alexametrics

Ancaman Kesehatan bagi Siswa selama PJJ

Oleh: Nurohmah, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Wabah Covid 19 mulai menyebar di Indonesia pada Maret 2020. Sejak saat itu pula pembelajaran tatap muka di sekolah ditiadakan. Menunggu sampai Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengizinkan kembali dan diganti dengan sistem online. Pembelajaran yang disampaikan kepada para siswa menggunakan berbagai macam media dalam jaringan. Sehingga anak tidak melakukan aktivitas pembelajaran yang membutuhkan banyak gerakan. Padahal seharusnya anak harus tetap aktif bergerak ataupun berolahraga agar terhindar dari gangguan kesehatan yang mungkin terjadi.

Adapun gangguan kesehatan yang mungkin terjadi pada siswa diantaranya adalah obesitas, hipertensi, gangguan jantung, diabetes mellitus juga gangguan kadar lemak darah yang berkaitan dengan inaktivitas tubuh. Obesitas pada anak terjadi ketika berat badan mereka jauh melebihi berat normal berdasarkan tinggi badan. Kondisi ini berbahaya karena membuat mereka berisiko tinggi mengidap penyakit kronis dan mengalami stres.

Baca juga:  Belajar Dari Rumah Asyik dengan Quizizz

Faktor pemicu obesitas diantaranya adalah pola makan yang tidak diikuti dengan aktif bergerak.mengkonsumsi makanan yang kaya kandungan lemak jenuh dan gula (seperti es krim, coklat, dan permen), kelompok makanan cepat saji seperti (seperti fast food), serta minuman ringan. Anak yang berada di rumah tanpa kegiatan cenderung memiliki pola makan yang tidak sehat. Tentu saja hal ini sangat rentan untuk memicu obesitas pada anak.

Penyebab hipertensi pada anak dapat terjadi diantaranya karena terlalu banyak makan. Terutama makanan yang mengandung banyak gula sehingga menjadi salah satu penyebab over weight (kelebihan berat badan) yang kemudian menjadi pemicu hipertensi. Selain itu hipertensi juga mudah dialami oleh anak-anak yang kurang aktif bergerak dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk diam seperti bermain games atau menonton tv.

Oleh karena itu, anak-anak hendaknya tetap berkegiatan meskipun di dalam rumah Spesialis kedokteran olahraga, dr Michael Triangto mengatakan, salah satu cara menjaga kesehatan, kebugaran dan menghilangkan rasa bosan akibat tinggal di rumah adalah dengan kegiatan yang berkualitas. Pemecahan masalahnya adalah dengan melakukan berolahraga bersama dengan anak. “Hal itu bahkan bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan yang ada di sekeliling ruangan seperti dinding, lantai, sofa, ranjang, meja sehingga anjuran pemerintah untuk tetap tinggal di rumah dapat dipatuhi,” kata dr Michael Triangto dalam keterangan persnya, Rabu (6/5/2020).

Baca juga:  Supervisi PJJ, Tugas Penting Masa Pandemi Covid-19

Berbagai manfaat olahraga bagi anak di masa pandemi di antaranya adalah anak menjadi lebih sehat. Dengan berolahraga, anak menjadi lebih ceria sesuai dengan instruksi presiden dalam Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Di samping itu, Indonesia selama ini juga banyak melahirkan bibit-bibit atlet muda Indonesia yang berpotensi.

Manfaat yang lain adalah dapat membentuk karakter anak Psikolog Anak Vera Itabiliana juga menjelaskan manfaat berolahraga sejak dini sebagai dasar pembentukan karakter anak. Melalui olahraga, anak dapat belajar untuk disiplin, pantang menyerah, percayadiri, dan berjiwa sportif. Manfaat selanjutnya adalah membuat anak lebih ceria dan bersemangat. Di samping itu, olahraga juga bermanfaat untuk melatih konsentrasi, dan anak menjadi lebih bahagia dan bersemangat dalam memperoleh prestasi di sekolah. Oleh karenaitu, dibutuhkan peran orang tua untuk menyeimbangkan antara pengembangan anak di bidang akademis dan non-akademis seperti olahraga.

Baca juga:  70 Siswa di Semarang Positif Covid-19, Tersebar di 29 Sekolah

Oleh karena alasan-alasan tersebut di atas maka alangkah baiknya bagi orang tua dan guru untuk tetap menyemangati para siswanya untuk tetap beraktivitas ataupun berolahraga meskipun berada di dalam rumah selama masa pandemic covid 19 ini berlangsung. Sehingga para siswa dapat terhindar dari bahaya-bahaya dari dampak belajar di rumah dan tetap mendapatkan manfaat dari olahraga yang dikerjakannya. (gb1/ton)

Guru PJOK SDN Sawangan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya