alexametrics

Media Gambar dan Video Pembelajaran Tingkatkan Hasil Belajar Kebugaran Jasmani

Oleh : Muchamad Isnani, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang direncanakan secara sistematik. Bertujuan meningkatkan individu secara organik, neuromuscular, perceptual, kognitif, sosial dan emosional (Depdiknas, 2006).

Proses pembelajaran PJOK yang sejatinya adalah lebih banyak bergerak menjadi sulit untuk dilaksanakan karena tidak adanya interaksi secara langsung. Lantaran pandemi Covid-19. Tugas gerak yang biasanya dilakukan pada saat proses pembelajaran, sekarang hanya diberikan melalui tugas yang disampaikan lewat media online seperti Whatsapp, Google Classroom, dan platform belajar lainnya.

Maka perlu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemi ini. Salah satunya dengan penerapan media pembelajaran. Seperti media gambar, dan media pembelajaran berbasis video.

Menurut Hadi (2017) video pembelajaran merupakan salah satu media yang memiliki unsur audio (suara) dan visual gerak (gambar bergerak). Sebagai media pembelajaran, video berperan sebagai pengantar informasi dari guru kepada siswa. Kemudahan untuk mengulang video (replay) dan cara menyajikan informasi secara terstruktur menjadikan video termasuk salah satu media yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami sebuah konsep.

Baca juga:  Aplikasi Jamboard untuk Pembelajaran Vocabulary Daring Sinkron Siswa Kelas X SMA

Video pembelajaran harus memiliki unsur audio dan visual. Pemateri tidak hanya memberikan gambaran visual yang gambar bergerak saja tetapi juga harus bisa membuat suara yang menarik dan mengajak siswa memahami konsep dari sesuatu yang dipelajarinya.

Selain itu video juga dinilai menyenangkan serta tidak membuat siswa merasa bosan dalam pembelajaran, sehingga meningkatkan motivasi belajar siswa (Hadi, 2017). Dengan video, proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Untuk membuat media gambar dan video dalam pembelajaran tidak terlalu sulit, yang penting ada kemauan dan semangat untuk berkarya. Solusi efektif yang dapat dilakukan adalah mengembangkan media gambar dan video dalam pembelajaran interaktif sebagai bagian dari media pembelajaran dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.

Baca juga:  Film Pendek Sains sebagai Sumber Literasi yang Menyenangkan

Peningkatan hasil belajar ini sejalan dengan yang dikemukakan Azhar (2011). Bahwa media pembelajaran adalah alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun di luar kelas. Lebih lanjut dijelaskan media pembelajaran adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi intruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Arti media pembelajaran menurut Rayanda Asyar (2012) dapat dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari sumber secara terencana. Sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif.

Dengan menggunakan media pembelajaran, proses belajar menjadi efektif dan efisien. Selain itu siswa menjadi terangsang untuk terus mengikuti pembelajaran. Melalui gambar dan video, siswa dapat menganalisis cara untuk menampilkan keterampilan dengan baik sesuai poin-poin yang diajarkan melalui penayangan gambar dan video. Sehingga siswa akan lebih mudah untuk mempelajari materi yang diberikan.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar Substansi Genetik melalui STAD dan Animasi

Terbukti hasil dari penggunaan media pembelajaran berbasis gambar dan video pembelajaran pada peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Grabag Kabupaten Magelang, dapat menjadikan peserta didik lebih tertarik untuk aktif bergerak dalam mengikuti pembelajaran. Sehingga meningkatkan kesehatan tubuh, menjadikan proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan.

Pada kenyataannya dapat mengatasi masalah terbatasnya sarana dan prasarana olahraga yang dimiliki sekolah. Paling penting media pembelajaran berbasis gambar dan video pembelajaran terbukti dapat meningkatkan hasil belajar kebugaran jasmani. (pm1/lis)

Guru Penjasorkes SMAN 2 Grabag, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya