alexametrics

Aktif Berbahasa Inggris dengan PermainanTeka-Teki Silang

Oleh : Linah Pusfariawati, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sebagian besar guru mengajar hanya memperhatikan materi pembelajaran sedangkan strategi pembelajaran sering diabaikan (Tracey Yani Harjatanaya, 2012). Akibatnya pembelajaran hanya bersifat teacher center, maka kecermatan guru dalam pemilihan strategi pembelajaran yang tepat akan dapat merangsang siswa untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Lebih-lebih pada pembelajaran bahasa Inggris yang merupakan mata pelajaran baru bagi siswa di kelas pertama Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Pelajaran 2020/2021 di mana karena situasi dan kondisi siswa harus mengikuti pembelajaran daring tanpa bertatap muka dengan guru. Dengan demikian tuntutan aspek pembelajaran yang meliputi kemampuan membaca, mendengarkan, menulis, dan berbicara menjadi tantangan yang lebih berat bagi guru bahasa Inggris.

Siswa yang baru lulus Sekolah Dasar (SD) dan masih suka dengan dunia bermain harus dirangsang dengan kegiatan yang menantang untuk dilakukan dalam suasana yang menyenangkan. Dalam pembelajaran daring, usahakan siswa dapat mereview vocabulary yang diucapkan guru dengan baik untuk kemudian menuliskan dengan benar dan dapat merangkai menjadi ketrampilan berbicara. Guru bahasa Inggris harus mampu menyajikan pembelajaran daring dengan tetap mengedepankan partisipasi aktif siswa dalam setiap proses, tetap melakukan komunikasi aktif dengan siswa dengan berbagai sarana dan metode yang tepat agar tujuan pembelajaran yang dituntut dalam kurikulum dapat tercapai dengan baik. Yaitu siswa mampu mendengarkan, mengucapkan kembali (berbicara), membaca, dan menulis vocabulary (kosa kata) yang kita ajarkan.

Baca juga:  Belajar Asyik Interaksi Antarruang dengan Media Atlas Tematik

Vocabulary kita ucapkan melalui audio di grub Whatshap, kita berikan tulisan dengan benar, lalu bisa kita coba siswa untuk membacakan kembali dengan mengucapkan ulang melalui video call maupun Goggle Classroom. Dengan demikian tiga kemampuan berbahasa Inggris yaitu membaca, mendengarkan, dan speaking (berbicara) dapat dicapai peserta didik dengan baik. Sedangkan untuk kemampuan menulis dapat guru dapat menggunakan metode permainan agar peserta didik dapat belajar dengan lebih menyenangkan dengan harapan dicapai hasil yang lebih maksimal dalam menggali kemampuannya berbahasa Inggris dengan baik dan benar.

Salah satu permainan yang dapat kita berikan adalah dengan teka-teki silang yang memungkinkan siswa mengerjakan tugas dengan mandiri mengingat masa belajar daring yang harus menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M. Guru dapat membuat teka teki silang dengan mengisi arti kata dalam bahasa Inggris atau sebaliknya dengan menerjemahkan kosa kata dalam bahasa Indonesia. Sedangakan teknis memberikan tugas mengisi dapat guru lakukan dengan membagikan teka-teki silang beserta pertanyaan yang harus dijawab pada grub WA kelas dan setelah selesai siswa bisa melaporkan foto diri dengan memegang kertas berisi teka teki silang yang telah diisi. Dengan cara tersebut diharapkan guru dapat lebih melibatkan siswa aktif belajar dan memperoleh nilai pengetahuan, ketrampilan, dan sikap disiplin, giat belajar, dan sikap positif yang lain dengan adanya tanggung jawab menyelesaikan tugas yang bersifat mandiri.

Baca juga:  Pemanfaatan Barang Bekas dalam Pembelajaran Hukum III Newton

Setelah kemampuan siswa meningkat pada pembelajaran berikutnya guru dapat memberikan tugas pada siswa untuk membuat kotak dan pertanyaan teka-teki silang untuk dikerjakan oleh teman yang lain baik dalam satu kelas maupun berbeda kelas. Dengan demikian siswa memiliki semangat dan dorongan untuk mengerjakan tugas dengan lebih giat yang otomatis akan mendongkrak kemampuan yang dicapai dalam pembelajaran bahasa Inggris yang dilakukan. (pg2/ton)

Guru Bahasa Inggris SMP N 1 Taman, Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya