alexametrics

Group Investigation Tingkatkan Aktivitas Belajar IPA Kelas 6

Oleh : Prihatin, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran merupakan salah satu bagian proses pendidikan dengan guru sebagai pemegang peranan utama. Proses pembelajaran mengandung serangkaian perbuatan antara guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan pendidikan.

Hubungan timbal balik antara siswa dengan guru merupakan syarat utama berlangsungnya proses pembelajaran. Salah satu tujuan dari proses pembelajaran adalah perubahan tingkah laku yang meliputi perubahan pengetahuan, sikap, maupun perilaku.

Salah satu metode pembelajaran yang melibatkan peran serta peserta didik adalah metode pembelajaran kooperatif. Salah satunya yaitu metode pembelajaran kooperatif Group investigation (GI) yang lebih menitikberatkan pada proses belajar pada kelompok dan bukan mengerjakan sesuatu bersama kelompok.

Proses belajar dalam kelompok akan membentuk peserta didik menemukan dan membangun sendiri pemahaman mereka tentang materi pelajaran yang tidak dapat ditemui pada metode konvensional. Group investigation (GI) merupakan model pembelajaran kooperatif yang kompleks karena memadukan antara prinsip belajar kooperatif dengan pembelajaran yang berbasis konstruktivisme dan prinsip pembelajaran demokrasi. Keterlibatan siswa secara aktif dapat terlihat mulai dari tahap pertama sampai akhir pembelajaran akan memberi peluang siswa untuk lebih mempertajam gagasan.

Baca juga:  Memotivasi Guru untuk Meningkatkan Profesi di Masa Pandemi

Dalam pelajaran inilah kooperatif memainkan peranannya dalam memberi kebebasan kepada pembelajar untuk berfikir secara analitis, kritis, kreatif, reflektif dan produktif.

Kooperatif tipe Group investigation adalah metode pembelajaran yang melibatkan peserta didik sejak perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi.
Metode pembelajaran ini menuntut para peserta didik untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok (group process skills). Para peserta didik memilih topik yang ingin dipelajari, mengikuti investigasi mendalam terhadap berbagai subtopik yang telah dipilih, kemudian menyiapkan dan menyajikan dalam suatu laporan didepan kelas secara keseluruhan.

Group investigation merupakan suatu perencanaan serta pengorganisasian kelas secara umum di mana siswa bekerja dalam kelompok kecil menggunakan inkuiri kooperatif, diskusi kelompok, dan perencanaan kooperatif dan proyek. Guru membentuk kelompok siswa yang terdiri dari dua sampai enam anak. Langkah selanjutnya adalah membagi tugas-tugas menjadi tugas individu yang berbeda, dan melakukan kegiatan yang diperlukan untuk mempersiapkan laporan kelompok. Masing-masing kelompok kemudian mempresentasikan penemuannya di depan kelas.

Baca juga:  Meningkatkan Minat Baca melalui Gerakan Sepatu Kaca

Jadi model pembelajaran group investigation merupakan model pembelajaran yang sangat efektif digunakan untuk memperbaiki hasil belajar. Model ini mampu meningkatkan pemahaman siswa pada suatu konsep dan membuat siswa mengingatnya dalam waktu yang lebih lama yang juga menuju pada hasil belajar yang optimal. Pada tahap investigasi siswa sudah mulai mengumpulkan informasi, menganalisis data, maupun membuat kesimpulan terkait dengan permasalahan yang diselidiki.

Jika permasalahan yang diselidiki berhubungan dengan kehidupan nyata siswa, serta siswa mampu memecahkan permasalahan dan membuat kesimpulan dengan mengaitkan materi yang dipelajari dengan kehidupan nyatanya, maka pembelajaran akan bermakna bagi siswa. (pg2/lis)

Guru SDN 01 Ujunggede, Kec. Ampelgading, Kabupaten Pemalang

Baca juga:  Peluang (Pembelajaran Luar Ruang) Pencemaran Lingkungan di Awal PTM

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya