alexametrics

Tingkatkan Hasil Belajar Statistika dengan Model Team Games Tournament

Oleh : Lilis Juni Supriyati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ilmu yang mempelajari tentang besaran, struktur, bangun ruang, dan perubahan-perubahan yang ada pada suatu bilangan adalah matematika. Matematika juga merupakan hal yang penting karena di dalamnya menerangkan perhitungan, penalaran, keaktifan berpikir, dan pemahaman-pemahaman teorema sebagai dasar mata pelajaran eksak lainnya. Sayangnya, pembawaan pelajaran matematika biasanya dianggap tidak menarik. Hal itu sesuai dengan pendapat Larasati (2004: 4). Sampai saat ini pembelajaran yang dikembangkan guru matematika adalah metode pembelajaran konvensional yang lebih banyak mengandalkan ceramah. Guru lebih memfokuskan diri dalam upaya pemindahan pengetahuan ke dalam diri siswa tanpa memperhatikan bila siswa mempunyai bekal kemampuan dan pengetahuan yang tidak sama.

Maka motivasi dan minat belajar siswa harus ditingkatkan. Motivasi dan minat memiliki kaitan dengan perhatian yang siswa berikan terhadap materi yang diajarkan. Motivasi adalah proses psikologis yang dapat menjelaskan perilaku seseorang. Perilaku seseorang dirancang untuk mencapai tujuan.

Baca juga:  Belajar Rumus-rumus Trigonometri dengan Melana

Motivasi merupakan kekuatan yang mendorong seseorang melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan. Kekuatan-kekuatan ini pada dasarnya dirancang adanya berbagai macam kebutuhan, seperti keinginan yang hendak dicapai, tingkah laku, tujuan, umpan balik (Uno, 2008:5).

Gintings (2010:86) menyatakan motivasi adalah sesuatu yang mendorong siswa untuk belajar atau menguasai materi pelajaran yang diikutinya, sehingga motivasi menjadi sangat penting agar mereka sebagai siswa memiliki semangat dan kemauan untuk mempelajari materi pelajaran yang diikutinya.

Solusi tindakan pembelajaran kelas agar hasil belajar siswa menjadi naik adalah dengan memanfaatkan model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan materi.

Maka diterapkanlah model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). TGT merupakan salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang dikembangkan Slavin (Nurdyansyah & Fahyuni, (2016: 65) untuk membantu siswa mereview dan menguasai materi pembelajaran.

Dengan model pembelajaran TGT, siswa mempelajari materi di ruang kelas. Setiap siswa ditempatkan dalam satu kelompok yang terdiri dari 4- 5 orang yang memiliki tingkat motivasi dan minat belajar yang rendah, sedang, dan tinggi. Dengan menggunakan pembelajaran TGT, setiap anggota kelompok mempelajari materi bersama anggota- anggotanya. Kemudian diuji secara individual melalui game akademik dalam bentuk tournament dengan kelompok lainnya. Nilai yang mereka peroleh dari game tersebut akan menentukan skor per kelompok.

Baca juga:  Belajar Hewan Halal dan Haram Lebih Asyik dengan Metode Card Sort

Teknik pembelajaran TGT yang diterapkan di SMP Negeri 1 Sragi sama seperti yang dikemukaan oleh Shoimin (2014: 203) memiliki lima komponen utama. Yaitu pertama penyajian kelas. Saat proses pembelajaran berlangsung, peneliti menyampaikan materi dengan pengajaran langsung, seperti ceramah atau diskusi yang dipimpinnya. Para siswa harus memperhatikan dan memahami materi yang diberikan. Karena akan membantu bekerja lebih baik pada saat kerja kelompok maupun permainan. Kedua, kelompok. Di dalam pelaksanaan model pembelajaran TGT, akan dibentuk beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari empat sampai lima orang yang berfungsi agar lebih mendalami materi bersama beberapa teman. Di dalam kelompok akan ditentukan orang pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.

Baca juga:  Belajar Kosakata Bahasa Inggris melalui Game Online

Ketiga game. Game (permainan) terdiri atas pertanyaan yang dirancang peneliti untuk mengetahui pengetahuan yang didapat siswa dari penyajian kelas dan belajar kelompok. Game berisi pertanyaan-pertanyaan sederhana yang bernomor. Dan setiap nomor dikerjakan oleh satu orang saja per kelompok secara bergantian. Itulah fungsinya penunjukan orang pertama, kedua, dan seterusnya. Keempat tournament. Saat memulai tournament, setiap siswa dengan nama orang pertama, kedua, dan seterusnya mengerjakan pertanyaan dengan nomor yang sama di depan kelas secara bersamaan. Pada tournament ini diberi batasan waktu per soal. Kelima penghargaan kelompok. Penghargaan kelompok diberikan ketika guru mengumumkan kelompok pemenang dan diberi hadiah. (ag1/lis)

Guru Matematika SMPN 1 Sragi, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya