alexametrics

Video Pembelajaran Tingkatkan Motivasi PJJ Alat Pembayaran Nontunai

Oleh : Nurul Hidayatiesr S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PELAJARAN ekonomi mempelajari aturan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Ini pelajaran nyata yang dihadapi oleh semua manusia dalam keseharianya. Untuk memenuhinya, pasti membutuhkan orang lain dalam hal ini harus membeli. Kosekuensinya membayar. Maka dibutuhkan alat pembayaran. Sedangkan alat pembayaran ada dua, yaitu tunai dan nontunai.

Namun untuk melakukan jual beli di masa pandemi Covid-19 ini, harus mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Tidak boleh berkerumun, harus jaga jarak, memakai masker, sehingga penjual dan pembeli terbatas dalam melakukan transaksi jual beli. Demikian juga peserta didik harus pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring/online. Tentunya, antarpendidik dengan peserta didik kelas X IPS SMAN I Bojong, Kabupaten Pekalongan tahun pelajaran 2020/2021 tidak saling bertemu. Padahal materi ini menuntut adanya pertemuan. Kendati begitu, peserta didik dituntut mampu memahami kompetensi dasar mendeskripsikan bank sentral, sistim pembayaran dan alat pembayaran dalam perekonomian Indonesia.

Baca juga:  Pembelajaran Bahasa Indonesia di Tengah Pandemi Covic-19

Pada awalnya pembelajaran online disambut sebagian anak dengan gembira karena mereka akan menghabiskan waktu banyak di rumah dengan keluarga. Seiring berjalanya waktu, peserta didik mengalami kejenuhan. Apalagi usia SMA pasti tidak mudah berdiam diri di rumah atau tidak berkumpul dengan teman-temanya.

Kendati begitu, memotivasi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran ternyata tidak mudah. Untuk itu pendidik berinovasi supaya peserta didik termotivasi mengikuti pembelajaran. Salah satunya melalui media video pembelajaran untuk mengajar materi alat pembayaran nontunai.

Menurut Sukiman (2012), media video pembelajaran adalah seperangkat komponen atau media yang mampu menampilkan gambar sekaligus suara dalam waktu bersamaan. Aplikasi ini mempunyai kelebihan antara lain, pertama, dengan menggunakan video pembelajaran mampu menampilkan gambar bergerak yang lebih jelas dan menarik. Kedua, proses pembelajaran lebih interaktif, lebih efisien waktu dan tenaga karena dapat ditampilkan secara berulang-ulang dan mampu dihentikan pada bagian tertentu sehingga memudahkan mengulang materi yang belum dapat difahami karena peserta didik mempunyai tingkat pemahaman yang berbeda-beda. Ketiga, belajar dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja sehingga lebih meringankan peserta didik.

Baca juga:  Belajar Keanekaragaman Hayati dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekolah

Menurut Alam/Rudianto (2016), alat pembayaran nontunai merupakan metode pembayaran atas barang dan jasa yang tidak melibatkan pertukaran uang. Contohnya cek, nota debit, nota kredit, dan media pembayaran elektronik misalnya SMS banking, media pembayaran berbasis kartu ATM dan sebagainya.

Namun banyak peserta didik yang belum tahu apa kartu kredit, ATM dan cara penggunaanya sehingga perlu melihat secara langsung dan cara penggunaannya. Pendidik membuat video pembelajaran mengenalkan kartu tersebut beserta cara penggunaannya. Ternyata dengan video, peserta didik lebih antusias dan aktif mengikuti pembelajaran. Ini karena mereka merasa seperti nyata, bisa melihat secara langsung, dan bisa diulang-ulang bagi yang belum paham. Bahkan setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik ada yang langsung praktik menggunakan alat pembayaran notunai tersebut (ATM). Ketika diberikan tugas untuk membuat video kaitannya materi tersebut, anak lebih antusias. Kesimpulannya, dengan video pembelajaran mampu meningkatkan motivasi peserta didik untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). (lbs1/ida)

Baca juga:  Asyiknya Belajar PPKn dengan Metode Bermain Roda Cerdas

Guru SMAN I Bojong, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya