alexametrics

Asyik Mengajar Bahasa Inggris dengan E-Learning di Masa Pandemi

Oleh : Moh. Imron, S,Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, CORONA Virus Disease (Covid 19) yang mulai melanda di negeri ini di awal tahun 2020 benar-benar telah melumpuhkan tidak hanya sektor ekonomi negara ini tetapi juga dunia pendidikan. Peserta didik tidak bisa belajar di kelas dan pembelajaran daring menjadi pilihan sebagai pengganti kegiatan pembelajaran di kelas. Belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing ( foreign language) bagi peserta didik banyak menemui kesulitan. Terlebih pembelajaran Daring, dimana guru tidak bertatap muka secara langsung. Hal ini bisa di mengerti karena sistemnya agak berbeda dengan bahasa ibu, khususnya dalam keterampilan berbicara dalam Bahasa Inggris. Untuk memotivasi peserta didik lebih asyik dalam belajar Bahasa Inggris, penulis menggunakan strategi belajar dengan menggunakan media pembelajaran E-Learning.

Penulis sebagai guru bahasa Inggris di MTs Assalam Kejene Pemalang harus berusaha keras untuk bisa tetap melaksanakan pembelajaran daring. Peserta didik mulai merasa bosan hanya dengan mengerjakan tugas yang diberikan guru. Guru juga mulai kewalahan dalam memanatu keaktipan siswa, melakukan diskusi interaktif, mengunggah bahan ajar, memeriksa hasil pekerjaan peserta didik yang dikirim melalui foto. Untuk mengatasi masalah ini penulis berupaya menemukan media pembelajaran daring yang bisa merangkum administrasi guru. Menurut Syaiful Sagala (61: 2009) Pembelajaran adalah membelajarkan siswa menggunakan asas pendidikan maupun teori belajar yang merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan. Pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah. Mengajar dilakukan pihak guru sebagai pendidik, sedangkan belajar oleh peserta didik.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Singular and Plural dengan Berkataja

Dengan dasar pendapat tersebut, penulis berusaha mencari media pembelajaran yang cocok. Jawabannya adalah E-Learning. Menurut Gilbert & Jones (2001) E-learning merupakan pengiriman materi pembelajaran melalui suatu media elektronik seperti internet, intranet atau extranet, satelit broadcast, audio/video tape, interactive TV, CD-ROM, dan Computer Based Training (CBT).
Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan siswa atau peserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran termasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antara pembelajar dengan fasilitator-fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajar dikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar).Kehadiran pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh e-mail, kanal chatting, atau melalui video conference.

Baca juga:  Menyenangkan Belajar Sumpah Pemuda dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika dengan Google Classroom

Ada beberapa manfaat yang akan didapat dari penggunaan E-learning, yaitu: Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan proses belajar dapat meningkatkan daya serap peserta didik atas materi yang diajarkan. Meningkatkan partisipasi aktif dari peserta didik. Sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak monoton. Meningkatkan kemampuan belajar mandiri peserta didik. Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan. Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi.

Kelebihan E-Learning dalam membantu proses pembelajaran antara lain: Adanya fasilitas yang disebut dengan E-Moderating, dimana pengajar dan siswa dapat saling berkomunikasi dengan mudah dan cepat. Bahan-bahan pembelajaran dapat di review kapapun dan dimanapun selama ada koneksi internet untuk mengaksesnya. Adanya bahan pembelajaran yang terstruktur dan terjadwal dengan baik melalui internet serta dapat diakses kapanpun jika diperlukan. Dapat berdiskusi kapanpun melalaui portal atau forum di internet antara pengajar dan siswa. Siswa dapat menjadi aktif dalam proses pembelajaran.

Baca juga:  Membangkitkan Minat Menulis dalam Bahasa Inggris

Dengan berbagai kelebihan yang diberikan oleh aplikasi E-Learning, sehingga E-Learning bisa dijadikan media pembelajaran bahasa inggris yang asyik dan menarik di masa pendemi Covid-19 ini. (pg2/zal)

Guru MTs Assalam Kejene, Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya