alexametrics

Serunya Belajar Bilangan Bulat dan Pecahan dengan Course Review Horay

Oleh : Suprayit, S.Pd., M.A.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang “membosankan” bagi banyak peserta didik. Untuk mengubah persepsi peserta didik maka guru harus mampu menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga peserta didik merasa tertarik dengan materi yang dipelajari dan tidak merasa “bosan” lagi dengan matematika. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaaan desain pembelajaran oleh guru di awal tahun ajaran agar dapat digunakan sebagai acuan sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan sesuai target. Desain pembelajaran yang disusun oleh guru harus disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan.

Salah satu Kompetensi Dasar mata pelajaran Matematika yang disampaikan pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pageruyung adalah menjelaskan dan menentukan urutan pada bilangan bulat (positif dan negatif) dan pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) dengan Materi Pokok Bilangan Bulat dan Pecahan. Saat mempelajari materi ini, banyak peserta didik yang harus mengulang pembelajaran dan penilaian karena hasil belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).

Baca juga:  Belajar Tatanama Senyawa dengan Ionic Cards Berbantuan The More The Winner Game

Permainan (games) merupakan salah satu cara untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik. Setiap anak secara naluri senang bermain. Pada materi pokok Bilangan Bulat dan Pecahan, guru menerapkan metode pembelajaran Course Review Horay yang di dalamnya terjadi proses bermain. Metode pembelajaran Course Review Horay merupakan model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi meriah dan menyenangkan karena setiap siswa yang dapat menjawab benar maka siswa tersebut diwajibkan berteriak “hore!” atau yel-yel lainnya yang disukai (Budiyanto, 2016).

Metode pembelajaran Course Review Horay diterapkan pada proses penilaian, setelah materi selesai dipelajari peserta didik didampingi guru. Jika proses penilaian dilakukan melalui metode permainan, diharapkan peserta didik termotivasi untuk mempelajari materi dengan baik agar dapat ikut aktif dalam permainan.

Baca juga:  Belajar Ecoprint dengan Memanfaatkan Potensi Alam Sekitar

Pembelajaran dimulai dengan kegiatan pendahuluan, guru mengucapkan salam kemudian memeriksa kehadiran peserta didik. Setelah itu guru memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan dipelajari, diikuti dengan penyampaian tujuan pembelajaran. Langkah pertama pelaksanaan pembelajaran model Course Review Horay dimulai dengan pembagian kelompok yang beranggotakan 4-5 orang dengan komposisi yang berimbang. Kedua, untuk menguji pemahaman peserta didik diminta membuat kartu atau kotak sesuai dengan kebutuhan dan diisi dengan nomornya disebutkan guru. Ketiga, guru membacakan soal secara acak dan siswa menuliskan jawabannya didalam kartu atau kotak yang nomornya disebutkan guru. Keempat, setelah pembacaan soal dan jawaban siswa telah ditulis didalam kartu atau kotak, guru dan siswa mendiskusikan soal yang telah diberikan tadi. Kelima, bagi siswa yang benar, siswa memberi tanda check list (v) dan langsung berteriak horay atau menyanyikan yel-yelnya. Keenam, nilai siswa dihitung dari jawaban yang benar dan yang banyak berteriak horay.

Baca juga:  Tingkatkan Minat Belajar Siswa dengan Pendekatan Konstruktivisme

Saat kegiatan selesai dilakukan, guru menghitung kelompok yang memperoleh nilai tinggi atau yang banyak memperoleh horay. Kelompok tersebut akan mendapatkan reward atau penghargaan dari guru. Selanjutnya peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran dan melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan.

Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan diketahui bahwa peserta didik sangat termotivasi untuk mengikuti pembelajaran dengan metode Course Review Horay. Saat kegiatan berlangsung, peserta didik terlihat bersemangat mengerjakan soal yang diberikan. Meskipun beberapa peserta didik masih belum dapat menjawab soal dengan tepat, tetapi suasanya menyenangkan tetap tercipta. Berlomba, belajar dan bermain dalam waktu bersamaan. Matematika tak lagi “membosankan”. (lbs1/ton)

Guru Matematika, SMP N 1 Pageruyung Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya