alexametrics

Ciptakan Suasana Kelas yang Kondusif, Siswa Nyaman Belajar

Oleh : Kurniati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Belajar memang termasuk salah satu hal yang penting, apalagi bagi anak-anak usia SD. Inilah masalahnya, anak-anak sekarang cenderung malas untuk belajar dan memilih untuk melakukan aktifitas lain yang menurut mereka lebih menarik. Siswa yang malas belajar tentu memiliki alasan yang berbeda-beda, ada yang merasa lelah terhadap pelajaran karena nilainya anjlok terus, ada yang tidak memiliki semangat untuk belajar, dan ada pula yang susah untuk berkonsentrasi ketika disuruh belajar.

Apabila motivasi belajar peserta didik rendah, umumnya diasumsikan prestasi mereka yang bersangkutan akan rendah pula. Seperti yang terjadi pada peserta didik kelas IV SDN Pagumenganmas, mengalami kelas yang tidak kondusif. Hal ini akan berpengaruh terhadap minat belajar dan motivasi belajar secara tidak langsung menurun. Dari hasil pengamatan sehari-hari, siswa di kelas tidak dapat tertib belajarnya.

Baca juga:  Komik Digital Kembangkan Teks Fiksi Masa Pandemi

Maka penulis mencoba menerapkan strategi supaya siswa termotivasi belajarnya, dalam pembelajaran apapun. Yaitu cara menumbuhkan motivasi belajar siswa yang mungkin para guru bisa terapka, kapanpun dan dimanapun. Pertama, belajar menggunakan metode dan kegiatan belajar mengajar yang beragam. Berikanlah variasi belajar sehingga para siswa bisa tetap termotivasi dan konsentrasi dalam belajar. Sesekali Anda bisa mencoba metode belajar yang berbeda seperti membuat pembagian peran, studi kasus, simulasi, debat, transfer pengetahuan secara singkat, diskusi, presentasi dengan audio-visual dan kerja kelompok kecil. Kedua, belajar. Jadikan siswa sebagai peserta aktif. Gunakanlah metode belajar yang aktif dengan memberikan siswa tugas berupa simulasi penyelesaian suatu masalah untuk menumbuhkan motivasi dalam belajar. Jangan berikan jawaban apabila tugas tersebut dirasa sanggup dilakukan oleh siswa. Ketiga, menciptakan suasana kelas yang kondusif. Kelas yang aman dan tidak mendikte umumnya akan membuat siswa merasa didukung untuk berusaha. Keempat, belajar kenali minat siswa. Meskipun berada di kelas yang sama, setiap siswa tentu memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Di sinilah tugas Anda sebagai guru, pahamilah siswa Anda dengan selalu memberikan tanggapan terhadap materi, minat, cita-cita, harapan serta kekhawatiran mereka. Pergunakanlah berbagai contoh dalam pembelajaran yang ada kaitannya dengan minat mereka untuk membuat mereka tetap termotivasi dalam belajar. Kelima, berikan tugas yang proporsional. Segala tugas di kelas dan pekerjaan rumah tidak selalu bisa disetarakan dengan nilai. Jangan hanya berorientasi pada nilai dan coba penekanan pada penguasaan materi. Keenam, Belajar kenali minat siswa. Meskipun berada di kelas yang sama, setiap siswa tentu memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Di sinilah tugas Anda sebagai guru, pahamilah siswa Anda dengan selalu memberikan tanggapan terhadap materi, minat, cita-cita, harapan serta kekhawatiran mereka. Pergunakanlah berbagai contoh dalam pembelajaran yang ada kaitannya dengan minat mereka untuk membuat mereka tetap termotivasi dalam belajar.

Baca juga:  Dengan Pendekatan Bermain dapat Tingkatkan Kebugaran Jasmani

Penulis adalah guru, guru menjadi pioner dalam proses kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, sebagai seorang guru harus secara sadar diri terus melakukan peningkatan kualitasnya. Berbagai kendala harus segera teratasi guna kelancaran kepentingan kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan penerapan strategi-strategi memberikan motivasi kepada peserta didik, alhasil kelas IV SDN Pagumenganmas berhasil dalam pembelajaran apapun. Tercapai kelas yang selalu kondusif. (ce3/ton)

Guru Kelas IV SDN Pagumenganmas Kec. Karangdadap Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya