alexametrics

Musik Dangdut Mampu Tingkatkan Minat Siswa dalam Senam Irama

Oleh: A. Arif Basuki

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SENAM irama adalah gerak langkah dan olah tubuh yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan keindahan gerak beraturan dan gerakan yang satu kegerakan lainnya. Senam irama dapat dilakukan dengan atau tanpa alat. Gerakan dapat divariasikan sedemikian rupa disesuaikan dengan iringan musik, nyayian dan hitungan. Menurut Husnul, senam irama merupakan senam yang dilakukan untuk menyalurkan rasa seni atau rasa keindahan untuk membina dan meningkatkan seni gerak. Tekanan yang harus diberikan pada senam irama ialah irama, kelenturan tubuh, dan kontinuitas gerakan (Husnul, 2011, p. 28).

Berdasarkan pengalaman praktik pembelajaran PJOK KD.4.1 tentang tehnik dasar senam irama masih ditemukan suatu permasalahan dimana siswa kelas IX SMPN 2 Wonokerto Kabupaten Pekalongan masih memiliki minat yang cukup rendah dalam melakukan senam irama. Dalam kegiatan belajar siswa juga kurang efektif dikarenakan sarana dan prasarana yang kurang memadai sehingga membuat siswa bosan dan tidak fokus dalam mengikuti pembelajaran senam irama. Banyak sekali faktor yang dapat menumbuhkan atau membangkitkan minat belajar bagi siswa. Tinggal bagaimana upaya yang harus kita lakukan sebagai seorang guru dalam memecahkan masalah ini, sehingga siswa terbantu untuk menemukan minatnya dalam mengikuti pembelajaran. Siswa yang memiliki karakter yang berbeda-beda memerlukan penanganan yang berbeda pula, termasuk dalam hal menumbuhkan minat belajarnya. Dengan adanya upaya dari guru dan pihak lain dalam menumbuhkan minat belajar bagi siswa, diharapkan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang akhirnya tertuju pada keberhasilan belajar siswa.

Baca juga:  Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Menulis Teks Procedure dengan Metode CIRC

Upaya yang dilakukan agar minat siswa meningkat untuk melakukan gerakan senam irama adalah dengan menggunakan media musik dangdut. Menurut Bovee (1997) media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan pembelajaran, sedangkan Musik dangdut merupakan hasil perpaduan antara musik India dengan musik Melayu, musik ini kemudian berkembang dan menampilkan cirinya yang khas dan berbeda dengan musik akarnya. Selain itu, musik dangdut mempunyai irama ringan, sehingga mendorong penyanyi dan pendengarnya untuk mengerakkan anggota badannya. Lagunya pun mudah dicerna, sehingga tidak susah untuk diterima oleh siswa. Siswa terlihat lebih antusias dalam mengikuti gerakan demi gerakan pada senam irama ketika mereka mendengarkan alunan musik dangdut yang memang sudah familiar bagi para siswa di daerah pesisir utara. Adapun gerak dasar yang dilakukan dalam senam irama adalah sebagai berikut: Pertama, Kaki dibuka selebar bahu dan kedua tangan di buka dalam gerakan awal dalam senam irama pertama dengan pemanasan. Kedua, Kaki pertama langkahkan kaki kanan dan di ikuti dengan kedua tangan di naikan ke atas. Ketiga, Setelah kaki kanan lalu bergilir langkahkan kaki kiri di ikuti tkedua tangan naik keatas. Terakhir, Semua grakan tersebut harus di sesuaikan dengan ketukan atau hitungan.

Baca juga:  Role Play Berbasis Video Meningkatkan Aktifitas Belajar PPKn di Era BDR

Setelah pembelajaran Senam Irama dengan menggunakan media musik dangdut selesai, dapat disimpulkan bahwa media musik dangdung sangat efektif digunakan. Hal ini dapat menumbuhkan minat siswa yang dilihat dari lembar observasi setiap aspek penilaian baik aspek psikomotrik, afektif dan kognitif mengalami perbaikan dibandingkan dengan tanpa diterapkannya media musik dangdut. Adapun tingkat ketuntasan siswa pada praktik pembelajaran senam irama ini adalah sebanyak 61% (14 siswa) dan yang belum tuntas sebanyak 39% (9 siswa) dari KKM pada Mapel PJOK. (ti4/zal)

Guru PJOK SMPN 2 Wonokerto, Kab Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya