alexametrics

Picture and Picture Atasi Kesulitan Identifikasi Alat

Oleh : M Wasit Abdul Aziz, SP

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran pada sekolah menengah kejuruan akan lebih banyak praktiknya dibandingkan teori. Lulusan SMK diharapkan punya keterampilan yang memadai di bidangnya sehingga siap untuk bekerja. Proses pembelajaran akan lebih berhasil apabila langsung melakukan praktik di lapangan.

Kegiatan praktik akan meningkatkan daya ingat siswa terhadap materi dibandingkan hanya mendengar atau melihat. Kendala yang dihadapi di antaranya pada saat siswa melakukan praktik, beberapa alat praktik yang digunakan belum mereka kenal.

Suprijono (dalam Huda 2014: 236) mengemukakan picture and picture merupakan strategi pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media pembelajaran. Strategi ini mirip dengan example non-example, dimana gambar yang diberikan pada siswa harus dipasangkan atau diurutkan secara logis. Gambar-gambar ini menjadi perangkat utama dalam proses pembelajaran.

Guru menggunakan alat bantu atau media gambar untuk mengenalkan berbagai jenis peralatan baru atau menfasilitasi siswa untuk aktif belajar. Dengan menggunakan alat peraga gambar-gambar berbagai jenis alat mesin pertanian siswa akan lebih mengenal kompetensi dasar identifikasi alat dan mesin pertanian.

Baca juga:  Belajar Penerapan Rangkaian Elektronika, Menyenangkan di Rumah Belajar dengan Metode WBL

Kemajuan teknologi terutama di bidang pertanian membuat bermunculan alat dan mesin pertanian yang semakin maju dan bervariasi. Siswa sering mengalami kesulitan dalam proses identifikasi alat dan mesin pertanian. Kemampuan sekolah dalam melengkapi sarana prasarana sangat terbatas. Sekolah tidak mampu menyediakan semua alat mesin pertanian yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Sedangkan Siswa dituntut untuk bisa mengenal jenis alat dan mesin pertanian secara luas.

Kegiatan pembelajaran identifikasi alat dan mesin pertanian yang penulis terapkan di SMK Negeri 1 Ngablak adalah menggunakan gambar alat dan mesin pertanian. Gambar jenis-jenis alat dan mesin pertanian kita cetak warna satu-satu tanpa identitas. Kemudian nama alat dan mesin pertanian yang sesuai dengan gambar juga kita cetak satu-satu. Gambar alat mesin dan identitas alat tersebut kita tempelkan pada kertas karton yang tebal sehingga tidak mudah rusak atau sobek.

Baca juga:  Melatih Gerak Dasar Lompat dengan Permainan Engklek

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Dalam satu kelompok siswa mendapat gambar alat mesin pertanian dan identitas alat yang sesuai dengan gambar yang ada pada kelompok tersebut.

Masing-masing kelompok bermusyawarah untuk menyatukan persepsi menyatukan antara gambar dengan identitas alat yang dipasangkan. Setelah selesai masing-masing kelompok mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Kelompok yang lain sambil mencermati apakah yang dipresentasikan itu sudah benar atau belum. Kalau belum benar bisa memberikan penjelasan.

Setelah semua kelompok mempresentasikan diskusinya guru memberikan kesimpulan dari hasil diskusi yang barusaja dilaksanakan.

Pembelajaran ini sangat menarik, siswa lebih aktif. Siswa sangat terbantu dalam mengidentifikasi alat dan mesin pertanian. Sekolah belum mampu menyediakan semua alat dan mesin pertanian yang dapat digunakan untuk praktik identifikasi alat dan mesin pertanian.

Baca juga:  ACT Mudahkan Siswa Merangkai Gagasan Menjadi Artikel

Siswa akan lebih mudah menghafal alat-alat mesin pertanian karena mereka tidak hanya mendengarkan tetapi mereka mengidentifikasi secara langsung jenis alat dan mesin pertanian. Kegiatan pembelajaran identifikasi jenis alat dan mesin sebelumnya siswa hanya mendengar atau menulis.

Model pembelajaran picture and picture sangat tepat digunakan pada materi mengidentifikasi alat dan mesin pertanian. Siswa akan lebih mudah untuk mengenal alat dan mesin pertanian terutama alat mesin yang belum tersedia di sekolah. (pm1/lis)

Guru Produktif Pertanian SMKN 1 Ngablak, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya