alexametrics

Kreativitas Kepala SD Gerakkan Potensi Sekolah di Tengah Pandemi

Oleh : Rusmiyati S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEJAK Maret 2020, Indonesia menghadapi masa pandemi Covid-19. Masa pandemi Covid-19 ini memberikan banyak perubahan kepada aspek kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Dampak yang paling jelas terlihat atas perubahan dunia pendidikan saat pandemi adalah keefektifan pola kegiatan belajar mengajar yang beralih menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) di semua jenjang pendidikan dan operasional sekolah. Ini menuntut semua warga sekolah terutama kepala sekolah untuk lebih kreatif sehingga tujuan pendidikan tetap bisa terwujud.

Banyak alternatif yang bisa dipakai agar kegiatan belajar mengajar tetap diselenggarakan dan berjalan lancar. Seperti pembelajaran daring bisa melalui Whatsapp Group, Google Classroom, Youtube, rumah belajar Kemendikbud, email, web sekolah, edutech yang memberikan akses gratis belajar online. Pembelajaran juga bisa dilaksanakan melalui virtual atau metode kunjungan ke sejumlah siswa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang benar.

Baca juga:  Lingkungan Alam sebagai Media Pembelajaran

Kepala sekolah memegang peranan penting dalam membuat kebijakan-kebijakan terkait kegiatan belajar mengajar pada masa pandemi ini. Khususnya agar pembelajaran tetap berjalan walaupun kondisi darurat. Arifin dalam Astina (2020) menjelaskan bahwa kegagalan-kegagalan lembaga pendidikan seringkali disebabkan oleh kualitas dan efektivitas keputusan-keputusan dan tindakan-tindakan yang diambil oleh kepala sekolah sebagai pemimpin. Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi perlu menerapkan langkah-langkah yang tepat agar pembelajaran di rumah dapat berjalan efektif. Untuk itu kepala sekolah harus memiliki kreativitas selama PJJ.

Tindakan nyata kreativitas yang dapat dilakukan kepala sekolah adalah, pertama, memberikan surat tugas kepada guru untuk melakukan kegiatan pembelajaran di rumah sesuai dengan kelas atau mata pelajaran yang diampu guru melalui berbagai media online. Kedua, membuat surat edaran kepada orang tua tentang pelaksanaan pembelajaran di rumah atau home learning dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan penularan Covid-19 di sekolah. Ketiga, melakukan sosialisasi kepada siswa mengenai media pembelajaran secara daring dan tata cara penggunaan media tersebut. Keempat, melakukan pengendalian dan pengawasan atas pelaksanaan pembelajaran di rumah yang telah ditugaskan kepada guru. Kelima, melaporkan hasil kegiatan belajar di rumah kepada dinas pendidikan.
Kepala sekolah adalah orang yang berposisi di garis terdepan yang mengoordinasikan upaya meningkatkan pembelajaran bermutu. Kepala sekolah diangkat untuk menduduki jabatan bertanggung jawab mengoordinasikan upaya bersama mencapai tujuan pendidikan di tingkatan sekolah yang dipimpin. Sebagai pengelola institusi satuan pendidikan, kepala sekolah dituntut untuk selalu meningkatkan kreatifivitas kinerjanya.

Baca juga:  Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Ekopedagogik selama PJJ

Kepala sekolah yang kreatif akan memenuhi kriteria kreativitas yang menyangkut tiga dimensi yaitu dimensi proses, person, dan produk kreatif (Amabile, 1983). Dengan menggunakan proses kreatif sebagai kriteria kreativitas, maka segala produk yang dihasilkan dari proses itu dianggap sebagai produk kreatif dan kepala sekolahnya disebut kepala sekolah kreatif. Hal ini dilukiskan oleh Guilfor (dalam Ali & Asrori, 2006: 41) yang menyatakan bahwa kreativitas mengacu pada kemampuan yang menandai ciri-ciri seorang kreatif.

Dengan demikian, kepala sekolah harus memiliki kreativitas memadai untuk menggerakkan dan mengembangkan semua potensi yang ada di sekolah sehingga terjadi perubahan positif yang bisa dilihat dari hasil belajar siswa. (pg1/ida)

Baca juga:  Ciptakan Karya Kreatif, Dekatkan Siswa dengan Lapangan Pekerjaan

Kepala SDN 03 Pamutih, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya