alexametrics

Transformasi Media Pembelajaran PJOK pada Masa Pandemi

Oleh: Amat Muslim, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN adalah salah satu aspek yang dijadikan sebagai wadah untuk membentuk karakter bangsa. Dalam proses pendidikan seorang pendidik harus mampu menguasai berbagai media pembelajaran karena kondisi selalu berubah-rubah. Terlebih pada saat sekarang ini Pandemi Covid-19. Kondisi pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan yang luarbiasa, termasuk dalam bidang pendidikan. Seluruh jenjang pendidikan diharuskan bertransformasi dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui daring (online).

Beberapa media pembelajaran online yang bias dijadikan pilihan, diantaranya, yaitu: Media Pembelajaran Online yang pertama dan paling banyak digunakan adalah whatsapp group dan Media Zoom. Ada sebagian orang tua yang memilih media pembelajaran online berupa ruang guru. Sebagai seorang guru harus mampu menyesuaikan kemampuan siswa dan orang tua, yang pada umumnya tinggal di desa, belum begitu menguasai teknologi.

Baca juga:  Simpelnya Alat Bantu Pendukung Pembelajaran PAI dengan Gambar

Salah satu media pembelajaran online pada maple PJOK yang dipilih di SD Negeri 01 Banjarsari Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan adalah whatsapp group. Melalui whatsapp group yang dibuat oleh masing–masing guru kelas mapel PJOK juga memberikan tugas didalamnya. Tugas dikirim dalam bentuk Vidio Pembelajaran kemudian siswa dapat mempelajari dan mempraktekkan sesuai materi yang diberikan.

Kendala yang dihadapi dalam transformasi ini adalah Sebagian siswa tidak dapat mengikuti pembelajaran secara online atau daring karena keterbatasan kuota, orang tua murid yang kondisi ekonominya pas-pasan, juga tidak memiliki ponsel pintar atau smartphone sebagai sarana belajar secara online untuk anak mereka. Hingga mengakibatkan pemberian materi yang kurang dan menurunnya minat belajar.

Baca juga:  Dengan Pendekatan Bermain dapat Tingkatkan Kebugaran Jasmani

Penyelesaian kendala-kendala yang dihadapi dalam transformasi adalah guru harus mengunjungi beberapa siswa, untuk memberikan penjelasan di rumah siswa khususnya anak yang tidak memiliki fasilitas Smartphone untuk belajar, mengingat agar siswa tidak ketinggalan pembelajaran. Tetapi dengan mematuhi protocol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
Semoga transformasi media pembelajaran yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan mampu memberikan solusi pembelajaran dimasa pandemic covid 19. Dan dapat diterima oleh semua pihak, agar pembelajaran tetap berjalan dan dapat meningkatkan semangat belajar siswa khususnya pada mapel PJOK. (pg1/zal)

Guru SDN 01 Banjarsari, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya