alexametrics

Pancasila Tanamkan Kepribadian Siswa dalam Kehidupan Sehari-hari

Oleh: Suyanto, S.Pd.SD.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PANCASILA yang menjadi Dasar Negara Republik Indonesia tentu harus tertanam betul dalam hati setiap warga negara. Nilai-nilai luhurnya menjadi pondasi dalam diri setiap anak agar kelak ketika anak itu dewasa memiliki karakter kebangsaan. Memberikan pemahaman nilai-nilai Pancasila harus dimulai di bangku sekolah dasar. Penanaman ini sangatlah penting karena sekolah dasar adalah pondamen yang sangat kuat. Bahkan menjadi sangat tepat karena pada sekolah dasar akan lebih tertanam dalam hati dan benak anak dengan baik. Anak-anak usia SD yang masih berada dalam usia emas akan sangat mudah menangkap dan mempraktikan suatu hal. Oleh karena itu wajib bagi setiap guru dan orangtua mengenalkan nilai Pancasila dalam keseharian anak. Tentu bukan memperkenalkan secara teoritis saja.

Anak-anak bisa mulai mengenal Pancasila melalui aktivitas sehari-hari. Sebenarnya setiap hari anak-anak SDN Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang yang kita tempati ini, sudah terbiasa menanamkan nilail-nilai Pancasila. Penerapan pengamalan Pancasila secara praktek itu lebih penting dari yang cuma teori saja.

Baca juga:  Mudahnya Belajar Klasifikasi Hewan dengan Metode Bernyanyi

Berikut ini beberapa aktivitas yang menjadi modal awal untuk mengenalkan nilai-nilai luhur Pancasila pada anak: Pertama, sesudah pelajaran selesai, rutinitas mengajak anak beribadah sholat dhuhur bersama karena semua kebetulan beragama Islam. Ini merupakan sila pertama Pancasila mengandung nilai Ketuhanan. Di dalamnya memberikan tugas mengenalkan dan mengajarkan anak tentang agama. Untuk anak yang masih berusia SD, salah satu cara termudah mengenalkan anak dengan agama dan Tuhan YME adalah dengan mengajaknya beribadah bersama. Lebih baik jika rutin kita ajak beribadah sesuai agama kita masing-masing.

Kedua, berkunjung ke rumah sanak saudara, teman atau tetangga merupakan salah satu cara menumbuhkan nilai Pancasila. Sila kedua yang mengandung makna kemanusiaan, berarti menugaskan agar senantiasa menanamkan karakter simpati dan empati dalam diri anak kita. Cara yang dapat dilakukan misalnya meminta anak menghibur temannya yang sedang menangis, menolong teman jika melihatnya terjatuh atau kesusahan, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Mengasah Kompetensi Literasi Digital Siswa

Ketiga, mengajak teman bermain bersama. Pada sila ketiga Pancasila terkandung makna persatuan. Dalam hal ini guru wajib membiasakan anak untuk hidup rukun. Dengan cara mengajak teman bermain bersama tanpa membedakan status sosial. Jangan lupa pula untuk mengajarkan anak tentang kebersamaan. Misalnya sesekali mengajak anak dan teman-temannya makan kue bersama di halaman sekolah. Selain membuat anak-anak senang, hal ini juga memberi pelajaran tentang makna penting dari kebersamaan.

Keempat, memberikan kesempatan pada anak untuk memilih sesuai keinginannya. Musyawarah untuk mufakat menjadi makna sila keempat Pancasila. Tugas kita sebagai guru adalah memberikan kebebasan atau kesempatan menentukan keinginannya. Salah satu cara sederhana misalnya menanyakan kepada anak tentang menu makanan. Anak tentu akan memberikan beberapa argumen tentang makanan apa yang mereka inginkan.

Baca juga:  Penerapan Frame Work TPACK Dalam Pembelajaran Daring IPA Masa Corona

Kelima, berbagi dengan teman. Keadilan menjadi makna penting dalam sila kelima Pancasila. Guru dapat menbiasakan anak didik untuk berbagi dengan orang lain. Contoh sederhana berbagi mainan atau makanan dengan teman. Mengingat anak untuk bersikap adil terhadap semua teman, tidak membedakan teman, senantiasa untuk mau bermain bersama dengan semua teman menjadikan anak kita terbiasa untuk hidup adil dalam segala hal. Seperti itulah pembelajaran tentang pengamalan Pancasila yang masuk pada muatan pelajaran PPKn dalam tematik.

Demikian Pembelajaran tentang pengamalan Pancasila di SDN Kalisaleh, yang kita tempati sekarang ini. Anak menjadi lebih bersemangat dan bertingkah laku sangat terpuji. Karena perilaku yang di terapkan sesuai dengan Pancasila. Dengan menanamkan Pancasila kepada anak didik dalam kehidupan sehari hari maka anak akan menjadi lebih baik. Semoga kehidupan seperti itu diterapkan juga di lingkungan keluarga dan masyarakat. (ag1/zal)

Guru SDN Kalisaleh, Pemalang.

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya