alexametrics

Metode Demonstrasi Efektif Tingkatkan Hasil Belajar Alquran

Oleh: Uun Ruslinah, S.Pd.I.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PROSES Pembelajaran atau Kegiatan Belajar mengajar tidaklah terlepas dari keberadaan guru. Sebagai pelaku dalam proses belajar mengajar, guru berperan dalam mengarahkan dan merancang proses pembelajaran. Namun demikian, seringkali dijumpai seorang guru yang berpengetahuan luas tetapi tidak berhasil dalam mengajar, hanya karena tidak menguasai metode mengajar. Itulah sebabnya, metode mengajar menjadi salah satu obyek bahasan yang penting dalam pendidikan (Dirjen Pembinaan PAI:2001:20).

Metode demonstrasi bukanlah sebuah metode baru dalam kegiatan pembelajaran. Metode ini telah ada sejak zaman Rasulullah SAW.

Salah satu bidang studi yang termasuk dalam pendidikan agama adalah PAI dan Budi Pekerti. Secara umum PAI dan Budi Pekerti merupakan salah satu bidang studi agama yang banyak membahas tentang hukum-hukum yang mengatur pola hubungan manusia dengan Allah, manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungannya. PAI dan Budi Pekerti diharapkan menjadi alat kontrol bagi siswa dalam mengarungi kehidupannya dan dengan materi Alquran aktivitas siswa tidak lepas dari norma-norma agama, dan yang merupakan hal pokok dari pemelajaran PAI dan Budi Pekerti adalah materi pengamalan Alquran yang merupakan hukum pokok ajaran Islam Itu Sendiri.

Baca juga:  Membuat Video Ungkapan Hope dan Congratulation dengan Handphone

Mengingat tuntutan materi yang banyak untuk dikuasai siswa, dan sedikitnya porsi Jam mengajar efektif, maka pemberian penekanan pada kemahiran siswa dalam membaca, mengartikan dan memahami makna Alquran seringkali kurang maksimal, terlebih pemilihan metode yang monoton yakni ceramah dan penugasan, di mana kurang adanya penekanan khusus pada materi Alquran ini. Hal ini tentu akan mempengaruhi Tinggi rendahnya hasil belajar siswa yang nantinya akan memberikan sumbangan dalam mencapai kesuksesan masa depan siswa.

Masalah hasil belajar siswa ini dijumpai di SMP Negeri 1 Sragi. Tidak dapat dipungkiri bahwa latar belakang pendidikan agama yang diterima siswa dapat mempengaruhi daya serap siswa, namun demikian, hal itu sekiranya seharunya mampu untuk diatasi dan menjadi penekanan tersendiri. dengan menggunakan metode yang bervariasi dan tidak monoton dalam hal ini penggunaan metode yang sering terabaikan adalah metode demonstrasi.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Menulis Procedure Text Berbantuan Guiding Template

Dalam praktiknya metode demonstrasi di SMP Negeri 1 Kesesi dilakukan oleh guru sendiri ataupun oleh siswa di depan kelas. Dalam masalah PAI, metode demonstrasi digunakan untuk menerangkan tentang penguasaan Ayat-Ayat Alquran, thaharah, haji dan sebagainya.

Metode demonstrasi sangat tepat digunakan jika bertujuan: 1)Memberikan keterampilan tertentu. Memudahkan berbagai jenis penjelasan, sebab penggunaan bahasa lebih banyak. Menghindari verbalisme. Membantu anak dalam memahami dengan jelas jalannya suatu proses dengan penuh perhatian, sebab lebih menarik.

Langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam memakai metode demonstrasi menurut Moejiono adalah: Persiapan pemakaian metode demonstrasi, meliputi: Mengkaji kesesuaian metode terhadap tujuan yang akan dicapai. Analisis kebutuhan peralatan untuk demonstrasi. Mencoba peralatan dan analisis kebutuhan waktu. Merancang garis-garis besar demonstrasi.

Pelaksanaan pemakaian metode demonstrasi, meliputi: Mempersiapkan peralatan dan bahan yang diperlukan untuk demonstrasi. Memberi pengantar demonstrasi untuk mempersiapkan para siswa mengikuti demonstrasi, berisikan penjelasan tentang prosedur dan intruksi keamanan demonstrasi. Memeragakan tindakan, proses atau prosedur yang disertai penjelasan, ilustrasi, dan pertayaan.

Baca juga:  Memahami Makna Proklamasi Kemerdekaan RI dengan Metode Sosiodrama

Tindakan lanjut pemakaian metode demonstrasi, meliputi: Diskusi tentang tindakan, proses atau prosedur yang baru saja didemonstrasikan. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencoba melakukan segala hal yang telah didemonstrasikan.

Metode Demonstrasi berjalan efektif dapat meningkatkan hasil belajar karena memperhatikan penyusun rumusan tujuan instruksional, agar dapat memberi motivasi yang kuat pada siswa untuk belaja. Mempertimbangkanlah baik-baik apakah pilihan tekhnik anda mampu menjamin tercapainya tujuan yang telah dirumuskan. Mengamati apakah jumlah siswa memberi kesempatan untuk suatu demonstrasi yang berhasil, bila tidak anda harus mengambil kebijaksanaan lain. Meneliti alat-alat dan bahan yang akan digunakan mengenai jumlah, kondisi dan tempatnya. (ag1/zal)

Guru SMPN 1 Sragi, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya