alexametrics

Sukses Belajar Luas Lingkaran melalui Audio Visual

Oleh : Kamto Margono, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Meningkatkan mutu pendidikan adalah menjadi tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam pendidikan terutama bagi guru sekolah dasar (SD). Yang merupakan ujung tombak dalam pendidikan dasar guru SD adalah orang yang paling berperan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat bersaing di zaman pesatnya perkembangan teknologi.

Guru sekolah dasar dalam setiap pembelajaran selalu menggunakan pendekatan, strategi dan metode pembelajaran yang dapat memudahkan peserta didik memahami materi yang diajarkannya. Salah satu usaha untuk mengatasi keadaan demikian ialah penggunaan media dalam proses belajar mengajar.

Fungsi media dalam kegiatan tersebut disamping sebagai penyaji stimulus informasi, sikap dan lain-lain, juga untuk meningkatkan keberhasilan dalam menerima informasi. Media juga berfungsi untuk mengatur langkah-langkah kemajuan serta untuk memberikan umpan balik pada proses belajar mengajar (Asnawir, 2002:13).

Baca juga:  Serunya Belajar Perilaku Hemat dengan Metode Project Based Learning

Dengan menggunakan media pembelajaran tidak terkesan membosankan bagi peserta didik. Karena peserta didik tidak hanya mendengarkan ceramah dari guru tetapi dengan menggunakan media pembelajaran peserta didik akan lebih tertarik dengan pelajaran yang disampaikan dan peserta didik akan terdorong motivasi belajarnya serta memperjelas dan mempermudah konsep yang abstrak dan mempertinggi daya serap atau retensi belajar.

Media pembelajaran bisa berperan sebagai alat bantu yang bisa merangsang peserta didik untuk aktif dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Media audio visual gerak dapat berupa film bersuara atau gambar hidup pada televisi (Asnawir, 2002:95). Film sebagai media audio visual adalah film yang bersuara. Slide atau filmstrip yang ditambah dengan suara bukan alat audio visual yang lengkap karena suara dan rupa berada terpisah, oleh sebab itu slide atau filmstrip termasuk media audio visual saja atau media visual diam plus suara.

Baca juga:  Pembelajaran dengan Model RADEC Tingkatkan Skill IPA

Film yang dimaksudkan di sini adalah film sebagai alat audio visual untuk pelajaran, penerangan atau penyuluhan. Banyak hal-hal yang dapat dijelaskan melalui film, antara lain tentang cara mengetahui luas lingkaran proses yang terjadi pada tubuh kita atau yang mengajarkan sesuatu keterampilan, sejarah kehidupan orang-orang besar dan sebagainya (Asnawir, 2002:95).

Penulis menggunakan media audiovisual. Dengan media ini diharapkan dapat membantu peserta didik dalam mempelajari materi secara mandiri. Media audio visual untuk membantu proses pembelajaran khususnya mata pelajaran matematika materi luas lingkaran.

Selama ini pembahasan materi di SDN 06 Kendalsari hanya dengan mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru secara lisan, peserta didik cenderung pasif sehingga menyebabkan kurangnya ketertarikan peserta didik dalam memahami materi luas lingkaran dan yang berakibat menurunnya hasil belajar peserta didik.

Baca juga:  Belajar Ekonomi Kreatif Membuat Bucket Bunga Menjadi Lebih Menarik dengan Group Investigation

Selain itu alasan penulis menggunakan media audio visual yaitu nilai mata pelajaran matematika materi luas lingkaran peserta didik kelas VI SDN 06 Kendalsari masih di bawah KKM kelas yaitu sebanyak 60 persen peserta didik masih belum memenuhi KKM.

Di akhir pembelajaran kita mengevaluasi dengan membagikan soal yang akan dikerjakan oleh peserta didik. Dari hasil evalusai 75 persen peserta didik mendapatkan nilai di atas KKM. Pembelajaran dengan media audio visual terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan media audio vsual peserta didik mudah memahami materi luas lingkaran. Berdasarkan hasil pembelajaran dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa media audio visual terbukti dapat meningkatkan hasil belajar. (pg1/lis)

Guru SDN 06 Kendalsari, Kec. Petarukan, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya