alexametrics

Mudah Menulis Narrative Text dengan Media Picture and Picture

Oleh : Yani Wulandari, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menulis adalah salah satu keterampilan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Ketrampilan menulis ini harus dikuasai oleh peserta didik. Menurut Djago Tarigan dalam Elina Syarif, Zulkarnaini, Sumarno (2009:5) menulis adalah mengekspresikan secara tertulis gagasan, ide, pendapat atau pikiran dan perasaan. Berdasarkan pernyataan di atas bahwa dalam menulis, peserta didik harus memiliki ide-ide atau pendapat yang akan diungkapkan atau diekspresikan dalam tulisannya.

Namun kenyataannya dalam pembelajaran menulis text narrative di SMP Negeri 2 Tirto masih belum optimal. Hal ini disebabkan karena peserta didik merasa takut karena ada beberapa kendala seperti peserta didik merasa sulit untuk mengungkapkan ide-ide dalam menulis teks, rendahnya kosakata atau perbendaharaan kata yang dimiliki peserta didik. Akhirnya, muncul rasa malas dari mereka untuk belajar menulis. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada nilai siswa. Bahkan nilai yang diperoleh siswa dalam pembelajaran menulis teks masih di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 70.

Baca juga:  Peran Orangtua Menunjang Keberhasilan PJJ Matematika

Proses belajar mengajar dikatakan berhasil jika tujuan belajar sudah tercapai. Untuk mencapai tujuan belajar guru harus menemukan metode atau cara, strategi dan media pembelajaran. Menurut Azhar (2011) bahwa media pembelajaran adalah alat bantu pada proses belajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Apabila menggunakan alat bantu atau media gambar, diharapkan peserta didik mampu mengikuti pelajaran dengan fokus yang baik dan dalam kondisi yang menyenangkan. Oleh karena itu guru menggunakan media pembelajaran picture and picture dalam pembelajaran menulis.

Media picture and picture adalah salah satu media pembelajaran yang tepat dalam mengajar menulis narrative text. Narrative text adalah suatu jenis teks berupa cerita khayalan, kisah nyata yang direkayasa atau dongeng yang memiliki rangkaian peristiwa kronologis yang saling terhubung. Dalam menerapkan media picture and picture guru menggunakan gambar agar materi narrative text mudah dipahami anak.

Baca juga:  Pembelajaran Alquran melalui Jaringan Internet

Adapun Langkah-langkah dalam pembelajaran menulis text narrative dengan menggunakan picture and picture sebagai berikut: Pertama, guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Kedua, guru menjelaskan materi lebih mendalam seperti langkah-langkah menulis narrative text. Ketiga, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, Selanjutnya, guru membagikan beberapa gambar yang masih acak, kemudian guru meminta siswa untuk mengurutkan gambar acak tersebut menjadi sebuah urutan gambar yang benar dan logis. Beberapa siswa bertanya kepada guru tentang cara atau sistematika pengurutan gambar. Guru menjawab bahwa gambar yang masih acak harus diurutkan di atas meja masing- masing. Siswa terlihat lebih semangat dan mengikuti pelajaran dengan fokus. Guru kemudian menyuruh siswa menjelaskan alasan urutan gambar, kemudian siswa diminta membuat narrative text berdasarkan urutan gambar tersebut. Guru menyuruh siswa memperbaiki hasil pekerjaan siswa. Setelah siswa memperbaiki hasil pekerjaannya, guru meminta siswa menunjukan hasil narrative text. Guru kemudian menyuruh siswa membacakan hasil diskusi dan siswa yang lain menanggapinya. Proses diskusi berjalan dengan penuh semangat, terakhir guru menyuruh siswa untuk mengumpulkan hasil tulisannya narrative text.

Baca juga:  Pembelajaran Praktikum IPA di Masa Pandemi

Dengan menggunakan alat bantu atau media pembelajaran picture and picture di SMP Negeri 2 Tirto, peserta didik lebih antusias karena mudah untuk memahami materi narrative text dan lebih tertarik karena menggunakan gambar yang berwarna, peserta didik lebih antusias saat diskusi pembelajaran berlangsung. (pg2/ton)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Tirto Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya