional di TK Negeri Pembina Semarang ini yaitu perkembangan perilaku sosial anak kerjasama, kemurahan hati, simpati, empati, kesantunan, sportifitas, pengendalian diri dan kepedulian.

Baca juga:  Pemanfaatan Gawai oleh Orang Tua untuk Mendukung Anak saat Belajar di Rumah

Kami sebagai guru Taman Kanak-kanak harus terus belajar serta menambah wawasan khususnya tentang permainan tradisional yang ada di daerah. agar anak menyukai permaian taradisional yang akhir-akhir ini jarang dilakukan anak-anak karena tergantikan dengan permainan modern atau masa kini. Sehingga kami sebagai pendidik PAUD berperan penting untuk mengenalkan permainan tradisional sebagai upaya melestarikan permaian tradisional. Demikian artikel kami buat semoga bermanfaat bagi para pembaca dan khususnya untuk pendidik PAUD. (*/ton)

Guru TK Negeri Pembina Kota Semarang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya