alexametrics

Covid-19 Memantik Ide Segar Menulis Puisi dalam Pembelajaran Daring

Oleh : Indah Setyorini S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, COVID-19 menyebar dan menginfeksi lebih dari sejuta orang di seluruh dunia. Kemunculan Covid-19 mulai terdeteksi pertama kali di China pada awal Desember 2019. Kala itu, sejumlah pasien berdatangan ke rumah sakit (RS) di Wuhan dengan gejala penyakit yang tak dikenal. Sejak Januari, Covid-19 jenis baru ini diumumkan dapat menular antarmanusia.

Sulitnya penanganan Covid-19, menjadikan banyak pemimpin negara menentukan langkah-langkah penghentian. Hal tersebut membuat beberapa negara memberlakukan lockdown. Di Indonesia diberlakukan PSBB untuk menekan penyebaran Covid-19. Dengan adanya PSBB, semua kegiatan di luar rumah dihentikan sampai pendemi Covid-19 ini mereda.

Menanggapi kondisi ini, beberapa pemerintah daerah memutuskan untuk menerapkan kebijakan metode pembelajaran dengan sistem daring (dalam jaringan) atau online. Hal ini sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Baca juga:  Pemanfaatan Video Tingkatkan Pemahaman Siswa saat PJJ

Membangun suasana menyenangkan bagi anak menjadi hal penting dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di saat pandemi Covid-19. Dengan cara itu, pembelajaran akan lebih efektif karena anak tak mudah bosan dan merasa mendapat banyak tekanan. Dengan belajar yang menyenangkan anak-anak kian termotivasi untuk belajar lebih maksimal.

Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) mengajak guru-guru Indonesia untuk mengambil peran dalam kampanye nasional membangun ketangguhan keluarga di tengah pandemi Covid-19 melalui pembelajaran menyenangkan. Membuat model dan strategi yang mampu membuat motivasi peserta didik akan semakin meningkat. Rancangan dan desain sederhana dengan memanfaatkan media yang ada sangat tepat dan sesuai diajarkan ke peserta didik.

Puisi adalah salah satu karya sastra yang digemari banyak orang. Kalimatnya yang sederhana tapi penuh makna membuat para pembacanya bebas berimajinasi dengan kata-kata tersebut. Menulis puisi merupakan hasil ungkapan dari perasaan penyair yang dituangkan melalui kata-kata/bahasa yang sengaja dipilih. Untuk itulah, diperlukan ide agar dapat tercipta sebuah puisi. Untuk mewujudkan ide menjadi sebuah puisi dibutuhkan keterampilan berbahasa karena bahasa merupakan media ekspresi.

Baca juga:  Peningkatan Pembelajaran Lompat Jauh melalui Pendekatan Bermain pada Sekolah Dasar

Menulis puisi dengan mengambil ide kemunculan Covid-19 yang meresahkan, maka penulis menerapkan metode ini dalam pembelajaran daring pada siswa kelas VIII SMPN 1 Gemuh semester 1. Peserta didik menulis puisi dengan tema dari keberadaan Covid-19. Tema dari hal sederhana yang terdapat di lingkungan sekitar, memudahkan peserta didik untuk membuat puisi. Tulisan tercipta sesuai dengan yang ada di benakya. Guru tidak membatasi tema. Mula-mula peserta didik menulis puisi sederhana, lama kelamaan fasih menuangkan ide-ide kreatif dalam pilihan diksi yang tepat. Informasi yang tersebar dimana-mana dan rasa kesal peserta didik tidak bisa ke sekolah, dan tidak bisa beraktivitas seperti biasa karena Covid-19 menambah kelihaian peserta didik membuat puisi. Dari nada sedih, merana, marah, dan sebagainya. Akhirnya tercipta puisi yang bagus. Hasil yang tercipta di-share peserta didik ke grup whatsapp untuk saling dikomentari tanpa memojokkan. Mereka berlomba-lomba menuangkan hasil terbaik. Kegiatan ini sangat menyenangkan bagi peserta didik. Mereka mampu menuangkan uneg-uneg di hati mereka lewat puisi. Puisi salah satu wujud penyaluran isi hati yang terpendam yang tercipta dalam alunan nada-nada yang indah. (pg2/ida)

Baca juga:  Pembelajaran Passing Bawah Bola Voli dengan Metode Tutor Sebaya

Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Gemuh, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya