alexametrics

Sosialisasi Aksi Pemberdayaan Menggunakan Newsletter

Oleh : Yuniyatul Fitriyani, S.Sos., M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Saat ini proses pembelajaran masih diwarnai dengan situasi pendemi Covid 19. Namun demikian pembelajaran tetap harus berlangsung meskipun ada penyederhanaan-penyederhanaan. Salah satu sisi positif dalam setiap perubahan adalah mendorong munculnya hal-hal yang baru termasuk dalam pembelajaran.

Biasanya kita pembelajaran tatap muka karena pandemi maka sekarang menggunakan sistem daring menggunakan IT. Agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik bisa menggunakan berbagai macam metode pembelajaran di antaranya dengan memanfaatkan aplikasi canva. Ada banyak template pada aplikasi canva yang bisa diaplikasikan pada pembelajaran.

Di semester 2, pembelajaran sosiologi siswa kelas XII SMAN 2 Temanggung materinya pemberdayaan masyarakat. Lebih lanjut kompetensi dasar aspek kognitif pada materi ini diharapkan agar siswa dapat mendeskripsikan cara melakukan strategi dan mengevaluasi aksi pemberdayaan komunitas dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah-tengah pengaruh globalisasi.

Baca juga:  Peranan Media Sosial dalam Proses Belajar Siswa

Sedangkan aspek psikomotor siswa diharapkan dapat merancang, melaksanakan, dan melaporkan aksi serta evaluasi aksi pemberdayaan komunitas dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal di tengah- tengah pengaruh globalisasi.

Untuk mencapai kompetensi tersebut maka siswa SMAN 2 Temanggung akan menggunakan aplikasi canva template newsletter. Newsletter dalam bahasa Indonesia disebut juga nawala, laporan berkala atau buletin. Menurut Ruslan (2010) newsletter merupakan media informasi atau siaran berita yang singkat, ditujukan kepada pembaca yang sibuk atau tidak memiliki waktu yang untuk membaca berita terlalu panjang dan terperinci.

Pada pembelajaran materi ini siswa nanti mempelajari materi pembelajaran terlebih dahulu difasilitasi oleh guru. Melalui grup WA dan voice note materi pembelajaran disampaikan secara bertahap. Juga dibuka untuk sesi diskusi atau siswa dapat bertanya mengenai materi-materi yang belum dipahami. Sambil mempelajari materi, siswa juga diberikan penugasan secara bertahap. Penugasannya yaitu mengulik lebih jauh aktivitas pemberdayaan yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya dalam bidang apa saja.

Baca juga:  Mengelola Nilai Karakter Peserta Didik pada Pembelajaran Jarak Jauh

Siswa tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dalam melaksanakan tugas ini. Setelah menemukan dan memilih program pemberdayaan selanjutnya secara bertahap siswa mulai menganalisis sesuai sub materi pemberdayaan masyarakat. Sub materi pemberdayaan meliputi arah, tujuan, manfaat, prinsip, ruang lingkup, pendekatan, strategi maupun kelebihan, kekurangan dan hambatannya.

Siswa akan menuliskan laporan hasil observasinya dalam buku tugas sebagai bahan untuk membuat newsletter. Berikutnya siswa membuka aplikasi canva dan memilih template newsletter lalu memilih form yang sesuai untuk menyusun newsletternya.

Meskipun menggunakan newsletter nanti penulisannya menjadi lebih singkat tetapi ada penekanan dalam menulis newsletter yaitu tidak mengurangi materi yang esensial hasil dari hasil observasinya. Manfaat dari metode ini siswa memahami mengenai materi pemberdayaan, berpikir analitis juga menambah skill IT yang nanti bisa dikembangkan dalam bidang-bidang lainnya.

Baca juga:  Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan dengan Software Quizizz

Selain itu akan menjadi pengalaman tersendiri bagi siswa untuk menyusun program pemberdayaan karena sudah melihat secara langsung aktivitas program pemberdayaan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya dan juga mengevaluasinya. (dm/lis)

Guru Sosiologi SMAN 2 Temanggung

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya