alexametrics

Penanaman Budi Pekerti Anak PAUD melalui Pembelajaran BCM

Oleh: Sri Jartutis, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan awal dari pendidikan jenjang selanjutnya. Saat ini banyak lembaga pendidikan khususnya Taman Kanak-Kanak. Beragam pula pembelajarannya, kegiatan ekstrakurikuler maupun fasilitas yang ditawarkan dalam pembelajaran. Anak usia dini merupakan usia emas. Kita sebagai guru Taman Kanak-kanak harus mampu dengan tepat menerapkan dan memilih strategi pembelajaran dengan tepat.

Solehudin dan Hatimah (2017:13) mengatakan pemilihan strategi pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar harus diutamakan. Hal tersebut akan menentukan berhasil dan tidaknya pembelajaran yang hendak dicapai. Strategi pembelajaran merupakan suatu keagiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan kegiatan dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Untuk mencapai pembelajaran yang efektif dan efisien maka pembelajaran budi pekerti di TK Ade Irma Suryani Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal memilih strategi pembelajaran BCM (bermain, cerita, menyanyi). Bermain merupakan kegiatan yang dapat menimbulkan kesenangan bagi anak dan bermain di lakukan anak dengan suka rela tanpa paksaan atau tekanan dari luar. Cerita adalah metode cara bertutur kata dengan menyampaikan cerita atau memberikan penerangan kepada anak secara lisan.

Baca juga:  WhatsApp untuk Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Menyanyi adalah suatu cara mengajar yang di dalamnya berisikan lagu-lagu yang berkesan dan menyenangkan. Jadi menyanyi merupakan metode pembelajaran yang tidak terpisahkan dari dunia anak-anak. Hal ini sesuai dengan pendidikan di Taman Kanak-Kanak yang dilaksanakan dengan cara belajar sambil bermain.

Melalui permaian anak bisa belajar dengan kreatif, sehingga tidak cepat merasa bosan, mengantuk, mersa lapar. Bahkan kalau bosan bisa mengganggu temannya. Guru harus kreatif menciptakan permainan yang disukai anak. Cara permainan bisa diadopsi dari permainan dalam kehidupan sehari-hari atau pernah dialami, tetapi tidak meninggalkan segi keamanan anak dalam bermain, anak tidak merasa takut. Dengan cara bermain ini anak akan mendapatkan pengalaman secara langsung.

Baca juga:  Cerita Bergambar Tingkatkan Kemampuan Imajinasi Anak Usia Dini

Metode bercerita juga merupakan metode yang sangat lumrah dilaksanakan di Taman Kanak-kanak. Kegiatan ini melatih pendengaran dan konsentrasi anak. Dalam hal ini guru harus mampu mengemas cerita semenarik mungkin dan menggunakan bahasa yang mudah diterima anak. Tidak lupa interaksi dengan anak.

Strategi menyanyi juga merupakan teknik pembelajaran di Taman Kanak-kanak yang sering dilakukan. Dengan teknik menyanyi anak akan merasa senang. Strategi ini dapat melatih daya ingat anak atau menghafal dan menghayati lagu yang dinyanyikan. Untuk tema lagu disesuaikan dengan tema pembelajaran misal Rukun Iman, Rukun Islam, atau lagu yang berisi tentang adab berperilaku di sekolah maupun di rumah. Bisa juga lagu tentang alam. Dari penerapan strategi BCM di TK Ade Irma Suryani ternyata mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Meskipun masih ada beberapa anak yang perlu bimbingan. (lbs2/lis)

Baca juga:  Penguatan Karakter Siswa melalui Apel Pagi Bernuansa Religius

Guru TK Ade Irma Suryani Gonoharjo, Kec. Limbangan, Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya