alexametrics

Menanamkan Karakter Siswa dengan Berpikir Positif

Oleh : Siti Nurul Hidayah, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Hidup ini akan terasa aman dan damai jika setiap individu memiliki karakter yang baik dan positif. Maka dalam dunia pendidikan masalah pendidikan karakter akan selalu ditanamkan pada peserta didik agar menjadi generasi yang berkarakter disiplin dan berwibawa.

Pendidikan karakter mengedepankan esensi dan makna terhadap moral dan akhlak sehingga akan mampu membentuk pribadi peserta didik yang baik (T. Ramli, 2003 : 5).

Menurut Tadkiroatun Musfiroh (UNY, 2008), karakter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes), perilaku (behaviors), motivasi (motivations), dan keterampilan (skills). Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku.

Orang yang perilaku sesuai kaidah moral disebut dengan berkarakter mulia. Karakter mulia berarti individu memiliki pengetahuan tentang potensi dirinya. Ditandai dengan nilai-nilai reflektif, percaya diri, rasional, logis, kritis, analitis, kreatif dan inovatif, mandiri, hidup sehat, bertanggung jawab, cinta ilmu dll. Karakteristik adalah realisasi perkembangan positif sebagai individu (intelektual, emosional, sosial, etika dan perilaku) (http://edutaka.blogspot.com/2015/03/pendidikan-berkarakter.html).

Baca juga:  Mudah Menulis Descriptive Text dengan PWIM

Kaimuddin dalam jurnal bertajuk Implementasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013 (2014) mengatakan pendidikan karakter merupakan usaha sadar yang terencana dan terarah melalui lingkungan pembelajaran untuk tumbuh kembangnya seluruh potensi manusia yang memiliki watak berkepribadian baik, bermoral-berakhlak, dan berefek positif konstruktif pada alam dan masyarakat.

Penulis selaku guru bimbingan dan konseling menyadari betul perbedaan karakter siswa SMA Negeri 2 Grabag tersebut. Maka yang harus dilakukan adalah menyelaraskan perbedaan karakter tersebut melalui bimbingan klasikal. Tetapi karena pandemi Covid-19 maka siswa SMA Negeri 2 Grabag menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui aplikasi scholoogy. Materi yang disampaikan mengenai pendidikan karakter yang salah satunya menerapkan sikap selalu berpikir positif. Sehingga ada energi positif pula untuk lingkungan sekitarnya. Terkait itu, peserta didik diberikan tugas yaitu: Satu, membiasakan diri bersyukur. Siswa diberi tugas setelah bangun tidur di pagi hari membuka jendela. Menghirup udara pagi dengan menutup mata. Tulis apa yang dirasakan. Kesegaran itu akan kita rasakan dan itulah arti kesyukuran kita yang masih bisa bebas menghirup udara dengan gratis langsung dari Allah Tuhan alam semesta.

Baca juga:  Permainan Enam Topi Berpikir untuk Ciptakan Solusi

Dua membiasakan diri melihat sisi baik suatu hal. Ada dua sisi gelap dan terang. Sisi gelap artinya tidak ada cahaya, siswa disuruh mempraktikan melihat benda di dalam kamar yang gelap, dan disuruh melihat benda di tempat yang tampak cahaya. Di situlah siswa akan bisa membedakan antara sisi gelap dan sisi terang. Pasti akan terlihat bendanya ketika ada cahaya. Begitu pula kita dalam berpikir negatif dan berfikir positif tentu saja akan lebih membawa manfaat yang berpikir positif.

Tiga lebih banyak tersenyum. Senyum itu ibadah. Dapat membahagiakan orang lain yang kita beri senyuman. Aktifitas ini sangat mudah dilakukan saat suasana hati bahagia tetapi terkadang susah juga dilakukan jika suasana hati sedang kalut.

Baca juga:  Pengabdian Guru di Masa Pandemi Covid-19

Empat optimistis. Sikap ini juga perlu kita miliki agar yang kita lakukan mendekati keberhasilan sesuai harapan. Lima membayangkan masa depan yang baik. Dengan membayang hal yang indah di masa depan akan memberikan pengaruh untuk berpikir positif, tentunya disertai usaha. Agar yang kita bayangkan itu akan menjadi kenyataan.

Kelima hal tersebut bisa menjadi kebiasaan siswa SMA Negeri 2 Grabag di manapun berada. Sehingga mampu memberikan energi yang positif bagi dirinya lebih-lebih di masyarakat dan lingkungannya. (pm1/lis)

Guru Bimbingan dan Konseling SMA Negeri 2 Grabag, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya