alexametrics

Belajar Teks Prosedur Menjadi Mudah dengan Metode Demonstrasi

Oleh : Dra. Retno Widyawati

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum 2013 berbasis teks. Teks tersebut dapat berupa lisan maupun tulisan. Pembelajaran teks ini membawa dan melatih mental untuk berpikir kritis sesuai apa yang ada di kehidupan nyata. Selain itu siswa akan belajar dengan mandiri dan guru sebagai fasilitator yang mempunyai strategi agar tercapai kompetensi yang direncanakan.

Salah satu kompetensi yang ingin dicapai dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII semster 1 adalah 4.6 Menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur (tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cenderamata, dll) dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara lisan dan tulis. Teks prosedur merupakan teks yang berisi langkah- langkah atau tahapan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prosedur berarti tahapan kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas.Teks ini biasanya terdapat pada tulisan yang mengandung cara, tips, atau tutorial melakukan sesuatu.

Baca juga:  Indahnya Berbagi dalam Pembelajaran dengan Think Pair Share

Teks posedur mempunyai ciri-ciri : Pertama, berisi langkah-langkah kegiatan yang dapat berupa poin–poin atau paragraf. Kedua, menggunakan kalimat saran dan larangan. Ketiga, disusun secara sistenmatis dan dijelaskan secara detail. Keempat, berisi informasi yang bersifat objektif. Kelima, terdapat bilangan urutan atau angka yang menunjukan urutan atau langkah.

Ada beberapa metode yang dikenalkan dalam pembelajaran, misalnya metode ceramah, metode audiolingual, metode membaca, metode demonstrasi, metode partisipan, metode tematik, metode komunikatif, dan sebagainya. Dengan memilih metode yang tepat guru dapat menjadi landasan keberhasilan lembaga pendidikan dan memberi pengalaman yang disenangi murid. Untuk menciptakan suasana pembelajaran di SMP N 7 Pemalang kelas VII yang kreatif dan memudahkan siswa menguasai materi pelajaran teks prosedur, guru memilih menggunakan metode demonstrasi.

Baca juga:  Belajar Asik Role Playing Materi Penawaran dan Permintaan

Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan sesuatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasa atau materi yang sedang disajikan (Muhibbin Syah, 2000). Demonstrasi biasanya diaplikasikan dengan menggunakan alat-alat bantu pengajaran seperti benda-benda miniatur, gambar, perangkat alat-alat laboratorium (Cecep dalam Nandabilla’ blog, 2009).

Manfaat metode demonstrasi antara lain, Pertama, perhatian siswa lebih terpusat. Kedua, proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari. Ketiga, pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa.

Metode demonstrasi menurut Gunanti (2010 :97) mempunyai keunggulan (1) membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatau proses atau kerja suatu benda/peristiwa, (2) Memudahkan berbagai jenis penjelasan, (3) kesalahan- kesalahan yang terjadi dari ceramah dapat diperbaiki dengan contoh kongkret, dengan menghadirkan obyek yang sebenarnya, (4) perhatian anak lebih dapat difokuskan, (5) anak dapat ikut serta aktif apabila demonstrasi langsung dilanjutkan dengan eksperimen, (6) beberapa persoalan yang belum dimengerti dapat ditanyakan langsung saat suatu proses ditunjukkan sehingga terjawab dengan jelas. Dengan menggunakan metode demonstrasi pada teks prosedur siswa-siswa kelas VII SMPN 7 Pemalang dapat dengan mudah menyajikan teks prosedur baik secara lisan maupun tulisan. (pg1/ton)

Baca juga:  Mengembangkan Nilai-Nilai Nasionalisme melalui Role Play

Guru Bahasa Indonesia SMPN 7 Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya