alexametrics

Tingkatkan Penguasaan Vocabulary Siswa SMP melalui Media Wordwall

Oleh : Sri Handayani, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mengampu pelajaran bahasa Inggris memang terasa mudah bagi guru namun dirasa sulit bagi para siswa. Permasalahan yang dihadapi dalam masalah ini adalah bagaimana cara kita supaya materi bahasa Inggris yang kita berikan dapat diterima siswa dengan baik serta maksimal dan ada respon positif dari siswa.

Guru dalam mengampu pelajaran bahasa Inggris bukanlah sekadar menyampaikan materi selesai, yang penting materi yang sudah disampaikan beres tanpa memperhatikan psikologis siswa didik. Seorang guru menginginkan siswa didiknya merasa enjoy, senang terhadap materi yang disampaikan dengan metode yang tepat.

Proses pembelajaran mata pelajaran bahasa Inggris di SMP akan terasa monoton dan membosankan jika guru yang mengajar minim kreativitas, dan kurang menguasai metode pengajaran bahasa Inggris. Mengajar mata pelajaran bahasa Inggris tidak hanya untuk menuliskan vocabulary di papan tulis kemudian anak menyalinnya dibuku catatan setelah itu anak menirukan guru dalam mengucapkan kata-kata atau vocabulary yang sudah dituliskan tadi.

Baca juga:  Brainstorming, Solusi Menggali Ide Kreatif Tanpa Batas

Untuk itulah penulis yang merupakan guru bahasa Inggris ingin meninggalkan cara-cara yang konvensional dan membuat anak didik menjadi tidak bosan. Materi bahasa Inggris untuk tingkat SMP penekanannya lebih pada vocabulary dan sedikit menyinggung tentang grammar. Pemahaman kosakata secara umum dianggap sebagai bagian penting dari proses pembelajaran suatu bahasa ataupun pengembangan kemampuan seseorang dalam suatu bahasa yang sudah dikuasai. Murid sekolah sering diajarkan kata-kata baru sebagai bagian dari mata pelajaran tertentu dan banyak pula orang dewasa yang menganggap pembentukan kosakata sebagai suatu kegiatan yang menarik dan edukatif.

Dalam pelaksanaan proses pembelajaran bahasa Inggris, penulis sering mendapati para siswa mengalami kesulitan dalam mencapai suatu kompetensi dasar. Hal ini dikarenakan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kurang memadai, sehingga sangat mengganggu pencapaian kompetensi seperti yang tertera dalam kurikulum. Mereka sering kesulitan memahami arti sebuah kata karena pemahaman kosakata mereka relatif kurang memadai sehingga proses pencapaian suatu kompetensi dasar akan berjalan lebih lama.

Baca juga:  Peningkatan Literasi dengan Membaca dan Mendengarkan Cerkak

Apabila para siswa mengalami kesulitan dalam memahami arti sebuah kata selama proses pembelajaran maka dengan terpaksa guru memberikan jalan pintas pada mereka dengan cara menyuruh siswa mencari arti kata tersebut dalam kamus lalu memberitahu secara langsung arti dari kata tersebut.

Namun sebenarnya cara tersebut jika terlalu sering digunakan berakibat kurang baik bagi para siswa. Karena hanya beberapa siswa yang memiliki kamus, siswa menjadi tergantung pada kamus bukan pada pemahaman konteks kata dan siswa sering menunggu pada makna kata yang berasal dari guru. Oleh sebab itulah penulis mencota membuat strategi agar pemahaman kosakata bahasa Inggris peserta didik dapat meningkat.

Penulis telah mempraktikkan pembelajaran vocabulary menggunakan pendekatan kontekstual yaitu dengan menggunakan media dinding kata atau wordwalls agar pembelajaran vocabulary di kelas lebih bermakna dan menyenangkan. Wordwall adalah kumpulan kosakata yang terorganisasi secara sistematis yang ditampilkan dengan hurup yang besar dan ditempelkan pada dinding suatu kelas.

Baca juga:  Belajar Mitigasi Bencana Lebih Enjoy dengan Schoology Berbantuan Video

Wordwall menjadi efisien, praktis dan mudah diingat sebagai media interaktif dalam ruang kelas untuk mendukung pembelajaran listening, speaking, reading dan writing. Maka, buatlah agar mudah diingat dengan menggunakan kata-kata favorit pada tema tertentu. Menjadi berguna yaitu dengan sering menggunakan kata-kata tersebut dalam berbagai kegiatan listening, speaking, reading atau writing. Agar wordwall mudah dilihat, tulis dengan huruf yang besar dan ditempelkan pada sebuah dinding di kelas. Dengan strategi pembelajaran kosakata komunikatif ini, sangat penulis sarankan pada rekan-rekan guru mencoba menggunakan strategi ini untuk pembelajaran lainnya. (kb4/lis)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Demak

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya