alexametrics

Bermain Kartu Huruf Memudahkan Anak Bisa Membaca

Oleh: Sri Arpuatun, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, BAHASA berfungsi untuk alat berkomunikasi.Dalam berkomunikasi diperlukan kemampuan untuk memahami pesan yang disampaikan baik dalam bentuk lisan maupun tertulis.Selain itu,bahasa juga merupakan jendela ilmu pengetahuan.Melalui bahasa anak biasa tahu banyak pengetahuan lain karena sumber ilmu pengetahuan dapat berasal dari informasi yang diperoleh dalam bentuk bacaan /tulisan maupun yang disampaikan orang secara lisan/bisara langsung Pengembangan 4 kemampuaan Bahasa ( mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis ) tidak dilakukan secara sendiri – sendiri melainkan terintegrasi dalam satu atau dua kegiatan bermain Bahasa. Contohnya anak bermain menebak gambar, maka ada kemampuan menyimak / mendengar perintah / intruksi, kemampuan berbicara, kemampuan membaca gambar. (Derektorat PAUD Kemendikbud 2020 )

Untuk meningakatkan mutu pendidikan anak sangat diperlukan pemahaman yang mendasar mengenai pengembangan diri anak terutama terjadi dalam proses pembelajaran. Taman Kanak-Kanak adalah salah satu bentuk pendidikan dijalur formal pendidikan anak usia dini yang berumur 4 sampai 6 tahun sebelum masuk pendidikan dasar.

Taman Kanak Kanak bertujuan membantu peserta didik mengembangkan potensi baik psikis maupun fisik yang meliputi moral dan nilai nilai agama, social, emosional, bahasa, fisik motorik dan seni.
Berbagai upaya dilakukan untuk mengenalkan kemampuan bahasa terutama kemampuan mengenal huruf di Taman Kanak kanak. Kegemaran membaca harus ditanamkan sejak dini selama cara yang dilakukan guru masih dalam batas batas sesuai dengan karakteristik anak . (kemendikdud 146 – 6 )

Baca juga:  Pengenalan Agama melalui Seni pada Anak Usia Dini

Guru berperan dalam merancang kegiatan belajar anak dirumah yang disampaikan melalui orang tua. Kegiatan belajar anak dirumah haruslah yang menyenangkan anak, meningkatkan kosa kata yang dimiliki anak, meningkatkan kemampuan anak dalam mendengarkan, memahami dan menceritakan kembali cerita yang dibacakan. Orang tua berperan sebagai fasilitator dan mendampingi anak bermain dirumah dengan menyediakan berbagai aktufitas bermain keaksaraan untuk dimainkan anak, mrmberi semangat kepada anak untuk bermain dan memberi pujian bila anak melakukan hal positif yang belum pernah / jarang dilakukan, dan juga ikut terlibat sebagai teman anak bermain yang menyenangkan. (Direktorat PAUD Kemendikbud 2020 ).

Dimasa pandemi covid 19 ini anak sekolah tidak bisa menerima pelajaran secara utuh dari bapak / ibu guru di sekolahan, mereka hanya menerima pelajaran / kegiatan melalui foto atau video lewat HP.Padahal anak belum tahu betul kegunaan hp itu sendiri, mereka hanya tahu hp itu untuk main GAME. Maka dari itu saya sebagai guru TK KARTINI 2 Wonoketingal Karanganyar Demak mencoba mengajak anak TK bagaimana mereka mau dan bisa belajar dengan senang hati seperti belajar di sekolah.

Baca juga:  Pembelajaran Akuntansi Aktiva Tetap dengan Model Stap

Saya mencoba menerapkan pembelajaran menggunakan” kartu huruf” sebagai media atau alat “Bermain sambil belajar atau Belajar seraya bermain. Denagan cara inilah mudah mudahan anak akan merasa senang dan mau belajar membaca. Dimasa pandemi covid 19 ini kegiatan pembelajarannya melalui kegiatan “ home visit”atau kunjungan ke rumah untuk bermain kartu huruf. Alhamdulillah niat saya disambut positif oleh para orang tua atau wali murid. Sebagai guru merasa senang dan terima kasih atas tanggapan para orang tua tersebut yang sudah menyediakan tempat kegiatan.

Bermain kartu huruf memang alat peraga atau media yang pas untuk pembelajaran anak Tk terutama pembelajaran berlatih membaca. Dengan bermain kartu huruf anak bisa mengenal huruf disusun menjadi kata dirangkai menjadi kalimat sederhana.

Baca juga:  Menanamkan Perilaku Santun pada Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Berbasis Media Visual

Mengembangkan keaksaraan awal anak membutuhkan dukungan yang tepat dari guru dan orang tua. Selama masa pandemi COVID 19 sebagai tugas guru yang dilakukan di satuan PAUD dilakukan oleh ayah bunda di rumah.Oleh karena itu guru perlu menyampaikan kepada ayah bunda tentang cara melakukan dukungan kepada anak dalam mengembangkan keaksaraan awal anak.
Misalnya : ayah bunda perlu membaca buku, dongeng, menyanyi dan bicara dengan anak sepanjang hari. Menempatkan buku dan menulis di semua tempat belajar. Diberbagai tempat di rumah dapat disediakan kegiatan bermain yang kaya akan keaksaraan. Orang tua juga perlu menyediakan kertas , spidol, pensil, crayon, buku – buku dan membacakan cerita ke anak. (Derektorat PAUD Kemendikbud 2020 ). (kb4/zal)

Guru TK KARTIN I 2 Wonoketingal, Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya