alexametrics

Membangun Gairah Belajar Parikan di Masa Pandemi

Oleh : Dwi Abas Hasan, S.Pd, M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Di masa pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini, seluruh kegiatan masyarakat menjadi terhambat dan terkendala. Tidak terkecuali proses kegiatan belajar mengajar siswa dan guru di sekolah. Untuk mencegah penularan wabah Covid-19, pemerintah memberikan perintah untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat menyebabkan kerumunan massa dalam jumlah besar dan waktu yang lama. Ini berarti juga bahwa kegiatan belajar di sekolah tidak dapat dilaksanakan secara tatap muka. Sehingga pada masa pandemi Covid-19 hanya dapat dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi yang ada secara online.

Demikian pula dengan pembelajaran bahasa jawa di SMA Negeri 1 Kradenan, harus dilakukan secara jarak jauh dengan online. Pembelajaran bahasa Jawa yang masih dapat dilakukan secara efektif meskipun dengan online yaitu belajar materi parikan (pantun). Dalam kebudayaan jawa, parikan merupakan salah satu seni mengkreasikan kata-kata sehingga komunikasi antar warga terjalin secara ramah dan lebih akrab. Untuk menghasilkan parikan yang bagus, kata yang dibuat tidak boleh asal-asalan. Oleh karenanya parikan menjadi materi yang diajarkan dalam pelajaran bahasa Jawa di sekolah.

Baca juga:  Trisuaka, Strategi Menulis Deskripsi Bahasa Jawa Materi Busana Adat Jawa

Adapun salah satu metode yang dapat digunakan untuk belajar parikan di masa pandemi ini ialah dengan siswa presentasi parikan dengan menggunakan Google Meet. Langkah pertama dalam pembelajaran ialah guru menyampaikan tentang contoh, makna dan tata cara membuat parikan yang benar. Setelah guru memberikan penjelasan tentang parikan, siswa diberikan waktu kurang lebih 15 menit untuk membuat parikan. Langkah berikutnya dengan media online Google Meet, siswa secara bergantian mempresentasikan hasil kerjanya berupa parikan yang telah dibuat dan guru bahasa jawa turut menyimak dan memberikan penilaian presentasi parikan karya siswa.

Langkah terakhir dalam pembelajaran materi parikan ini, guru dapat mengevaluasi dan memberikan masukan terhadap parikan hasil karya siswa yang telah dipresentasikan. Pembelajaran parikan dengan presentasi secara langsung via Google Meet ini, diharapkan mampu membangun gairah belajar siswa SMA Negeri 1 Kradenan utamanya dalam hal belajar bahasa jawa dan melestarikan adat budaya parikan Jawa. Serta membuat siswa lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan menggunakan parikan. (ti2/ton)

Baca juga:  Efektivitas Model Make A Match Tingkatkan Membaca Permulaan

Guru Bahasa Jawa SMA Negeri 1 Kradenan.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya