alexametrics

Blended Learning sebagai Metode Efektif di Era Pandemi

Oleh : Budi Haryati, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SETELAH munculnya wabah Covid-19 di belahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Terlebih adanya Surat Edaran No. 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing. Di Indonesia sendiri pembelajaran untuk semua jenjang pendidikan dilaksanakan di rumah. Berbagai inovasi guru lakukan demi tercapainya tujuan pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswanya.

Salah satu metode yang kami kembangkan untuk pembelajaran di SDN 02 Pekiringanalit Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan adalah metode Blended Learning. Metode Blended Learning adalah metode yang menggunakan dua pendekatan sekaligus. Dalam artian, metode ini menggunakan sistem daring sekaligus tatap muka melalui video conference. Jadi, meskipun pelajar dan pengajar melakukan pembelajaran dari jarak jauh, keduanya masih bisa berinteraksi satu sama lain.

Baca juga:  Pesan Moral melalui Lirik Lagu Anak

Dengan metode ini kami sebagai pengajar selain memberikan tugas melalui daring, kami juga melakukan tatap muka dengan video conference dengan siswa untuk mengetahui keterlibatan siswa dalam belajar. Dengan sistem ini pembelajaran masih seperti kita belajar mengajar di kelas hanya saja tempat dan waktu yang berbeda. Dikutip dari sibatik.kemendikbud.go.id, Yane Henadrita mengungkapkan bahwa metode blended learning adalah salah satu metode yang dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif para pelajar.

Salah satu media yang dapat diterapkan dengan metode ini adalah Google Classroom. Dengan google classroom kita dapat membuat kelas sendiri untuk pembelajaran. Pembelajaran tatap muka juga dapat dilakukan melalui classroom dan tugas juga dapat dimasukkan kedalam classroom. Metode blended learning sangat direkomendasikan untuk pembelajaran pada masa pandemi ini. Selain guru dapat bertatap muka memberikan pembelajaran kepada siswa, tugas siswa juga menjadi tertib dalam pengelompokan waktu. Dengan metode blended learning ini siswa juga tidak terlalu mengalami kebosanan, karena mereka bisa berdiskusi secara langsung dengan guru untuk membahas kesulitan yang dihadapi selama pembelajaran.

Baca juga:  Meningkatkan Kemandirian Siswa dengan Teknik Regulasi Diri

Metode blended learning menjadikan guru menciptakan pembelajaran jarak jauh tetapi serasa pembelajaran di kelas dengan waktu dan tempat yang berbeda. Kelemahan dari metode ini hanyalah mengenai kesepakatan waktu yang harus tercipta antara guru, siswa, dan wali murid. Fasilitas pendukung juga harus dibahas agar pembelajaran dengan metode blended learning dapat tercipta dengan baik dan bermanfaat untuk semua. Di balik dari semua keterbatasan yang ada metode blended learning merupakan metode yang sangat baik diterapkan pada masa pandemi seperti sekarang ini. Dengan menciptakan pembelajaran yang bervariasi diharapkan guru dapat mengatasi berbagai kendala yang dialami selama pembelajaran masa pandemi. (pg1/zal)

Guru SDN 02 Pekiringanalit, Kabupaten Pekalongan

Baca juga:  Permainan Engklek Meningkatkan Skill Bermain Lompat Jauh

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya