alexametrics

Tingkatkan Kemampuan Menulis Cerpen dengan Media Gambar Seri

Oleh : C. Endah Priyanti, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang paling kompleks karena menuntut sejumlah kemampuan. Melalui kegiatan menulis peserta didik diharapkan dapat menuangkan ide yang dimiliki sehingga potensi dan daya kreativitas peserta didik dapat tersalurkan dengan baik.

Dalam menulis peserta didik diharapkan dapat mengungkapkan pikiran, gagasan, pendapat dan perasaan melalui sebuah karya sastra. Salah satu bentuk karya sastra yang sesuai dengan pembelajaran Sekolah Dasar adalah menulis cerita pendek. Namun ternyata banyak peserta didik yang mengalami hambatan ketika menulis cerita pendek. Hambatan yang paling banyak ditemukan di SDN 1 Bancar adalah kesulitan menentukan tema cerita dan menyusun kalimat-kalimat agar menjadi paragraf yang padu dalam sebuah cerita.

Untuk mengatasi kesulitan tersebut guru memilih menggunakan media pembelajaran berupa gambar seri. Penggunaan gambar seri dapat membantu daya nalar peserta didik untuk mengungkapkan dan menjelaskan apa yang dilihatnya kemudian menuliskannya dalam bentuk cerita pendek. Pesan yang tersirat dalam gambar diungkapkan dalam bentuk kata-kata atau kalimat sesuai dengan kemampuan imajinasi siswa.

Baca juga:  Optimalkan Hasil Belajar Suhu dan Kalor dengan Learning Cycle

Menurut Arsyad (2015) dengan adanya media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian peserta didik sehingga menimbulkan motivasi belajar. Pengertian media pembelajaran yang dikemukakan oleh Briggs (1997) adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi pembelajaran seperti buku, film, video, slide, gambar dan sebagainya. Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen adalah gambar.

Sadiman (2002) mengemukakan bahwa gambar adalah media yang paling umum dipakai dan merupakan bahasa yang umum yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana serta gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. Gambar seri adalah rangkaian gambar yang terdiri atas dua gambar atau lebih yang merupakan satu kesatuan cerita. Gambar seri dapat dijadikan bahan untuk menyusun paragraf dalam cerita pendek.

Baca juga:  Mengenal Buku Fiksi dan Nonfiksi di Perpustakaan Sekolah

Manfaat dari penggunaan media gambar seri antara lain dapat menjelaskan pengertian-pengertian yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata, gambar juga dapat membangkitkan minat peserta didik untuk sesuatu yang baru. Dengan begitu diharapkan peserta didik akan lebih tertarik pada pembelajaran menulis yang biasanya kurang diminati oleh peserta didik.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam pembelajaran menulis cerpen menggunakan media gambar seri yaitu guru memperlihatkan gambar peristiwa kepada peserta didik dan menjelaskan tujuan pembelajaran, kemudian guru membagi amplop berisi gambar seri kepada masing-masing siswa. Guru menjelaskan unsur-unsur yang terdapat pada cerita pendek dan petunjuk cara pengerjaan tugas. Peserta didik diminta untuk menganalisis, mencari tema, menemukan topik permasalahan serta menentukan alur yang tepat sesuai gambar yang dibagikan oleh guru. Peserta didik membuat cerita pendek dengan tema yang telah ditentukan dan mengembangkannya sesuai dengan imajinasi dan kreativitas peserta didik. Guru memberikan apresiasi terhadap hasil karya peserta didik.

Baca juga:  Belajar IPS Menyenangkan dengan Peraga Puzzle

Dalam kegiatan pembelajaran menulis yang kurang diminati siswa karena dianggap sulit dan tidak menarik, guru dituntut untuk merancang pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan. Salah satu media yang tepat untuk mengajarkan menulis cerita pendek di Sekolah Dasar adalah dengan media gambar seri. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya semangat belajar dan kemampuan menulis cerita pendek pada peserta didik di SDN 1 Bancar setelah guru menggunakan media pembelajaran tersebut. (kb4/ton)

Guru SDN 1 Bancar

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya