alexametrics

Tingkatkan Hasil Belajar Materi Gaya dengan Model SAVI

Oleh : Roudlotul Khusna S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, ILMU Pengetahuan Alam (IPA) memiliki keunikan dalam aspek pembelajarannya. Misalnya pemahaman konsep yang berkaitan dengan aktivitas dan lingkungan. Pembelajaran IPA menurut Cahyo N (2013) bertujuan membekali peserta didik seperangkat pengetahuan (pemahaman konsep), kemampuan, dan keterampilan menggunakan IPA, kemampuan intelektual (keterampilan berpikir), kematangan emosional, dan kematangan sosial agar dapat memahami lingkungan sekitar dan sebagai bekal melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Salah satu materi yang dipelajari oleh siswa kelas IV pada KD 3.7 adalah Gaya. Materi ini mencakup tentang mengidentifikasi macam-macam gaya. Antara lain, gaya otot, gaya listrik, gaya magnet, gaya gravitasi, dan gaya gesekan. Mendemonstrasikan manfaat gaya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya gaya otot, gaya listrik, gaya magnet, gaya gravitasi, dan gaya gesekan.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar IPA dengan Metode Outdoor Study

Kegiatan pembelajaran IPA di kelas V SDN 02 Sembung Jambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, masih belum maksimal. Metode pembelajaran masih searah. Peserta didik terfokus pada penyampaian guru dan buku pelajaran. Akibatnya, peserta didik merasa bosan yang berakibat pemahaman dan penguasaan materi peserta didik lemah. Akibatnya nilai dari penilaian harian masih banyak yang belum tuntas. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis menerapkan model pembelajaran yang menarik, yakni SAVI.

Menurut Dave Meier (2012) model pembelajaran Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) adalah pembelajaran yang memanfaatkan dan melibatkan tubuh. Somatic berasal dari bahasa Yunani yaitu soma yang berarti tubuh. Jika dikaitkan dengan belajar, maka dapat diartikan belajar dengan indera peraba, kinestetik, praktis melibatkan fisik dan menggunakan serta mengerakkan tubuh ketika belajar atau bergerak dan berbuat. Adapun langkah-langkah model pembelajaran SAVI memiliki empat tahap yaitu, pertama, persiapan. Tujuan tahap persiapan adalah menumbuhkan minat dan motivasi para siswa dengan cara memberi mereka rangsangan positif mengenai pengalaman belajar yang akan datang, dan menempatkan mereka dalam situasi optimal untuk belajar. Kedua, penyampaian tujuan pembelajaran.

Baca juga:  Tumbuhkan Semangat Belajar IPS dengan TGT

Tahapan ini adalah penyampaian tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran, serta penyampaian materi IPA yang tertera pada KD 3.7 tentang Gaya. Kegiatan pembelajaran ini harus disajikan dengan cara yang menarik, menyenangkan, relevan, melibatkan pancaindera, dan cocok semua gaya belajar. Ketiga, pelatihan. Tujuan tahap ini adalah membantu siswa mengintegrasikan dan menyerap pengetahuan dan keterampilan baru dengan berbagai cara. Keempat, unjuk kerja. Tujuan tahap ini, membentuk karakter siswa aktif dan berani dalam menyampaikan hasil pekerjaan mereka. Siswa mampu menerapkan dan memperluas pengetahuan atau keterampilan untuk mengungkapkan pendapat tentang hasil kerja yang telah diselesaikan, sehingga hasil belajar akan melekat dan dapat meningkat.

Dari hasil pembelajaran IPA kelas IV pada KD 3.7 materi Gaya di SDN 02 Sembungjambu dengan metode SAVI, hasilnya ada peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar tersebut ditunjukkan dengan hasil perhitungan persentase rata-rata nilai kelas dalam penilaian harian yang mencapai angka ketuntasan hingga 88,5 persen. (gb1/ida)

Baca juga:  Menulis Surat Pribadi Asyik dengan Model Examples Non Examples

Guru SDN 02 Sembungjambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya