alexametrics

Asyiknya Belajar Sejarah Bangsa Indonesia dengan Bamboo Dancing

Oleh: Drs. Sobirin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, DISIPLIN Ilmu Sejarah merupakan salah satu bagian dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial. Sejarah membahas materi-materi yang menyangkut waktu dan peristiwa di masa lalu. Konsep dan materi sejarah menuntut siswa untuk banyak membaca berbagai buku referensi, karena sejarah bukan hanya untuk sekedar dihafalkan namun juga harus dipahami. Pembelajaran IPS Kelas IX pada KD. 3.4 membahas tentang sejarah Indonesia dari masa kemerdekaan hingga reformasi. Materi ini mencakup tentang sejarah Indonesia dari masa Masa Kemerdekaan (1945–1950), Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959), Masa Demokrasi Terpimpin (1959 – 1965), Masa Orde Baru (1966 – 1998) dan Masa Reformasi (1998-Sekarang).

Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran IPS kelas IX di SMP Negeri Rowosari Kabupaten Kendal antara lain kurangnya kreatifitas dalam pembelajaran. Aktifitas pembelajaran di kelas masih belum menggunakan metode pembelajaran yang inovatif Serta media pembelajaran yang masih jarang digunakan sebagai alat untuk mendukung penyampaian materi. Hal ini mengakibatkan siswa pasif dan kurang bersemangat mengikuti pembelajaran. Permasalahan tersebut berdampak pada hasil belajar yang tidak mencapai ketuntasan minimum. Untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan memilih metode pembelajaran yang menarik.

Baca juga:  Strategi Pembelajaran IPS di Era Covid-19

Metode adalah suatu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, Syaiful Bahri (2016). Metode Bamboo Dancing adalah suatu teknik pengembangan metode inside outside circle. Konsep dari metode Bamboo Dancing ini meskipun namanya Tari Bambu tetapi tidak menggunakan bambu. Yaitu siswa yang berjajaran yang di ibaratkan sebagai bamboo. Pembelajaran diawali dengan pengenalan topik oleh guru. Guru bisa menuliskan topik tersebut di papan tulis atau dapat pula guru bertanya jawab apa yang diketahui peserta didik mengenai topik itu. Kegiatan sumbang saran ini dimaksudkan untuk mengaktifkan struktur kognitif yang telah dimiliki peserta didik agar lebih siap menghadapi pelajaran yang baru. Dengan metode pembelajaran Bamboo Dancing ini diharapkan dapat tercipta pembelajaran yang kondusif. Metode pembelajaran Bamboo Dancing ini bertujuan agar peserta didik saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan. yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur. Strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan informasi antar siswa.

Baca juga:  Belajar Teknik Vokal dalam Menyanyi Solo dengan Pemodelan dan Membuat Video

Adapun langkah langkah pembelajaran dengan menggunakan metode Bamboo dancing adalah sebagai berikut : Guru mengawali pertemuan dengan mengucapkan salam dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik. Sebelum masuk pada materi pelajaran, guru melakukan apersepsi. Guru membagi kelompok untuk mendiskusikan materi Sejarah Indonesia dari masa kemerdekaan sampai reformasi. Selanjutnya guru membagikan bacaan yang berisi materi agar dapat dipahami oleh peserta didik yang akan di diskusikan, satu kelompok pertama melakukan diskusi menggunakan metode Bamboo Dancing setelah kelompok satu selesai kemudian kelompok dua yang melakukan diskusi menggunakan metode Bamboo Dancing, setelah selesai berdiskusi kemudian guru membahas pertanyaan dengan menanyakan jawaban kepada siswa
Kesimpulan dari Penerapan metode pembelajaran Bamboo Dancing pada mata pelajaran IPS kelas IX materi pokok Sejarah Indonesia dari masa Kemerdekaan sampai masa reformasi di SMP Negeri 1 Rowosari Kabupaten Kendal mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Terbukti banyak siswa yang merasa senang dalam mengikuti tahap demi tahap pada metode ini. Sedangkan secara akademik model ini juga mampu meningkatkan rata rata nilai kelas pada maple IPS hingga mencapai 71 dan dengan ketuntasan klasikal sebesar 80%. Dengan demikian metode Bamboo Dancing sangat tepat untuk dijadikan salah satu metode pilihan yang mampu membuat kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan (Fun Learning) serta mampu meningkatkan ketercapaian ketuntasan pembelajaran.

Baca juga:  Youtube sebagai Media Pembelajaran Seni Tari

Guru SMPN 1 Rowosari, Kendal.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya