alexametrics

Make A Match Tingkatkan Minat Belajar Proklamasi Kemerdekaan

Oleh : Nurjuangsih, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang system Pendidikan Nasional pasal 3 menjelaskan Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam mencapai tujuan Pendidikan nasional tersebut. Pembelajaran dapat dipandang sebagai upaya untuk memfasilitasi peserta didik dalam membangun pemahamannya tentang pengetahuan tertentu. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat merupakan salah satu factor berhasilnya pelaksanaan pembelajaran di kelas, sehingga guru perlu memperhatikan metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi peserta didik.

Mata Pelajaran IPS terutama pada KD 3.4” Memahami makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan dan upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan yang sejahtera” merupakan mata pelajaran yang dianggap tidak terlalu sulit, tetapi kenyataannya berdasarkan hasil nilai ulangan Harian nilai mata pelajaran IPS masuk kategori rendah dengan terlihatnya hasil ulangannya hanya 10 anak yang tuntas dengan jumlah murid 22 anak atau hanya 45% dari jumlah siswa kelas VI SDN 02 Widuri Tahun Pelajaran 2020/2021. Hasil pembelajaran IPS ini tidak tercapai karena pembelajaran yang dilakukan menggunkan metode yang kurang tepat.

Baca juga:  Project Based Learning Mudahkan Siswa Pahami Permasalahan Sosial

Menurut Muhamad Numan Somantri (2001:92) menyatakan bahwa Pendidikan IPS di sekolah (dasar dan menengah) merupakan pengintegrasikan dari berbagai disiplin ilmu sosial dan humaniora, serta kegiatan dasar manusia yang terorganisasikan, disajikan secara ilmiah dan pedagogis untuk tujuan pendidikan. Trianto (2010:171) mengemukakan IPS merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu-ilmu sosial. Sapriya (2009:20) menyampaikan bahwa materi IPS untuk jenjang sekolah tersebut lebih mementingkan dimensi pedagogik maupun psikologis serta karakteristik kemampuan siswa itu sendiri.

Minat dapat didefinisikan dengan kecenderungan untuk melakukan respon dengan cara tertentu disekitarnya. Minat dapat diartikan sebagai suatu kondisi yang terjadi apabila seseorang melihat ciri-ciri atau arti sementara situasi yang dihubungkan dengan keinginan-keinginan atau kebutuhan-kebutuhannya sendiri. Menurut Sutikno (2009:17), menyatakan bahwa minat merupakan suatu rasa lebih suka dan rasa keterkaitan pada suatu hal atau aktivitas tanpa adanya yang menyuruh, minat selalu diikuti dengan perasaan senang yang akhirnya memperoleh kepuasan. Untuk meningkatkan minat belajar siswa guru dituntut untuk berinovasi dalam pembelajaran dan menggunakan metode yang tepat. Salah satu metode yang digunakan dalam pembelajaran ini penulIs menggunakan metode Make A Match. Model Pembelajaran Make A Match ialah model pembelajaran secara berkelompok yang mengajak siswa untuk memahami konsep dan topik pembelajaran dalam situasi yang mengasyikkan melaui media kartu jawaban dan kartu pertanyaan. Dalam pelaksanaannya, model ini memiliki Batasan waktu maksimum yang sudah ditentukan sebelumnya. Menurut Shoimin (2014:99) Make A Match

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar dengan Pendekatan SAVI dan Tutor Sebaya

ialah model pembelajaran yang menggunakan kartu jawaban dan kartu soal dimana dalam pengaplikasiannya tiap siswa mencari pasangan kartu yang berisi soal maupun jawaban dari materi belajar tertentu. Adapun langkah-langkahnya model pembelajaran Make A Match harus dilakukan secara urut dan sistematis yang diawali dengan persiapan, membagikan kartu soal dan jawaban, mencari pasangan kartu, mencocokkan pasangan kartu, memberikan pengahargaan dan menyimpulkan materi pembelajaran.

Setelah melihat hasil pembelajaran model Make A Match terlihat ketertarikan peserta didik dalam pembelajaran IPS dari jumlah 22 anak yang dibuat 4 kelompok, mereka terlihat sangat senang dan sangat antusias. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Make A Match sangat menyenangkan dalam menyampaikan materi IPS. (pg2/zal)

Baca juga:  Efektivitas Media Teleprompter dalam Pembelajaran Membacakan Teks Report

Guru SDN 02 Widuri, Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya