alexametrics

Penggunaan Media Monopoli untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA

Oleh : Ngarmi, S. Pd. SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam merupakan ilmu yang sangat penting untuk dipelajari oleh peserta didik agar peserta didik memahami dirinya dan lingkungan sekitarnya dengan baik. Tujuan-tujuan pembelajaran juga harus jelas dan tepat agar pembelajaran dapat berhasil sesuai yang diharapkan. Selain itu kemampuan guru dalam mengarahkan perhatian, merangsang ingatan, membantu transfer belajar dan memberikan umpan balik juga sangat mendukung keberhasilan pelaksaan pembelajaran.

Salah satu masalah yang terjadi dalam pembelajaran IPA materi hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan kelas IV SDN 01 Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang adalah kemampuan siswa untuk memahami materi yang masih rendah sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa karena mayoritas siswa masih menganggap mupel IPA sulit dan kurang menyenangkan. Guru masih menggunakan meode pembelajaran konvensional, penyampaian penjelasan guru kurang begitu jelas karena tidak didampingi dengan media pembelajaran yang relevan sehingga kurang terjadinya komunikasi yang efektif antara guru dan siswa dan kurang difasilitasinya interaksi antar siswa. Tindakan yang dilakukan oleh guru adalah meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA adalah melalui media monopoli.

Baca juga:  Tak Ada Kata Malas Belajar IPA dengan Model Cooperative Script

Menurut Santoso (2015 : 29), monopoli adalah salah satu jenis permainan ketangkasan yang ditujukan agar peserta didik dalam berstrategi. Media yang digunakan dalam pembelajaran materi sumber daya alam dengan lingkungan adalah media monopoli khusus yang dimodifikasi sesuai materi bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPA. Agar tidak terjadi ambiguitas dalam pembelajaran ini,maka guru menggunakan media monopoli yang berbentuk media yang dikemas dalam bentuk permainan yang dimainkan oleh 2-5 siswa dengan modifikasi yang disesuaikan dengan konsep materi yang diajarkan yaitu materi hubungan sumber daya alam dengan lingkungannya serta dampak pengambilan sumber daya alam dan lingkungannya.

Dalam monopoli yang dimaksudkan, terdapat 1 kotak persegi yang di sekelilingnya terdapat gambar-gambar sumber daya alam yang terdapat di kota-kota besar di Indonesia, 1 set uang mainan pecahan rupiah, 1 set kartu pengetahuan umum, 1 set kartu kesempatan, 1 set dadu, 1 set rumah dan hotel mainan, 1 set pioner dan 1 set peraturan mainan yang dimodifikasi. Monopoli biasanya dimainkan oleh 2-5 siswa yang duduk mengelilingi papan monopoli dan masing-masing siswa memiliki bidak yang akan dijalankan berdasarkan jumlah mata dadu yang dilempar dan apabila jumlah mata dadunya sama maka akan mendapatkan kesempatan lagi. Perjalanan bidak dimulai dari kotak start kemudian memutar dan kembali lagi ke start. Monopoli dapat menjadi media dalam pembelajaran IPA dengan perubahan-perubahan tertentu. Perubahan pertama terletak pada gambar yang digunakan. Gambar dalam monopoli IPA yaitu gambar sumber daya alam yang menjadi andalan provinsi-provinsi di Indonesia. Dan juga perubahan dilakukan dalam kartu dana umum dan kartu kesempatan, dimana kartu-kartu tersebut akan dimodifikasi menjadi pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan materi sumber daya alam. Modifikasi yang lainnya adalah penyebutan rumah dan hotel menjadi industri kecil dan industri besar sumber daya alam. Dengan hal tersebut, monopoli dapat menjadi sebuah proses aktif dengan berbagai teknik dan berbagai macam alat serta melibatkan hampir semua alat indra yang dapat membantu siswa memahami materi yang sedang diajarkan sesuai dengan karakteristik pembelajaran IPA.

Baca juga:  Strategi Memotivasi Siswa dalam Mempelajari Kisah Nabi

Media monopoli yang dikemas dalam bentuk permainan sangatlah membantu guru untuk memotivasi siswa dan mengubah pandangan siswa untuk belajar lebih menyenangkan dan benar-benar memacu semangat siswa untuk memahami materi. Dalam kegiatan pembelajaran, guru juga harus berperan sebagai pembimbing serta melibatkan siswa secara maksimal dalam menerapkan dan memainkan media monopoli. (pg1/ton)

Guru Kelas IV SDN 01 Kaliprau, Kec. Ulujami, Kab. Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya