alexametrics

Gallery Walk Tingkatkan Aktivitas Siswa Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan

Oleh : Rubiyati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar (SD) merupakan konsep yang masih terpadu. Belum dipisahkan secara tersendiri menjadi mata pelajaran kimia, biologi, dan fisika. Tujuan pembelajaran IPA di SD adalah membekali siswa untuk mengembangkan rasa ingin tahu, pengetahuan, ketrampilan proses, serta kesadaran menghargai ciptaan Tuhan dan melestarikan alam sekitar. Kenyataan hasil akhir siswa banyak di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal tersebut terjadi karena guru dalam pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah. Di kelas VI SD Negeri Jrakahpayung, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, pada materi perkembangbiakan hewan dan tumbuhan banyak siswa yang nilainya di bawah KKM. Melihat kondisi seperti itu membuat guru mencari solusi bagaimana agar pembelajaran menarik dan menyenangkan, semua siswa aktif mengikuti pembelajaran dan materi pelajaran terserap dengan baik.

Baca juga:  Pembiasaan dan Pelatihan Dalam Pendidikan Karakter

Berdasarkan permasalahan di atas perlu adanya model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas siswa selama pembelajaran. Dalam hal ini model pembelajaran gallery walk merupakan teknik diskusi yang membuat siswa keluar dari tempat duduk dan aktif dalam mengumpulkan konsep, menulis, dan berbicara di depan kelas, (Francek 2006) (Widiarti dkk, 2013:11).

Gallery adalah kegiatan untuk memperkenalkan produk, karya atau gagasan kepada khalayak ramai. Walk artinya melangkah atau berjalan. Menurut Sibermen (2009: 264) menyebutkan gallery walk (pameran berjalan) merupakan suatu cara untuk menilai dan menanyakan apa yang telah siswa pelajari.

Model gallery walk menuntut siswa membuat daftar, baik berupa gambar maupun skema. Setiap kelompok menilai hasil kelompok lain yang digalerikan. Kemudian dipertanyakan pada saat diskusi. Adapun langkah-langkah model pembelajaran gallery walk (Tim Teaching, 2011 : 1) siswa berkelompok yang beranggotakan antara 2-4 orang. Setiap kelompok mendapat kertas plano, menentukan topik/tema pembelajaran, siswa berdiskusi dalam kelompok. Hasil kerja kelompok ditempel dinding, masing-masing kelompok berputar mengamati hasil kerja kelompok lain. Salah satu wakil kelompok menjawab setiap ada pertanyaan dari kelompok lain.

Baca juga:  Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu NKRI

Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang terbaik dan memotivasi semua siswa, kemudian siswa dan guru menyimpulkan hasil diskusi. Model gallery walk digunakan dalam materi perkembangbiakan hewan dan tumbuhan yang berhubungan dengan gambar.

Pada akhir pembelajaran dengan model gallery walk materi perkembangbiakan hewan dan tumbuhan adanya peningkatan aktivitas siswa dibandingkan pembelajaran sebelumnya. Setiap siswa berani memajang hasil karyanya di dinding, setiap siswa sudah berani tanya jawab kepada teman pada waktu diskusi maupun pada waktu pembelajaran klasikal. Suasana kelas menjadi riang, karena semua anak terlihat senang. Dengan keaktifannya itu semua siswa siap menerima pelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar. Setelah guru kelas VI SD Negeri Jrakahpayung, Kecamatan Tulis Kabupaten Batang memberikan pembelajaran model gallery walk. Ternyata semua siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan dari guru. Pada akhir pembelajaran, semua siswa mampu menyelesaikan tugas, evaluasi secara individu dengan nilai sebagian besar nilai di atas KKM. (ag1/lis)

Baca juga:  Metode Demonstrasi Memudahkan Kemampuan Wudhu

Guru SD Negeri Jrakahpayung,Kecamatan Tulis Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya