alexametrics

WAG Akomodir Pembelajaran Permainan Bola Besar saat Pandemi

Oleh: Suwarto, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, FENOMENA pandemi Covid 19 yang menimpa masyarakat dunia termasuk Indonesia dirasa sudah berjalan cukup lama sekitar satu tahun sejak pertama kali muncul dan bertambah luas di negara Indonesia. Bencana ini memberikan dampak berbagai sisi kehidupan masyarakat, mulai dari perekonomian, perdagangan, kegiatan kemasyarakat bahkan sampai dunia pendidikan. Proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru turut terdampak sangat masif. Guru sebagai ujung tombak dalam proses pembelajaran sempat mengalami kegundahan. Perlu kekuatan dan kesabaran yang tinggi dalam menghadapi musibah pandemi ini. Semua aspek merasakan terjangan badai pandemi termasuk pada proses pembelajaran di sekolah.

Guru sebagai pengajar seakan berjalan merayap guna mengadakan penyesuaian dengan kondisi yang terjadi saat itu. Berbagai media dan model pembelajaran terus di ujicobakan sebagai upaya memperlancar dan mempermudah proses pembelajaran. PJOK sebagai bagian dari mata pelajaran yang memiliki identik penguasaan terhadap ranah keterampilan anak didik ikut memilih dan memilah media dan model pembelajaran yang tepat. Guru PJOK menganggap pemanfaatan media pada masa pandemi menjadi satu keharusan. Penggunaan media pembelajaran terutama media yang sesuai dengan jenjang pendidikan sekolah dan mengedepankan beberapa aspek, seperti mudah, sederhana, praktis dan efisien.

Baca juga:  Belajar Gerpes Pencak Silat dengan Model Project Based Learning

Schramm yang dikutip oleh Putri (2011: 20) menjelaskan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Latuheru (1988:

14) turut mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah semua alat (bantu) atau benda yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, dengan maksud menyampaikan pesan (informasi) pembelajaran dari sumber (guru maupun sumber lain) kepada penerima (dalam hal ini anak didik atau warga belajar).. Pembelajaran jarak jauh atau dikenal dengan istilah pembelajaran dalam jaringan (daring) harus di aplikasikan pada proses pembelajaran di massa pandemi ini. Penyesuaian untuk selalu menjaga jarak dan mengurangi pembelajaran tatap muka atas rekomendasi dari tim gugus Covid 19. WhatsApp Group (WAG) adalah salah satu media yang memberikan sarana kepada untuk melakukan proses pembelajaran secara langsung seperti pembelajaran dua arah.

Baca juga:  BEBAS Dapat Menambah Pengetahuan Siswa saat PJJ

Penulis sebagai guru PJOK kelas delapan SMPN 35 Semarang Bubakan Kecamatan Mijen Kota Semarang memanfaatkan media pembelajaran berupa WAG untuk pembelajaran permainan

bola besar sepakbola,yaitu variasi gerak spesifik mengumpan, menendang,menahan dan menggiring bola. Penerapan media WAG pada proses pembelajaran ketika proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari penyampaian materi, tanya jawab dan eavluasi. Beberapa kali tugas praktek siswa akan ditampilkan anak secara live ketika pengumpulannya. Langkah-langkah yang guru lakukan adalah pada pertemuan sebelumnya membahas tentang materi yang akan menunjang praktek. Kamudian anak didik diberikan tugas untuk merancang dan berlatih dirumah masing-masing tugas yang akan dipraktekkan. Guru memberikan jadwal praktek setelah diadakan pengundian sesuai kesepakatan. Pada hari pelaksanaan, guru meminta anak didik yang mendapatkan giliran mengaktifkan gadgetnya dan masuk ke aplikasi WAG yang telah dibentuk sebelumnya. Kemudian dilakukan praktek sambil guru memberikan penilaian. Praktek dilakukan secara bergiliran sesuai waktunya sampai semua anak didik mendapatkan giliran. Menjelang akhir praktek setiap siswa, guru memberikan penguatan dan menyampaikan pesan untuk selalu menjaga kesehatan.

Baca juga:  Discovery Learning Meningkatkan Pemahaman Interaksi Antarnegara Benua Asia

Antusiasme siswa sangat tinggi dalam mengikuti pembelajaran, terbukti dengan jumlah kehadiran mencapai hampir semua anak didik, kecuali yang sedang berhalangan. Oleh karena itu WAG merupakan solusi terbaik pembelajaran daring pada saat sekarang. (ipa1/zal)

Guru SMPN 35 Semarang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya