alexametrics

Meningkatkan Pemahaman Siswa dengan Model Pembelajaran Make A Match

Oleh : Didik Hadi Purnomo, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dalam proses pembelajaran mengajar sangat diperlukan teknik mengajar dan model pembelajaran yang diperlukan pendidik. Karena berkaitan dengan memberikan pemahaman kepada siswa tanpa memahami dan mengerti materi yang telah disampaikan oleh guru akan mengakibatkan kompetensi siswa tidak akan mencapai hasil yang maksimal.

Menurut Yusuf Anas (2009: 151) pemahaman adalah kemampuan untuk menggunakan pengetahuan yang sudah diingat lebih kurang sama dengan yang sudah diajarkan dan sesuai dengan maksud penggunaannya. Jadi, dapat disimpulkan seorang siswa dikatakan memahami sesuatu apabila ia dapat memberikan penjelasan atau memberi uraian yang lebih rinci tentang hal yang dia pelajari dengan menggunakan bahasanya sendiri.

Dalam bimbingan TIK terdapat materi tentang fungsi menu dan ikon di Microsoft Word . Di dalam materi tersebut siswa harus mempelajari nama-nama menu, ikon beserta fungsinya sehingga target yang harus dicapai oleh siswa adalah mengerti dan memahami nama ikon beserta fungsinya tersebut.

Baca juga:  Discovery Learning Meningkatkan Antusiasme Siswa untuk Belajar

Kendala yang dihadapi setelah penyampaian materi dalam bimbingan TIK tentang fungsi menu dan ikon di Microsoft Word siswa SMP Negeri 1 Siwalan khususnya kelas VIII masih belum memahami materi tersebut. Sehingga pencapaian kompetensi masih sangat rendah. Diperlukan model pembelajaran yang tepat agar pemahaman siswa dalam memahami materi tersebut lebih mudah untuk memahaminya.

Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas. Model tersebut merupakan pola umum perilaku pembelajaran untuk mencapai kompetensi/tujuan pembelajaran yang diharapkan. Model pembelajaran adalah pola interaksi siswa dengan guru di dalam kelas yang menyangkut pendekatan, strategi, metode, teknik pembelajaran yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Dalam suatu model pembelajaran ditentukan bukan hanya apa yang harus dilakukan guru, akan tetapi menyangkut tahapan-tahapan, prinsip-prinsip reaksi guru dan siswa serta sistem penunjang yang disyaratkan.

Baca juga:  Peningkatan Kebugaran Jasmani melalui Sirkuit Training

Sehingga untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami materi tersebut diperlukan model pembelajaran yang tepat salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match.

Menurut Rusman (2011: 223-233) Make A Match (membuat pasangan) merupakan salah satu jenis dari metode dalam pembelajaran kooperatif. Metode ini dikembangkan oleh Lorna Curran (1994). Salah satu cara keunggulan teknik ini adalah peserta didik mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik, dalam suasana yang menyenangkan. Anita Lie (2008: 56) menyatakan model pembelajaran tipe Make A Match atau bertukar pasangan merupakan teknik belajar yang memberi kesempatan siswa untuk bekerja sama dengan orang lain. Teknik ini bisa digunakan dalam semua mata pelajaran dan untuk semua tingkatan usia anak didik.

Model pembelajaran Make A Match atau mencari pasangan merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan dalam bimbingan TIK kelas VIII pada materi fungsi menu dan ikon di Microsoft Word.
Adapun langkah-langkah dalam model pembelajaran Make A Match ini adalah :

Baca juga:  Efektivitas Kegiatan Ekonomi dengan Gallery Walk

pertama, guru menyiapkan beberapa konsep/topik yang cocok untuk sesi review (satu sisi kartu soal dan satu sisi berupa kartu jawaban beserta gambar).

Kedua, siswa dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 mendapat kartu soal dan kelompok 2 mendapat kartu jawaban sedangkan kelompok 3 berfungsi sebagai penilai.

Ketiga, setiap peserta didik mendapat satu kartu pertanyaan atau jawaban. Keempat, setiap peserta didik mencari pasangan yang cocok dengan kartunya (pasangan pertanyaan-jawaban).

Kelima, setiap peserta didik yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin oleh penilai. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran Make A Match ini pemahaman materi tentang fungsi menu dan ikon Microsoft Word yang disampaikan oleh guru lebih bisa dipahami sehingga materi tersebut dapat diserap dengan baik dan kompentesi siswa bisa meningkat. (ti2/lis)

Guru TIK SMP Negeri 1 Siwalan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya