alexametrics

Pembelajaran Bernyanyi Paduan Suara untuk Proses Perkembangan Sosial

Oleh :Ully Maharani Shakti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dalam materi pelajaran seni budaya sub mapel seni musik kelas VIII semester I terdapat materi atau kompetensi dasar “memahami teknik dan gaya lagu daerah dengan dua suara atau lebih secara berkelompok berpasangan dengan kompetensi dasar menyanyikan lagu-lagu daerah dengan dua suara atau lebih secara berkelompok.”

Dalam implementasi pembelajaran di dalam kelas penerapan materi ini biasanya melalui paduan suara atau koor. Paduan suara adalah sebuah asambel yang terdiri dari sekelompok penyanyi dan pemain musik yang saling berkolaborasi membawakan lagu-lagu.

Perkembangan sosial diperoleh anak melalui kematangan dan kesempatan belajar dari berbagai respons terhadap dirinya. Masa remaja (pubertas) merupakan masa yang unik, yaitu masa pencarian identitas diri dan ditandai dengan perkembangan fisik dan psikis anak.

Baca juga:  Media Pembelajaran Interaktif dalam Bangun Ruang Sisi Lengkung

Proses sosialisasi siswa dalam berhubungan orang per orang dalam kelompok paduan suara akan terjadi karena mereka saling bertemu, berinteraksi, serta bekerja sama dalam satu tim.

Dalam bernyanyi secara bersama-sama, yang dibutuhkan adalah kekompakan dalam tim daripada penguasaan teknik individu. Maka, jika latihan bernyanyi secara kelompok, peserta akan saling menyesuaikan diri. Menurut Hurlock (1996 : 46) tiga proses dalam perkembangan sosial adalah berperilaku dapat diterima secara sosial, memainkan peran di lingkungan sosialnya dan memiliki sikap yang positif terhadap kelompok sosialnya. Siswa akan mendapatkan banyak manfaat dari berlatih bernyanyi secara bersama-sama. Menurut situs www.superprof.co.id manfaat materi pembelajaran bernyanyi dengan paduan suara untuk perkembangan sosial mereka, di antaranya yaitu kesetaraan dalam kelompok. Dalam paduan suara yang terpenting adalah kepaduan suara. Bahkan jika ada siswa tidak paham menyanyi, tidak pernah membaca lembaran musik, tidak pernah menghadiri kelas musik, dan buta tentang teori musik, masih bisa bergabung dengan paduan suara.

Baca juga:  Belajar Himpunan Menyenangkan dengan Bermain Hulahop dan Kartu

Bekerja sama dalam kelompok. Meskipun hanya untuk praktik pembelajaran, bergabung dalam kelompok paduan suara membutuhkan kerja keras dan komitmen.

Belajar menyanyi bersama kelompok. Bernyanyi secara tunggal memiliki kelebihan, tapi tidak akan sama ketika siswa belajar menyanyi bersama. Mendengarkan penyanyi lain bisa membantu siswa meningkatkan kualitas diri, baik mencontoh kelebihan mereka atau menghindari kesalahan yang sama. Bertemu orang baru. Menjadi bagian dari suatu kelompok, contohnya paduan suara, adalah cara yang bagus untuk bertemu orang baru. Meskipun siswa sama-sama stres saat diadakan penilaian, mereka akan saling menguatkan, bekerja sama sebagai sebuah kelompok.

Menjadi percaya diri. Awalnya mungkin siswa tidak akan nyaman bernyanyi di depan orang lain. Tetapi dengan mengikuti orang yang bernyanyi jauh lebih baik dan lebih keras daripada siswa yang suaranya lemah, nantinya suara siswa akan membaik. Dan segera bisa menyanyikan lagu solo mencapai semua nada tinggi.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar IPA dengan Gerakan Literasi Sains

Manfaat psikologis dan fisiologis. Bernyanyi secara fisiologis manfaatnya sama dengan berolahraga. Siswa melatih pita suara dan diafragma dengan baik, melatih postur tubuh, dan mengendalikan pernapasan. Demikian manfaat dari materi pembelajaran bernyanyi dengan paduan suara untuk proses perkembangan sosial siswa di SMP Negeri 1 Purwodadi. (pm1/lis)

Guru Seni Budaya SMPN 1 Purwodadi, Kabupaten Grobogan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya