alexametrics

Semangat Belajar dengan Metode TJL Melalui Google Meet

Oleh: Surawan Nurhidayat, S.Pd. SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SUDAH satu tahun Pandemi Covid 19 melanda dunia khususnya di Indonesia. Kondisi semacam ini sangat berpengaruh terhadap sIstem pendidikan di Indonesia, utamanya dalam proses kegiatan belajar mengajar . Pembelajaran dilaksanakan dengan sistem pembelajaran jarak jauh baik secara daring ataupun luring. Pembelajaran daring seperti yang telah kita ketahui yaitu proses pembelajaran yang memanfaatkan jaringan internet dalam jaringan, menggunakan media internet seperti whatsapp, google meet, atau zoom. Menurut Nakayama (Farah 2020: 4). Hal ini juga dilaksanakan oleh penulis sebagai guru di 04 Susukan. Di awal pandemi Penulis hanya menggunakan model pembelajaran daring, hasil belajar siswa menunjukkan masih rendah atau masih belum tuntas di bawah KKM, KKM yang ditetapkan adalah 75. Hasil dari pembelajaran penulis pada kelas V di Sekolah Dasar Negeri 04 Susukan menunjukkan dari 27 siswa, 11 siswa memperoleh nilai di atas KKM dan 16 siswa mendapat nilai di bawah KKM. Mengetahui hasil belajar siswa yang sangat rendah, maka penulis berupaya untuk meningkatkan pembelajaran daring dengan menerapkan metode TJL (Tanya Jawab Langsung) melalui google meet.

Baca juga:  Inovasi untuk Sekolah Dasar dalam Model Pembelajaran yang Lebih Efektif

Dengan metode TJL, diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa. Menurut Sudirman (1987:120) mengemukakan bahwa Metode TJL adalah metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan cara tanya jawab langsung kepada siswa ketika google meet dengan cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, bisa pertanyaan dari guru kepada siswa, bisa juga sebaliknya dari siswa kepada guru. Tujuan utama metode TJL ini adalah agar setiap siswa aktif untuk berani menjawab maupun bertanya. Dengan menerapkan model pembelajaran ini, maka setiap siswa bisa mendapatkan penghargaan( Reward ) apabila mereka berhasil menjawab pertanyaan dari guru dengan benar. Kesuksesan sebuah pembelajaran tidak lepas dari keaktifan setiap siswa selama mengikuti pembelajaran melalui google meet.

Baca juga:  Belajar Memahami Tangga Nada di Masa Pandemi dengan 3Di

Langkah-langkah yang dilakukan penulis untuk meningkatkan hasil pembelajaran dalam pembelajaran daring yang pertama adalah memastikan materi yang akan kita ajarkan menarik dan menantang. Kedua menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang bervariasi. Ketiga menyempurankan hasil jawaban diperoleh dari jawaban-jawaban siswa. Keempat menyiapkan teknik pertanyaan yang diberikan dengan baik dan benar.

Tanya jawab bisa dilakukan secara bergantian dan merata. Dari langkah-langkah ini penulis dapat mengetahui siswa yang belum paham dan yang sudah paham. Penulis harus memastikan bahwa semua siswa sudah melakukan tanya jawab. Setiap siswa dapat memberikan jawabannya untuk keberhasilan dirinya karena setiap jawaban mendapatkan skore atau nilai. Dalam teknik tanya jawab ini, semua siswa mendapatkan kesempatan untuk bertanya ataupun menjawab sehingga siswa punya ketertarikan untuk mengikuti google meet pada pembelajaran berlangsung dan pada pembelajaran berikutnya. Dengan menggunakan pembelajaran daring dan metode TJL dapat disimpulkan bahwa metode TJL ini dapat meningkatkan minat dan semangat belajar siswa melalui google meet dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, terbukti sekarang setelah menerapkan metode TJL siswa yang tuntas di atas KKM 75 meningkat menjadi 23 siswa. Selain menggugah semangat belajar siswa untuk mengikuti pembelajaran metode TJL ini juga mampu meningkatkan keberanian untuk melatih siswa bertanya jawab pada guru, sehingga terbentuk interaksi komunikasi yang aktif dan pembelajaran menjadi semakin menyenangkan. (ag1/zal)

Baca juga:  Praktik Pengamatan Fermentasi Tape, Belajar Bioteknologi Makin Mudah

Guru SDN 04 Susukan, Pemalang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya