alexametrics

Museum Virtual untuk Belajar Sejarah di Masa Pandemi

Oleh : Mohamad Rosyid S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid 19 belum juga berakhir. Meski telah dilaksanakan vaksinisasi tetapi kegiatan belajar mengjar terlihat masih belum juga untuk melaksanakan pertemuan tatap muka. Sistem Pendidikan online masih menjadi kegiatan yang harus di lakukan oleh sekolah. Belajar di rumah dengan system PJJ masih harus dijalani.

Sebagai guru mata pelajaran sejarah memberikan tugas dan materi yang disampaikan secara online seperti mengunjungi museum Virtual bisa jadi membuat kegiatan belajar jadi menyenangkan.

Berdasarkan ICOM (International Council of Museum), pengertian Museum adalah sebuah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat demi perkembanganya, terbuka untuk umum, yang memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan untuk tujuan-tujuan studi, pendidikan dan kesenangan, barang-barang pembuktian manusia dan lingkungannya. Dari definisi tersebut dapat disimpulkan: 1) Museum merupakan suatu badan tetap yang tidak mencari untung dan terbuka untuk umum. 2) Melayani masyarakat dari perkembangannya. 3) Memperoleh/menghimpun barang-barang pembuktian tentang manusia dan lingkungannya. 4) Museum memelihara dan mengawetkan koleksinya.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Hiragana melalui Permainan Puzzle

Museum virtual adalah badan digital yang mengacu pada karakteristik museum, dalam rangka untuk meningkatkan, atau menambah pengalaman museum melalui personisasi, interaktivitas dan kekayaan konten. Museum virtual dapat berfungsi sebagai jejak digital dari sebuah museum fisik atau dapat bertindak secara independen, dengan tetap mempertahankan status otoritatif seperti yang diberikan oleh Dewan Museum Internasional (ICOM).

Menurut ahli museum Drs. Moh Anwar Sutarga (mantan Direktur Direktorat Permuseuman) ada sembilan fungsi museum yang disebut dengan istilah : Nawa Dharma, yaitu terdiri dari : 1) Museum sebagai tempat pengumpulan dan pengamanan warisan alam dan budaya. 2) Museum sebagai tempat dokumentasi dan penelitian ilmiah. 3) Museum sebagai tempat konservasi dan preservasi. 4) Museum sebagai tempat penyebaran dan pemerataan ilmu untuk umum. 5) Museum sebagai tempat pengenalan dan penghayatan kesenian. 6) Museum merupakan tempat pengenalan kebudayaan antardaerah dan antarbangsa. 7) Museum merupakan tempat visualisasi warisan alam dan budaya. 8) Museum sebagai tempat di mana orang dapat melihat cermin pertumbuhan dan peradaban umat manusia. 9) Museum sebagai tempat yang dapat membangkitkan rasa bertakwa dan bersyukur kepada Tuhan YME.

Baca juga:  Memotivasi Belajar Siswa Mandiri dengan Metode Talking Stick

Museum memberikan informasi-informasi tentang keadaan kehidupan di masa- masa lampau berdasarkan fungsinya. Museum dapat menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat baik untuk masa lampu, sekarang, dan masa mendatang selalu memiliki hubungan yang erat. Karena setiap kehidupan masyarakat pada masanya sendiri, akan mempunyai ciri-ciri kehidupan sendiri pula. yang semuanya bisa dilihat dari bekas-bekas peninggalan yang dapat ditemukan sekarang.

Melalui bekas-bekas peninggalan masa lampau dapat digunakan untuk menilai, mempersatukan, mengembangkan dan mempertahankan kelangsungan kehidupan suatu bangsa. Benda-beda hasil karya maupun benda-benda lainnya dari masa lampu dapat disimpan, dipelihara, dan dilestarikan di museum, sehingga benda-benda tersebut dapat memberikan keterangan tentang kehidupan di masa sekarang maupun masa mendatang.

Baca juga:  PJJ English by Whatsapp, Kenapa Tidak?

Dapat disimpulkan bahwa museum merupakan sumber informasi budaya dan sejarah yang penting keberadannya untuk dipelajari. Ada banyak museum baik dari dalam dan luar negeri yang bisa dijadikan media pembelajaran sejarah di masa pandemi ini, karena zaman sekarang sudah banyak museum yang disediakan secara online/virtual bagi pengunjungnya. (kb4/ton)

Guru Sejarah SMA MTA Surakarta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya